Chua Mot Cot — atau Pagoda Satu Pilar — adalah salah satu landmark Hanoi yang tampak sederhana. Sebuah pagoda kayu kecil yang bertengger di atas satu tiang batu di tengah kolam teratai. Seluruh area ini bisa dilihat dalam waktu sekitar lima menit. Namun, situs ini memiliki nilai sejarah yang sangat besar, dan mengetahui apa yang Anda lihat akan membuat kunjungan Anda jauh lebih berharga.
Apa Itu dan Mengapa Penting
Pagoda Satu Pilar terletak di distrik Ba Dinh, Hanoi, hanya dengan berjalan kaki singkat dari kompleks Mausoleum Ho Chi Minh. Struktur aslinya berasal dari tahun 1049, dibangun di bawah Kaisar Ly Thai Tong dari Dinasti Ly. Konon, kaisar bermimpi melihat Bodhisattva Quan Am duduk di atas bunga teratai, memberinya seorang putra. Ketika permaisurinya melahirkan, ia memerintahkan pembangunan pagoda ini sebagai bentuk rasa syukur — dirancang menyerupai bunga teratai yang muncul dari air.
Pagoda yang Anda lihat saat ini adalah rekonstruksi tahun 1954. Struktur aslinya dihancurkan oleh pasukan Prancis yang mundur, dan apa yang berdiri sekarang adalah pembangunan kembali yang setia pada lokasi yang sama. Ukurannya kecil — sekitar tiga meter persegi — tetapi desain satu tiang di dalam kolam tetap unik dalam arsitektur Buddhis Vietnam. Tiang tersebut memiliki diameter sekitar 1,25 meter, dan seluruh struktur berada sekitar empat meter di atas air.
Situs ini telah diakui sebagai situs sejarah nasional sejak beberapa dekade lalu, dan bagi banyak orang Vietnam, ini adalah simbol dari Hanoi itu sendiri.
Mengapa Wisatawan Datang ke Sini
Sejujurnya, tidak ada yang menghabiskan waktu sepanjang sore di sini. Pagodanya padat, dan Anda bisa melihatnya dengan cepat. Namun, ada alasan bagus untuk memasukkannya ke dalam rencana perjalanan Anda:
- Secara arsitektur tidak biasa — Anda tidak akan melihat desain satu tiang ini direplikasi di tempat lain di Vietnam.
- Terletak di dalam kompleks Ba Dinh yang lebih luas, sehingga Anda sudah berada di area yang tepat jika mengunjungi mausoleum, kompleks Istana Kepresidenan, atau Museum Ho Chi Minh.
- Kolam teratai sangat indah di musim yang tepat, dan ini adalah salah satu sudut yang lebih tenang di kompleks tersebut.
- Bagi siapa pun yang tertarik dengan Buddhisme Vietnam, pagoda ini masih menjadi tempat ibadah yang aktif. Penduduk setempat datang untuk menyalakan dupa dan berdoa, terutama pada tanggal 1 dan 15 penanggalan lunar.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Pagoda ini buka sepanjang tahun, tetapi waktu kunjungan lebih penting daripada yang Anda bayangkan untuk situs sekecil ini.
Bulan terbaik: Oktober hingga Desember. Musim gugur di Hanoi kering, lebih sejuk (pertengahan 20 derajat Celsius), dan cahayanya lembut. Pagi hari di musim ini sangat ideal untuk berfoto tanpa bayangan tajam atau kerumunan.
Musim teratai: Jika Anda ingin melihat kolam dalam kondisi terbaik dengan bunga teratai yang bermekaran, rencanakan kunjungan pada bulan Juni atau Juli. Cuacanya panas — bisa mencapai 35°C dan lembap — tetapi pemandangannya sepadan. Teratai adalah motif utama desainnya, jadi melihat bunga asli di sekitar tiang akan melengkapi pengalaman Anda.
Hindari: Akhir pekan dan hari libur nasional Vietnam, terutama di sekitar Tet dan Festival Hung Kings pada bulan lunar ketiga. Seluruh kompleks Ba Dinh akan sangat padat. Pagi hari kerja antara pukul 08:00 dan 09:30 adalah waktu terbaik Anda.
Jam operasional biasanya pukul 07:30 hingga 18:00 setiap hari. Tiket masuk ke pagoda ini gratis.

Foto oleh Quý Nguyễn di Pexels
Cara Menuju ke Sana
Chua Mot Cot berada di Jalan Chua Mot Cot di distrik Ba Dinh, sekitar 2,5 km sebelah barat Danau Hoan Kiem dan Old Quarter Hanoi.
- Grab/taksi dari Old Quarter: 15-20 menit tergantung lalu lintas, sekitar 25.000-40.000 VND.
- Berjalan kaki dari Mausoleum Ho Chi Minh: Sekitar 300 meter. Jika Anda sudah mengunjungi mausoleum, pagoda ini hanya berjarak dua menit berjalan kaki ke selatan melalui area kompleks.
- Bus kota: Rute 09 berhenti di dekat area mausoleum. Tarifnya 7.000 VND. Dari halte, Anda hanya perlu berjalan kaki sebentar.
- Cyclo: Jika Anda berada di dekat Temple of Literature (sekitar 1,5 km ke selatan), naik cyclo memakan waktu 10 menit. Negosiasikan harga sebelumnya — siapkan 50.000-80.000 VND.
