Apa itu dan mengapa tempat ini penting

Chua Thay (Pagoda Sang Guru) adalah kompleks pagoda Buddha abad ke-11 yang dibangun di dasar bukit Sai Son di distrik Quoc Oai, sekitar 25 km di barat daya pusat Hanoi. Pagoda ini dinamai menurut biksu Tu Dao Hanh, tokoh sejarah yang dikenal sebagai bapak Wayang Air di Vietnam. Pagoda ini terletak di tepi kolam Long Tri, diapit oleh dua jembatan beratap — satu bernama Nhat Tien dan yang lainnya Nguyet Tien — yang menghubungkan aula utama ke paviliun-paviliun kecil di atas air.

Berbeda dengan kuil-kuil yang lebih ramai turis di pusat Hanoi, Chua Thay lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik dan sesekali oleh pelancong yang telah melakukan riset. Ini bukan tempat untuk sekadar berfoto cepat. Kompleks ini membentang di beberapa tingkat hingga ke lereng bukit, dengan gua-gua, tempat pemujaan, dan jalur punggung bukit yang akan memuaskan siapa pun yang bersedia mendaki.

Mengapa pelancong datang ke sini

Utamanya ada tiga alasan. Pertama, arsitektur: pagoda ini berasal dari Dinasti Ly dan telah dibangun kembali serta diperluas selama berabad-abad, namun struktur dasarnya tetap kuno dan lokasinya — ditekan ke bukit kapur dengan air di depannya — benar-benar memukau dan layak untuk dikunjungi. Kedua, sejarah: ini adalah situs asal "mua roi nuoc" (teater wayang air), dan panggung batu di kolam tersebut adalah tempat pertunjukan pertama kali diadakan. Jika Anda pernah melihat Wayang Air di Old Quarter Hanoi, di sinilah tradisi tersebut bermula. Ketiga, pendakian: jalur di bukit Sai Son di belakang pagoda mengarah melewati gua-gua dan tempat pemujaan kecil menuju punggung bukit dengan pemandangan luas ke arah sawah dan desa-desa di sekitarnya.

Waktu terbaik untuk berkunjung

Festival tahunan Chua Thay jatuh pada hari ke-7 bulan ke-3 kalender lunar (biasanya akhir Maret atau April). Selama festival, terdapat pertunjukan wayang air di panggung batu asli, yang layak dijadikan waktu kunjungan jika Anda berada di Hanoi. Di luar musim festival, targetkan bulan Oktober hingga Desember atau Maret hingga Mei — cukup kering untuk menikmati pendakian, dan cukup sejuk sehingga pendakian tidak melelahkan. Bulan-bulan musim panas (Juni–Agustus) membawa hujan lebat yang membuat jalur lereng bukit licin, dan kelembapan di bagian bawah sangat menyesakkan. Pagi hari kerja sepanjang tahun biasanya sepi. Sore hari di akhir pekan, terutama di musim semi, akan ramai dengan wisatawan harian dari Hanoi.

Cara menuju ke sana dari Hanoi

Dengan sepeda motor atau mobil: Ambil rute ke arah barat di Thang Long Boulevard menuju Hoa Lac, lalu belok ke selatan — total perjalanan sekitar 25 km dari pusat Hanoi dan memakan waktu 45–60 menit tergantung lalu lintas. Ini adalah opsi termudah dan yang dilakukan kebanyakan orang.

Dengan bus: Naik bus 73 dari terminal bus My Dinh menuju Quoc Oai. Ongkosnya sekitar 10.000 VND. Turun di halte Quoc Oai, lalu naik "xe om" (ojek) untuk 5 km terakhir menuju pagoda — siapkan biaya 20.000–30.000 VND. Total waktu perjalanan: sekitar 90 menit dari pintu ke pintu.

Dengan mobil Grab: Grab sekali jalan dari pusat Hanoi berkisar antara 200.000–280.000 VND. Nyaman, tetapi Anda sebaiknya mengatur perjalanan kembali sebelumnya karena ketersediaan Grab di dekat pagoda tidak dapat diandalkan.

Tiket masuk ke kompleks pagoda seharga 10.000 VND.

Pagoda tradisional yang indah dikelilingi oleh taman yang rimbun dan damai serta jembatan yang penuh hiasan.

Foto oleh Viet Vietz di Pexels

Apa yang bisa dilakukan

Berjalan mengelilingi kompleks pagoda

Jangan hanya memotret aula utama lalu pergi. Kompleks ini memiliki tiga bangunan yang saling terhubung — pagoda Ha, Trung, dan Thuong — yang naik bertingkat di lereng tebing. Pagoda atas berisi patung yang diyakini sebagai Tu Dao Hanh sendiri. Berjalanlah di kedua jembatan beratap di atas kolam. Seluruh rangkaian di tingkat dasar memakan waktu 30–40 menit jika Anda tidak terburu-buru.

Mendaki bukit Sai Son

Di belakang pagoda, jalur bertanda mengarah ke atas bukit melewati beberapa gua — Hang Cac Co (Gua Peri) dan Hang But (Gua Kuas) adalah yang utama. Jalur berlanjut ke puncak di ketinggian sekitar 100 meter. Jalurnya berupa batu tidak rata, bukan jalan beraspal, jadi kenakan sepatu yang layak. Perjalanan pulang pergi memakan waktu sekitar satu jam. Pemandangan dari puncak membentang melintasi sawah hijau datar hingga ke bukit-bukit kapur jauh yang menjadi ciri khas bagian Delta Sungai Merah ini.

