Apa Sebenarnya Binh Chau Itu
Binh Chau Hot Springs (Suoi Nuoc Nong Binh Chau) adalah kawasan panas bumi alami di mana aktivitas vulkanik bawah tanah mendorong air kaya mineral ke permukaan dengan suhu antara 40°C hingga 82°C. Lokasi ini berada di dalam cagar alam hutan dataran rendah pesisir seluas 220 hektare, yang dulunya masuk wilayah provinsi Ba Ria - Vung Tau — kini menjadi bagian dari Ho Chi Minh City yang diperluas setelah penggabungan administratif tahun 2025.
Pemandian air panas ini dikembangkan menjadi resor dan taman wisata pada awal 1990-an, meski aktivitas panas buminya sendiri sudah terdokumentasi jauh lebih lama. Komunitas lokal di sekitar Binh Chau dan distrik Xuyen Moc telah memanfaatkan sumber air panas ini secara informal selama beberapa generasi. Kini kawasan ini beroperasi sebagai taman berbayar dengan kolam mineral, mandi lumpur, danau kecil, dan jalur trekking melalui hutan di sekitarnya.
Tempatnya memang tidak glamor. Bukan destinasi spa mewah. Tapi ini adalah situs geologi yang benar-benar menarik, dengan air hangat beraroma belerang samar dan suasana yang sama sekali tidak terasa seperti Saigon.
Mengapa Wisatawan Datang ke Sini
Kebanyakan pengunjung datang karena dua alasan: kolam rendam mineral dan pengalaman unik merebus telur serta ubi jalar dalam air sumber yang dipanaskan secara alami. Bagian kedua itu mungkin terdengar seperti atraksi gimmick — dan jujur saja, memang agak begitu — tapi menyaksikan sekeranjang telur matang dalam kolam vulkanik yang menggelegak di suhu 82°C ternyata lebih memuaskan dari yang kamu bayangkan.
Selain itu, taman ini menawarkan pelarian dari hutan beton. Cagar alam ini memiliki tutupan pohon yang lumayan, beberapa jalur jalan kaki pendek, dan ketenangan yang cukup untuk membuat kamu merasa sudah jauh meninggalkan kota. Pengamat burung kadang-kadang datang untuk menikmati habitat hutan pesisir di sini, meski jangan berharap ini adalah destinasi birdwatching serius.
Bagi siapa pun yang berdomisili di Saigon dan mencari perjalanan akhir pekan yang tidak selalu harus ke pantai atau gunung, Binh Chau menawarkan pengalaman yang berbeda.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Pemandian air panas ini bisa dinikmati sepanjang tahun, tapi jendela terbaik adalah musim kemarau dari November hingga April. Suhu di wilayah tenggara ini berkisar antara 28–33°C dan hujan jarang turun, sehingga kamu tidak perlu berendam dalam air hangat sambil kehujanan.
Hari kerja terasa jauh lebih sepi dibanding akhir pekan. Sabtu pagi adalah waktu paling ramai dengan rombongan tur domestik. Kalau ingin menikmati kolam dengan lebih leluasa, coba datang hari Selasa atau Rabu.
Hindari minggu-minggu sekitar Tet — taman ini akan penuh dengan keluarga dan harga akomodasi di sekitarnya pun ikut melonjak.

Foto oleh Hồng Quang Official di Pexels
Cara Menuju Ke Sana dari Saigon
Binh Chau berjarak sekitar 150 km ke arah tenggara dari pusat Saigon. Ada beberapa pilihan perjalanan:
Dengan motor atau mobil: Ambil Tol Ho Chi Minh City – Long Thanh – Dau Giay ke arah timur, lalu ikuti Jalan Nasional 56 ke selatan melewati distrik Xuyen Moc. Total waktu tempuh sekitar 2,5–3 jam tergantung kemacetan saat keluar kota. Biaya tol sekitar 50.000–70.000 VND sekali jalan untuk mobil.
Dengan bus: Naik bus dari Terminal Bus Mien Dong (yang baru di Thu Duc) menuju Vung Tau atau Ba Ria, lalu sambung dengan bus lokal atau taksi menuju Binh Chau. Total waktu tempuh sekitar 3,5–4 jam. Tiket bus untuk rute utama berkisar 80.000–130.000 VND.
Dengan mobil sewaan atau taksi: Grab atau sopir pribadi dari Saigon menghabiskan sekitar 1.200.000–1.500.000 VND sekali jalan. Jika dibagi 3–4 orang, biaya ini cukup terjangkau.
Kebanyakan orang menggabungkan kunjungan ke Binh Chau dengan singgah di Vung Tau atau pantai Ho Tram untuk menjadikannya perjalanan akhir pekan yang lebih lengkap.
Apa Saja yang Bisa Dilakukan
Berendam di Kolam Mineral
Ini daya tarik utamanya. Taman ini memiliki beberapa tingkatan kolam — kolam umum bersama (sudah termasuk dalam tiket masuk sekitar 80.000–100.000 VND per orang dewasa), kolam semi-privat, dan bak privat yang bisa disewa per jam (200.000–400.000 VND). Suhu air bervariasi antar kolam, dari yang nyaman di 37°C hingga yang cukup panas di 42°C. Kandungan mineral utamanya adalah belerang dan natrium bikarbonat. Jangan lupa bawa handuk sendiri.
