Aroma Bara Arang di Da Lat Saat Malam Hari

Menjelang jam 7 malam di Da Lat, suhu udara sudah turun hingga berkisar antara 15 sampai 18°C dan jalanan di sekitar Hoa Binh Square mulai dipenuhi asap. Sumbernya adalah deretan tungku arang, yang masing-masing di atasnya terdapat selembar tipis kertas beras bulat yang perlahan-lahan melepuh karena panas. Inilah "banh trang nuong" — camilan yang oleh warga lokal Da Lat disebut sebagai pizza mereka — dan menyantapnya dalam keadaan dingin atau dipanaskan kembali adalah kesalahan yang hanya akan Anda lakukan sekali.

Apa Saja Isinya?

Bahan dasarnya adalah selembar kertas beras kering (rice paper), jenis yang sama dengan yang digunakan untuk lumpia, diletakkan mendatar di atas panggangan kawat di atas bara arang kecil. Saat dimasak, penjual akan memecahkan telur puyuh langsung di atas permukaannya dan meratakannya dengan kuas. Setelah itu, berbagai topping ditambahkan dengan cepat secara berurutan: udang kering (rebon), daun bawang cincang, satu atau dua iris sosis Vietnam (cha lua atau lap xuong tergantung kedai), dan semprotan mayones yang berliku-liku. Beberapa penjual menutupnya dengan saus cabai dan taburan bawang goreng kering.

Seluruh proses ini hanya memakan waktu sekitar tiga menit. Kertas berasnya akan mengembang, sedikit gosong di bagian pinggirnya, dan menjadi cukup kaku untuk dilipat menjadi dua dan disantap seperti taco. Total harganya: 15.000–25.000 VND per porsi, tergantung kedai dan jumlah topping. Pilihan yang lebih mahal biasanya menggunakan telur ayam utuh sebagai pengganti telur puyuh, atau ditambahkan ekstra sosis.

Seorang wanita tua sedang memasak hidangan tradisional Vietnam di pasar malam Da Lat, Vietnam.

Foto oleh LUC PH@M di Pexels

Tempat Menemukannya Saat Malam Hari

Area Pasar Malam Hoa Binh

Kumpulan penjual yang padat di sekitar Hoa Binh Square (Jalan Nguyen Thi Minh Khai, Ward 1) adalah tempat paling pas untuk memulai. Area ini beroperasi mulai sekitar jam 17.30 hingga 23.00 setiap malam. Setidaknya ada belasan kedai yang memanggang banh trang nuong di sini; kedai dengan antrean terpanjang biasanya adalah kedai yang menggunakan arang asli alih-alih pemanas listrik — karena aroma asapnya sangat memengaruhi rasa. Carilah Kedai No. 12 di barisan dalam, yang dikelola oleh seorang wanita yang telah berjualan di sana selama lebih dari satu dekade dan menjaga bara arangnya tetap panas dibanding yang lain. Versi buatannya yang menggunakan lap xuong (sosis kering ala Tionghoa) seharga 20.000 VND sangat layak dinanti meski harus mengantre lima menit.

Jalan Truong Cong Dinh

Jalan Truong Cong Dinh adalah jalan khusus pejalan kaki di Da Lat (달랏 / 大叻 / ダラット) pada akhir pekan (Jumat hingga Minggu, jam 17.00 hingga 23.00), dan para penjual banh trang nuong menggelar dagangan mereka di sepanjang jalan ini. Suasananya lebih hidup di sini dibandingkan dengan pasar malam — ada seniman jalanan, turis, warga lokal — tetapi kualitas camilannya tetap konsisten. Harganya berkisar antara 15.000–20.000 VND. Pada malam hari biasa, jalanan ini lebih sepi tetapi beberapa kedai permanen tetap buka.

Penjual di Jalan Phan Dinh Phung

Untuk pengalaman yang tidak terlalu ramai turis, berjalanlah menyusuri Jalan Phan Dinh Phung ke arah area pasar pusat. Beberapa penjual keliling mangkal di sini mulai sekitar jam 18.00 ke atas, memanggang banh trang nuong di atas tungku kecil yang dipasang di sepeda atau gerobak motor. Penjual di sini cenderung tutup lebih awal — sekitar jam 21.30 atau 22.00 — dan tidak selalu menyediakan tempat duduk, tetapi karena tidak terlalu ramai pembeli, penjual memiliki lebih banyak waktu untuk membuat pesanan Anda dengan sempurna.

Cara Memesan Tanpa Bingung

Sebagian besar penjual memajang topping mereka secara langsung, jadi Anda cukup menunjuknya. Jika Anda ingin memesan secara spesifik, kata kuncinya adalah: trung cut (telur puyuh), tom kho (udang kering/rebon), hanh la (daun bawang), cha lua (sosis babi), lap xuong (sosis kering), mayonnaise (diucapkan sama), dan tuong ot (saus cabai). Meminta them trung ga (tambah telur ayam sebagai pengganti telur puyuh) biasanya dikenakan biaya tambahan 5.000 VND.

Pesanlah minimal dua porsi. Satu porsi tidak akan pernah cukup, dan porsi kedua selalu terasa lebih enak karena Anda sudah tahu cara menikmatinya.

Telur puyuh dimasak di atas panggangan makanan jalanan Vietnam, cocok untuk pencinta kuliner.

Foto oleh Theodore Nguyen di Pexels

Minuman Pendamping yang Cocok

Pendamping paling pas adalah sua dau nanh (susu kedelai hangat), yang dijual oleh penjual pasar malam yang sama seharga 5.000–8.000 VND secangkir. Minuman ini menetralkan rasa enek dari mayones dan menjaga tubuh Anda tetap hangat. Jika Anda ingin sesuatu yang dingin, kedai es tebu (nuoc mia) di dekatnya bisa menjadi pilihan yang bagus. Bir juga tersedia, tetapi banh trang nuong terlalu kecil dan ringan untuk dinikmati dengan bir — Anda mungkin butuh empat porsi sebelum bir terasa cocok sebagai pendampingnya.

Catatan Praktis

Bawalah uang kertas pecahan kecil: lembaran 20.000 dan 50.000 VND adalah yang paling praktis. Sebagian besar kedai tidak menerima kartu. Santaplah segera — kertas beras akan melunak dalam hitungan menit setelah diangkat dari panggangan, dan banh trang nuong yang lembek sungguh merusak selera. Malam hari di Da Lat selalu dingin sepanjang tahun, jadi membawa jaket tipis sangat disarankan tidak peduli di bulan apa Anda berkunjung.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.