Menghabiskan waktu empat jam di Sabtu pagi di Saigon bisa memanjakan lidah Anda dengan lebih banyak makanan lezat dibanding yang ditawarkan sebagian besar kota lain dalam sehari penuh. Rute ini dimulai dengan santai di District 2, berlanjut menyusuri gang-gang di District 1, dan diakhiri dengan sajian manis nan dingin sebelum terik siang hari mulai menyengat.
Pemberhentian 1 — District 2: Nasi dan Hidangan Hangat (07.30–08.30)
Mulailah di Thao Dien, District 2, sebelum keramaian brunch tiba. Kawasan ini memang telah mengalami modernisasi yang pesat, namun di pagi hari suasananya masih mengikuti ritme lokal. Pergilah ke kedai kaki lima di Xuan Thuy Street untuk menikmati sepiring "com tam" — nasi patah dengan babi panggang, telur mata sapi, dan semangkuk kecil kuah sup di sampingnya. Harganya berkisar antara 45.000–60.000 VND. Kunci kelezatannya ada pada aroma bakaran daging babinya; harus ada sedikit rasa manis dari bumbu marinasi dan bekas panggangan yang asli, bukan sekadar dikukus.
Jika com tam (껌땀 / 碎米饭 / コムタム) kurang menggugah selera Anda di pagi hari, di sepanjang jalan yang sama terdapat penjual "banh cuon" — lembaran tepung beras kukus berisi daging babi cincang dan jamur kuping, ditaburi bawang goreng, dan disajikan dengan kuah cocolan yang ringan. Rasanya lebih lembut di lidah dibanding com tam, sangat cocok jika Anda belum sepenuhnya terjaga.
Pemberhentian 2 — Menyeberangi Sungai: Kopi Pertama (08.45–09.30)
Naiklah Grab menyeberangi Jembatan Thu Thiem menuju District 1 — tarifnya sekitar 15.000–20.000 VND — atau sewa sepeda dari salah satu tempat penyewaan di Thao Dien jika Anda ingin melewati jembatan dengan santai sambil menikmati pemandangan sungai.
Mampirlah ke salah satu gang kafe yang sempit di dekat Nguyen Hue or berjalanlah ke deretan kedai kopi independen di Ton That Thiep Street. "ca phe sua da" khas Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン) — es kopi susu — adalah menu wajib yang harus dipesan. Rasanya kuat dan manis, disajikan dalam gelas penuh es batu yang cepat mencair di tengah udara lembap. Jika Anda ingin menikmati pagi dengan lebih santai, kopi tetes (phin) membutuhkan waktu 8–10 menit untuk menetes habis, memberi Anda kesibukan menyenangkan sambil memperhatikan jalanan yang mulai menggeliat.
Siapkan anggaran sekitar 30.000–55.000 VND, tergantung apakah Anda memilih kedai kopi independen atau kedai waralaba. Lewatkan saja kedai waralaba.

Foto oleh Loriz E di Pexels
Pemberhentian 3 — Banh Mi dan Menjelajah Kuliner Kaki Lima (09.30–10.15)
Saat ini, Anda butuh sesuatu untuk menyeimbangkan efek kopi. Kedai-kedai "banh mi" yang sudah sibuk sejak jam 7 pagi sedang berada dalam kondisi terbaiknya di jam-jam ini — rotinya baru dipanggang, isiannya segar, dan antrean panjang menjadi jaminan kualitas yang tepercaya. Carilah kedai di Le Loi atau jalan-jalan kecil di dekat Ben Thanh Market yang dipadati oleh warga lokal, alih-alih kedai dengan menu bahasa Inggris yang dilaminating di depannya.
Banh mi (반미 / 越式法包 / バインミー) dengan komposisi yang pas di sini dihargai sekitar 25.000–40.000 VND: berisi pate, daging dingin (cold cuts), mentimun, acar lobak dan wortel, cabai segar, serta daun ketumbar. Rotinya sangat menentukan — harus terasa ringan dan sangat renyah saat digigit, bukan alot seperti adonan mentah. Jika rotinya melengkung tanpa patah saat ditekuk, carilah kedai lain.
Selagi Anda berada di area District 1 ini, sempatkanlah berjalan-jalan sejenak ke Ben Thanh Market — bukan untuk berbelanja, melainkan untuk menyusuri area bahan makanan segar dan kios barang kering di bagian belakang. Keriuhan yang teratur sebelum jam 10 pagi menyuguhkan pengalaman yang sangat berbeda dibandingkan dengan area luar yang dipenuhi turis.
Pemberhentian 4 — Sajian Dingin yang Manis (10.15–11.15)
Brunch di Saigon belum lengkap tanpa hidangan penutup. Pergilah ke arah Nguyen Thi Minh Khai atau jalan-jalan di atas area Notre-Dame untuk menikmati "che" — sup manis dan puding pencuci mulut khas Vietnam yang disajikan dingin. Kedai che yang bagus biasanya menyajikan 10–15 pilihan dalam mangkuk kaca: kacang merah, jeli pandan, biji teratai, santan, hingga wijen hitam. Pesanlah semangkuk campur (che thap cam) dengan harga sekitar 25.000–35.000 VND. Nikmati perlahan-lahan.
Sebagai alternatif, jika Anda lebih memilih menutup perjalanan dengan kopi, inilah saat yang tepat untuk mencoba "kopi telur" — ca phe trung (에그커피 / 蛋咖啡 / エッグコーヒー) — di salah satu kafe di District 1 yang menyajikannya dengan autentik. Versi Saigon disajikan dingin, berbeda dengan versi Hanoi yang panas, dengan kuning telur kocok yang lembut di atas es kopi layaknya lapisan busa. Ini bagaikan hidangan penutup di dalam gelas. Harganya sekitar 55.000–70.000 VND.

Foto oleh Pragyan Bezbaruah di Pexels
Pemberhentian 5 — Penutup Santai Opsional (11.15–12.00)
Jika kaki Anda masih sanggup melangkah, berjalanlah ke utara menuju jalan-jalan di sekitar Tan Dinh Market di District 3 — sekitar 15 menit berjalan kaki atau perjalanan singkat dengan Grab. Gereja merah muda di Hai Ba Trung adalah penanda jalan yang mudah dikenali. Pasar ini memiliki pasar basah yang menarik dan deretan kedai com binh dan (nasi campur harian) yang mulai bersiap menyambut jam makan siang. Anda tidak perlu makan lagi, tetapi menyaksikan transisi pasar Saigon dari pagi menjelang siang sangat layak untuk dinikmati sambil berjalan kaki.
Catatan Praktis
Rute ini paling cocok dilakukan pada hari Sabtu atau Minggu, dimulai paling lambat pukul 07.30 — menjelang pukul 10.00 udara akan terasa sangat panas dan makanan kaki lima terbaik biasanya sudah mulai habis. Bawalah uang tunai dalam pecahan kecil (lembaran 5.000–20.000 VND); sebagian besar kedai di rute ini tidak menerima kartu. Total pengeluaran di kelima pemberhentian: sekitar 180.000–260.000 VND per orang.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.