Rebus Telur di Sumber Air Panas
Kamu bisa membeli telur, ubi jalar, dan jagung di kios dekat sumber air terpanas, lalu menurunkannya dalam keranjang ke dalam air mendidih. Telur butuh waktu sekitar 15 menit untuk matang. Sekeranjang isi 10 telur dijual sekitar 50.000–60.000 VND. Kuning telurnya agak berbeda dari rebusan di atas kompor — lebih padat, dengan sedikit rasa mineral. Pengalaman yang menyenangkan untuk dicoba sekali.
Mandi Lumpur
Taman ini menawarkan mandi lumpur mineral, baik di kolam bersama maupun bak privat. Sesi mandi lumpur privat dibanderol sekitar 250.000–350.000 VND per orang untuk durasi 20–30 menit. Lumpurnya hangat, kental, dan konon baik untuk kulit. Bilas dengan air mandi mineral setelahnya. Pengalaman yang agak berantakan dan sedikit konyol, tapi kebanyakan orang menikmatinya.
Jalan Kaki di Jalur Hutan
Cagar alam di sekitar sumber air panas memiliki beberapa jalur jalan kaki pendek melalui hutan dataran rendah pesisir. Tidak ada yang berat — total sekitar 2–3 km jalur datar. Cocok untuk jalan pagi sebelum terik matahari datang. Kamu akan melihat beberapa pohon tua yang mengesankan dan sesekali ada kadal yang melintas.
Kunjungi Danau Buaya
Taman ini memiliki danau kecil berisi buaya air tawar. Kamu bisa memberi makan mereka dari atas platform (ikan yang diikat ke tali, sekitar 30.000 VND). Ini adalah atraksi wisata yang sangat khas Vietnam — ramai dan sedikit menegangkan. Anak-anak pasti suka.
Tempat Makan di Sekitar Sini
Taman ini memiliki restoran sendiri, tapi makanannya standar dan harganya tidak sepadan. Lebih baik makan di luar.
Di sepanjang jalan masuk ke kota Binh Chau, cari warung seafood lokal yang menyajikan ikan dan kerang bakar — pantai hanya berjarak sekitar 10 km, jadi hasilnya segar. Sepiring kerang bakar dengan saus asam jawa dan beberapa bir bisa kamu nikmati seharga 150.000–200.000 VND.
Kalau kamu beranjak kembali ke arah Vung Tau, deretan warung makan di sepanjang jalan pantai Ho Tram menyajikan banh khot yang enak — pancake kunyit kecil renyah dengan topping udang, yang merupakan makanan khas daerah pesisir ini. Siapkan uang sekitar 60.000–80.000 VND untuk sepiring.

Foto oleh Nguyễn Văn Quý Ngọc di Pexels
Tempat Menginap
Binh Chau Hot Springs Resort sendiri menyediakan kamar dan bungalow di dalam kawasan, dengan harga mulai dari 800.000–2.000.000 VND per malam. Kamarnya fungsional tapi sudah agak ketinggalan zaman — bayangkan gaya resor Vietnam awal 2000-an. Kelebihannya hanya satu: posisinya langsung di dalam taman.
Untuk nilai yang lebih baik, penginapan dan homestay di kota Binh Chau dibanderol 300.000–500.000 VND per malam. Sederhana, tapi bersih.
Kalau ingin yang lebih nyaman, kawasan pantai Ho Tram — sekitar 15 km ke arah barat — memiliki berbagai pilihan resor dari kelas menengah hingga premium (1.500.000–5.000.000 VND per malam), termasuk beberapa yang langsung menghadap pantai.
Tips Praktis
- Bawa sandal jepit yang tidak masalah jika kotor. Tanah di sekitar sumber air panas mengandung endapan mineral yang bisa meninggalkan noda permanen pada alas kaki.
- Datanglah lebih awal. Kolam paling enak dinikmati sebelum pukul 10 pagi, sebelum rombongan bus wisata tiba dan sebelum terik siang membuat berendam di air hangat terasa kurang menyenangkan.
- Bawa tabir surya dan topi. Beberapa area kolam ada teduhnya, tapi area rebus telur dan jalur pejalan kaki sepenuhnya terpapar sinar matahari.
- Bawa uang tunai. Pembayaran dengan kartu tidak dapat diandalkan di dalam taman. ATM tersedia di kota Binh Chau, tapi tidak ada di dalam kawasan resor.
- Jangan berharap kemewahan. Fasilitasnya sudah cukup tua. Ini adalah taman alam dengan air panas, bukan pusat kesehatan yang sudah dipoles sempurna. Sesuaikan ekspektasi dan kamu akan menikmati kunjungannya.
Kesalahan yang Sering Dilakukan
Banyak orang menempuh perjalanan jauh dari Saigon hanya untuk menikmati pemandian air panas saja, lalu merasa kurang puas — aktivitas di sini hanya menghabiskan sekitar 3–4 jam. Padukan dengan mampir ke pantai Ho Tram atau bermalam di Vung Tau agar perjalanan terasa lebih worthwhile. Selain itu, jangan lewatkan mandi lumpur dengan alasan itu hanya jebakan turis — justru itulah bagian yang paling dinikmati kebanyakan pengunjung. Dan yang terakhir, jangan pakai baju renang kesayanganmu ke dalam kolam mineral — air belerang bisa memudarkan warna kain secara permanen.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.