Mengunjungi panggung wayang air

Panggung batu yang terletak di kolam Long Tri adalah jantung sejarah situs ini. Selama festival, pertunjukan nyata diadakan di sini. Di luar festival, Anda masih bisa berjalan di jembatan Nhat Tien dan melihat panggung dari dekat. Ini adalah bagian kecil namun bermakna dari sejarah seni pertunjukan Vietnam.

Menjelajahi desa Sai Son

Desa di sekitar pagoda layak untuk dijelajahi dengan berjalan santai. Keluarga lokal menjual "che lam" (permen kacang-wijen kenyal yang merupakan spesialisasi Quoc Oai) dan camilan beras kering di dekat pintu masuk. Jalur desa tenang dan rindang, kontras dengan kecepatan hidup di Hanoi.

Menggabungkan dengan Chua Tay Phuong

Pagoda Tay Phuong terletak sekitar 6 km dari Chua Thay dan terkenal dengan koleksi 18 patung "La Han" (arhat) yang diukir dari abad ke-18. Kedua pagoda ini cocok dipasangkan untuk perjalanan satu pagi atau sore hari.

Tempat makan di sekitar

Restoran yang berjejer di sepanjang jalan menuju pintu masuk pagoda menyajikan makanan Vietnam utara standar — tidak ada yang luar biasa, tetapi cukup untuk makan siang. Pesan "bun oc" (sup mi siput) atau "banh cuon" — banh cuon gaya Quoc Oai menggunakan kulit yang sedikit lebih tebal daripada versi Hanoi dan disajikan dengan taburan bawang goreng yang melimpah. Sekali makan berkisar 40.000–60.000 VND. Untuk sesuatu yang lebih menarik, makanlah sebelum atau sesudah di salah satu tempat "bun cha" di sepanjang jalan raya kembali menuju Hanoi — tempat-tempat di pinggir jalan antara Quoc Oai dan Hoa Lac cukup enak dan murah.

Tempat menginap

Kebanyakan orang mengunjungi Chua Thay sebagai perjalanan setengah hari dari Hanoi, dan itu adalah pilihan yang tepat. Tidak ada hotel ternama di dekat pagoda itu sendiri. Jika Anda ingin menginap di area tersebut — misalnya, untuk menyaksikan festival saat fajar — terdapat wisma lokal sederhana ("nha nghi") di kota Quoc Oai seharga 200.000–350.000 VND per malam. Tempatnya cukup bersih namun sangat mendasar. Untuk penginapan dengan ulasan terpercaya atau staf yang bisa berbahasa Inggris, lebih baik Anda menginap di Hanoi dan melakukan perjalanan 45 menit ke luar kota.

Pemandangan udara yang menakjubkan dari Kota Lang Son dengan formasi batuan Mac Citadel dan lanskap perkotaan yang semarak.

Foto oleh Quang Nguyen Vinh di Pexels

Tips praktis dari penduduk lokal

  • Berpakaianlah dengan sopan. Bahu dan lutut harus tertutup — ini adalah tempat ibadah yang aktif, bukan sekadar situs wisata. Anda akan melihat penduduk lokal berdoa di setiap tingkat kompleks.
  • Bawa uang tunai. Tidak ada ATM di pagoda dan pedagang kecil di sekitar pintu masuk tidak menerima kartu.
  • Kenakan sepatu yang memiliki cengkeraman baik. Jalur lereng bukit memiliki anak tangga batu halus yang menjadi licin setelah hujan. Sandal adalah ide buruk untuk pendakian.
  • Jika Anda mengendarai sepeda motor, parkirlah di tempat parkir resmi dekat pintu masuk (5.000 VND). Jangan tinggalkan motor Anda di jalan — akan ditilang atau terhalang oleh bus wisata.
  • Bawa air minum. Tempat berteduh terbatas di jalur atas dan tidak ada tempat untuk membeli minuman setelah Anda mulai mendaki.

Kesalahan umum yang harus dihindari

Menganggapnya sebagai perhentian cepat. Chua Thay membutuhkan setidaknya dua jam untuk dijelajahi dengan benar — kompleksnya, gua-gua, dan bukitnya. Orang yang hanya mengalokasikan 30 menit akan melewatkan bagian terbaik.

Datang di akhir pekan festival tanpa perencanaan. Festival Chua Thay menarik ribuan orang. Jalanan macet, tempat parkir penuh, dan pagoda menjadi sangat padat. Datanglah pagi-pagi sekali atau terima kenyataan akan keramaian tersebut.

Melewatkan pendakian bukit. Pagodanya sendiri indah, tetapi jalur di belakangnya adalah hal yang membedakan Chua Thay dari selusin pagoda lain di dekat Hanoi. Jika Anda bisa menaiki tangga selama satu jam, lakukanlah.

Catatan praktis

Chua Thay paling baik dikunjungi sebagai perjalanan pagi dari Hanoi, dipadukan dengan Pagoda Tay Phuong jika Anda punya waktu. Anggarkan setengah hari, bawa uang tunai dan air, serta kenakan sepatu yang layak. Ini adalah salah satu tempat di mana pengalaman akan sebanding dengan usaha Anda — semakin banyak bagian kompleks yang Anda jelajahi, semakin banyak pula yang akan Anda dapatkan.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.