"Banh trang nuong" adalah camilan jalanan yang paling banyak ditiru di Da Lat, dan ada alasan kuat di baliknya: selembar tipis kertas beras yang dipanggang di atas arang, dipecahkan telur puyuh di atasnya, ditaburi udang kering, sosis, minyak daun bawang, dan siraman mayones zigzag. Harganya berkisar antara 15.000 hingga 30.000 VND. Pertanyaannya bukan apakah Anda harus mencobanya — Anda pasti akan melakukannya — melainkan apakah Anda harus membelinya dari gerobak kaki lima atau duduk di salah satu kedai yang kini mengkhususkan diri pada hidangan ini.
Versi Kaki Lima
Ini adalah format aslinya, dan masih menjadi pilihan utama. Berjalanlah di Jalan Nguyen Thi Minh Khai setelah pukul 5 sore atau menyusuri gang-gang di sekitar Pasar Malam Da Lat di Nguyen Thi Minh Khai, dan Anda akan menemukan pedagang yang berjongkok di dekat anglo arang kecil, masing-masing menangani tiga atau empat lembar kertas beras sekaligus. Mereka bekerja dengan cepat — memutar, memecahkan telur, melipat pinggirannya dengan tongkat agar isian tidak tumpah, lalu memberikannya kepada Anda dalam keadaan terlipat seperti taco kertas.
Isian standar di gerobak: satu telur puyuh, udang kering (tom kho), irisan sosis Vietnam (lap xuong atau cha lua tergantung pedagangnya), daun bawang dalam minyak, dan sedikit mayones. Beberapa gerobak menambahkan daging sapi kering lembut (bo kho). Anda memakannya sambil berdiri atau duduk di bangku plastik kecil yang disediakan untuk Anda. Harga: 15.000–20.000 VND per buah.
Yang Anda bayar adalah aroma bakarnya. Pedagang kaki lima yang baik menjaga bara api tetap panas sehingga kertas beras melepuh dan kecokelatan dalam waktu kurang dari dua menit, memberikan tekstur renyah di pinggiran dan dasar yang terasa berasap serta gurih. Telur akan tetap sedikit setengah matang jika mereka tidak memasaknya terlalu lama. Kombinasi itulah — renyah, lembut, berasap, dan gurih dari mayones — yang membuat camilan ini begitu nikmat.
Kekurangannya adalah konsistensi. Beberapa gerobak kehabisan arang pada pukul 9 malam dan beralih ke api yang lebih kecil, yang membuat kertas beras menjadi pucat dan kenyal, bukan renyah. Anda biasanya bisa melihatnya langsung: kertas beras di atas panggangan yang benar-benar panas akan mulai mengembang dan melengkung di pinggirannya dalam hitungan detik setelah diletakkan.
Versi Kedai Makan
Selama lima atau enam tahun terakhir, beberapa kedai di Da Lat telah membangun menu mereka sepenuhnya di sekitar banh trang nuong, menyajikannya di meja dengan panggangan kecil atau menyajikannya dalam variasi yang lebih lengkap. Ini bukan sekadar jebakan turis — penduduk lokal juga sering datang ke sini, terutama pada malam hari di Da Lat yang dingin saat berdiri di luar ruangan terasa kurang nyaman.
Banh Trang Nuong Phuc Loc Tho di Jalan Phan Dinh Phung (dekat sudut jalan dengan Nguyen Cong Tru) adalah tempat yang paling sering direkomendasikan oleh penduduk setempat. Buka sekitar pukul 4 sore hingga 10 malam. Mereka menawarkan variasi ukuran — standar (satu lapis kertas beras) dan dua lapis — ditambah pilihan tambahan: telur ekstra, abon babi (ruoc), atau saus cocolan cabai-jeruk nipis. Harganya berkisar 20.000–35.000 VND tergantung pada isian dan ukuran.
Format kedai makan memungkinkan mereka menambahkan isian yang tidak bisa disajikan di gerobak cepat: tumpukan kecil abon babi yang akan terbang jika terkena angin di luar, atau siraman minyak cabai setelah dipanggang. Anda juga mendapatkan meja, yang berarti Anda bisa memesan dua atau tiga buah dan menikmatinya bersama-sama alih-alih harus memegang satu lembar kertas beras sambil berdiri.
Kekurangannya: aroma arang terkadang kurang kuat karena panggangan di sini dikelola untuk volume pesanan yang banyak, bukan panas maksimal per buah. Anda mendapatkan lebih banyak isian dan kenyamanan, namun sedikit berkurang aroma asapnya.

Foto oleh Quang Nguyen Vinh di Pexels
Mana yang Harus Dipilih
Jika ini pertama kalinya Anda di Da Lat dan Anda berada di pasar malam, pilihlah versi kaki lima. Pengalamannya — udara pegunungan yang dingin, aroma arang, dan makan sambil berdiri di Nguyen Thi Minh Khai — adalah daya tarik utamanya. Temukan pedagang yang panggangan arangnya terlihat panas (kertas beras langsung melepuh) dan perhatikan cara mereka membuatnya.
Jika Anda ingin duduk santai, mencoba berbagai variasi, atau Anda berkunjung pada hari Selasa saat pasar malam tidak terlalu ramai dan separuh gerobak sudah tutup, Phuc Loc Tho di Phan Dinh Phung adalah pilihan yang dapat diandalkan.
Bagaimanapun, makanlah saat panas. Banh trang nuong yang didiamkan selama lima menit akan berubah dari renyah menjadi kenyal dan kurang nikmat. Ini adalah camilan yang harus segera disantap dalam dua menit.

Foto oleh Theodore Nguyen di Pexels
Catatan Praktis
Area pasar malam Da Lat dan Jalan Phan Dinh Phung dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari pasar pusat (Cho Da Lat), jaraknya kurang dari 500 meter. Sebagian besar pedagang dan kedai banh trang nuong beroperasi pukul 4 sore hingga 10 malam; gerobak jalanan terkadang mulai lebih awal pada akhir pekan. Bawalah uang tunai — 50.000 VND sudah cukup untuk dua buah camilan dengan sisa uang untuk membeli minuman.
Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.







