Lang Son terletak 150 km di utara Hanoi, cukup dekat dengan perbatasan Tiongkok sehingga pasar di sini memadukan dua tradisi kuliner dengan sangat pas. Datanglah untuk menikmati suasana perbatasan, dan menetaplah untuk mencicipi makanannya — khususnya tiga hidangan yang mendefinisikan sudut timur laut ini.
Apa yang Membuat Makanan Lang Son Berbeda
Lang Son adalah wilayah suku Tay dan Nung, sama seperti wilayah Kinh. Komunitas etnis minoritas di seluruh provinsi Lang Son telah membentuk gaya memasak yang sangat mengandalkan teknik memasak perlahan, bahan-bahan yang diawetkan, dan aroma asap. Anda tidak akan menemukan kelezatan atau dominasi rempah seperti masakan Hanoi di sini. Makanannya lebih kaya, lebih terasa "bumi", dan dirancang untuk cuaca pegunungan — meskipun kota itu sendiri hanya berada di ketinggian 250 meter di atas permukaan laut.
Pasar utama — Pasar Dong Kinh di pusat kota dan Pasar Ky Lua yang berjarak beberapa kilometer ke utara — adalah tempat di mana sebagian besar aktivitas kuliner berlangsung. Ky Lua secara khusus memiliki suasana yang kasar dan fungsional: kedai-kedai yang menjual barang kering, unggas hidup, dan makanan siap saji berjejer rapat. Datanglah lebih awal, sebelum pukul 9 pagi, saat kedai makanan sedang ramai-ramainya.
Vit Quay — Hidangan Kebanggaan Lang Son
"Vit quay" (bebek panggang) di Lang Son adalah hidangan yang berbeda dari bebek panggang Hanoi. Bebek di sini berukuran lebih kecil, sering kali menggunakan jenis bebek lokal (muscovy), dan dimarinasi dengan pasta rempah yang mengadopsi pengaruh dari seberang perbatasan — bunga lawang, kayu manis, dan sedikit tahu fermentasi dalam beberapa resep — sebelum dipanggang perlahan di atas arang. Kulitnya renyah dengan warna cokelat tua yang pekat. Lemak di bawahnya meleleh sempurna. Hidangan ini dijual per setengah atau satu ekor utuh di Pasar Dong Kinh dengan harga sekitar 120.000–180.000 VND per setengah ekor, tergantung berat dan penjualnya.
Nikmatilah dengan nasi ketan — "xoi" — alih-alih nasi putih biasa. Tekstur ketan lebih baik dalam menyerap lemak bebek, dan nasi ketan adalah pilihan utama penduduk setempat.
Khau Nhuc — Hidangan yang Layak Dicoba
"Khau nhuc" adalah hidangan yang paling jelas menunjukkan posisi Lang Son di peta budaya. Ini adalah adaptasi suku Tay dari perut babi rebus merah khas Tiongkok (dikenal dalam bahasa Kanton sebagai "kong bak"), tetapi versi Lang Son lebih dalam dan kaya rempah. Sepotong besar perut babi — dengan kulitnya — digoreng terlebih dahulu, lalu direbus selama berjam-jam dengan tahu fermentasi, jamur kering, talas, dan kombinasi bumbu lima rempah Tiongkok serta aromatik lokal. Hasilnya, dagingnya akan langsung lumer saat disentuh sumpit.
Ini bukan hidangan kaki lima biasa. Anda akan menemukannya di restoran nasi kecil (com) yang berkerumun di sekitar Pasar Ky Lua dan di jalan Tran Dang Ninh. Satu porsi lengkap dengan nasi berkisar antara 50.000–70.000 VND. Ini adalah jenis hidangan yang membuat Anda ingin makan perlahan dan menikmati setiap suapannya.

Foto oleh Huu Huynh di Pexels
Pho Chua — Pho Asam yang Unik
Jika Anda datang ke Lang Son dan hanya bisa mencoba satu hal, pastikan itu adalah "pho chua" — pho asam. Namanya mungkin menyesatkan jika Anda mengharapkan semangkuk kuah kaldu. Pho chua adalah hidangan dingin: mi beras pipih (dengan lebar yang sama dengan mi pho biasa) yang ditumpuk dengan daging babi panggang, sosis Tiongkok, kerupuk udang, bawang goreng renyah, acar sayuran, dan saus manis-asam-gurih yang terbuat dari cuka, gula, bawang putih, dan kecap ikan. Tanpa kuah. Tanpa rasa panas. Disajikan pada suhu ruangan.
Rasanya tidak seperti pho dari Hanoi atau tempat lain mana pun. Rasa asamnya bersih dan segar, dengan kontras tekstur yang luar biasa — mi yang licin berpadu dengan kerupuk udang dan sosis yang kenyal. Satu mangkuk berharga 30.000–40.000 VND. Kedai yang menjualnya terkonsentrasi di sekitar Pasar Dong Kinh dan di sepanjang jalan Ly Thuong Kiet. Datanglah saat makan siang ketika bahan-bahannya paling segar.
Hal Lain yang Layak Dicoba
Jangan pulang sebelum mencoba "banh cuon" di sini — gulungan nasi kukus di Lang Son lebih tebal daripada versi Hanoi dan sering diisi dengan daging babi cincang serta jamur kuping. Disajikan dengan kuah celup yang lebih kaya rasa.
Untuk minuman, "ruou" (arak beras) lokal dari desa-desa sekitar dijual dalam botol plastik bekas di Pasar Ky Lua seharga sekitar 20.000–30.000 VND per liter. Rasanya kuat dan benar-benar berbeda dari arak beras industri yang dijual di dataran rendah. Tanyakan kepada penjual dari desa mana arak tersebut berasal — beberapa desa memiliki reputasi yang baik.

Foto oleh Tuan Vy di Pexels
Menuju ke Pasar
Kota Lang Son dapat diakses dengan kereta api dari Hanoi (sekitar 3,5 jam dengan kereta ekspres pagi, sekitar 100.000–150.000 VND untuk kursi kelas ekonomi) atau dengan bus tidur (sekitar 4–5 jam, 150.000–200.000 VND). Pasar-pasar tersebut dapat dicapai dengan berjalan kaki dari pusat kota — Dong Kinh berada tepat di tengah, Ky Lua berjarak sekitar 2 km ke utara, mudah dijangkau dengan xe om (ojek motor) seharga 15.000–20.000 VND.
Kebanyakan penjual makanan tidak berbicara bahasa Inggris. Tunjuklah makanan yang diinginkan, tersenyumlah, dan siapkan uang tunai dalam pecahan kecil.
Catatan Praktis
Lang Son cukup ringkas untuk dijelajahi kulinernya dalam satu hari, meskipun menginap semalam memungkinkan Anda untuk melihat suasana pasar pagi dan sore hari. Wisata kuliner di sini paling baik dilakukan antara bulan Oktober hingga Maret saat cuaca sejuk dan perdagangan perbatasan sedang aktif. Bawalah uang tunai — pembayaran dengan kartu hampir tidak ada di kedai-kedai pasar.
Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.