Apa yang Harus Dilakukan
1. Perhatikan Pagoda dengan Seksama
Jangan hanya mengambil foto lalu pergi. Berjalanlah mengelilingi kolam untuk melihat bagaimana tiang tersebut bertemu dengan air dari berbagai sudut. Tangga menuju tempat pemujaan sempit dan curam — naiklah jika antrean tidak panjang. Di dalamnya terdapat patung Quan Am kecil berlapis emas.
2. Saksikan Ritual Dupa
Penduduk setempat membakar dupa di dasar pagoda dan meninggalkan persembahan. Jika Anda ingin berpartisipasi, paket dupa tersedia dari pedagang di luar kompleks seharga 5.000-10.000 VND. Nyalakan tiga batang dupa, pegang di antara telapak tangan Anda, bungkukkan badan tiga kali menghadap pagoda, lalu letakkan di dalam wadah pasir.
3. Berjalan di Taman Pohon Bo De
Di belakang pagoda, terdapat taman kecil dengan pohon "bo de" (bodhi) yang rindang. Tempat ini teduh, tenang, dan sebagian besar grup tur melewatkannya begitu saja.
4. Gabungkan dengan Kompleks Mausoleum
Pasangan kunjungan yang logis. Kunjungi Mausoleum Ho Chi Minh terlebih dahulu (buka pukul 07:30, tutup pada hari Senin dan Jumat), lalu berjalanlah ke pagoda. Rumah panggung Istana Kepresidenan dan Museum Ho Chi Minh juga berada di area yang sama.
5. Kunjungi Pagoda Dien Huu di Sebelahnya
Pagoda Dien Huu berbagi halaman yang sama dan sebagian besar pengunjung melewatinya begitu saja. Ini adalah kuil Buddhis yang aktif dengan detail arsitektur yang lebih banyak — ukiran naga, menara lonceng, dan biasanya jauh lebih sedikit pengunjung.
Tempat Makan di Sekitar
Distrik Ba Dinh bukanlah pusat kuliner kaki lima Hanoi, tetapi Anda memiliki pilihan yang solid dalam jarak 10 menit berjalan kaki.
- "Bun cha" di Jalan Nguyen Tri Phuong: Beberapa kedai kecil menyajikan makan siang klasik Hanoi berupa daging babi panggang dengan mi beras dan kuah celup. Satu porsi lengkap harganya 40.000-55.000 VND. Ini adalah distrik yang sama di mana Barack Obama dan Anthony Bourdain pernah makan "bun cha" di Bun Cha Huong Lien di Jalan Le Van Huu — sedikit lebih jauh ke timur, tapi layak dikunjungi jika Anda penggemarnya.
- "Pho" di Jalan Nguyen Thai Hoc: Berjalanlah ke selatan menuju Temple of Literature dan Anda akan melewati beberapa kedai pho. Semangkuk pho pagi hari harganya 35.000-50.000 VND. Tidak ada yang mewah, hanya kaldu sapi Hanoi yang otentik.
Untuk "kopi telur", Anda harus kembali ke arah Old Quarter — Giang Cafe di Jalan Nguyen Huu Huan adalah tempat aslinya.

Foto oleh David Tran di Pexels
Tempat Menginap
Kebanyakan wisatawan memilih menginap di Old Quarter atau di sekitar Danau Hoan Kiem agar dekat dengan segalanya.
- Budget: Hostel dan wisma di Old Quarter berkisar antara 150.000-350.000 VND/malam untuk asrama atau kamar pribadi sederhana.
- Menengah: Hotel di sekitar Danau Hoan Kiem berkisar antara 800.000-1.500.000 VND/malam. Bersih, ber-AC, dan biasanya termasuk sarapan.
- Atas: Beberapa hotel merek internasional di distrik Ba Dinh dan Tay Ho mulai dari sekitar 2.500.000 VND/malam.
Menginap di Ba Dinh membuat Anda berada dalam jarak berjalan kaki dari pagoda, tetapi lingkungannya lebih tenang dan lebih banyak perumahan — tidak terlalu banyak aksi kuliner kaki lima dibandingkan Old Quarter.
Tips Praktis
- Berpakaian sopan. Bahu dan lutut harus tertutup. Ini masih merupakan situs Buddhis yang aktif. Anda tidak akan dilarang masuk jika memakai celana pendek, tetapi Anda mungkin akan mendapat tatapan tidak nyaman.
- Kunjungan singkat. Alokasikan 20-30 menit untuk pagoda dan Dien Huu sekaligus. Jangan habiskan setengah hari hanya untuk ini — gabungkan dengan situs Ba Dinh lainnya.
- Lepas alas kaki jika Anda menaiki tangga ke platform tempat pemujaan.
- Fotografi diperbolehkan di luar. Bersikaplah sopan di dalam tempat pemujaan — jangan gunakan lampu kilat, dan tunggulah jika ada orang yang sedang berdoa.
Kesalahan Umum
- Datang tengah hari di akhir pekan. Bus tur akan menurunkan penumpang antara pukul 10:00 dan 14:00. Situsnya sangat kecil, jadi tambahan 30 orang saja sudah membuatnya terasa sangat padat.
- Melewatkan Pagoda Dien Huu. Lokasinya persis di sana dan secara visual lebih menarik daripada yang diharapkan kebanyakan pengunjung.
- Berekspektasi sesuatu yang besar. Jika Anda pernah melihat Bai Dinh atau Pagoda Tran Quoc, sesuaikan ekspektasi Anda. Chua Mot Cot signifikan karena desain dan sejarahnya, bukan karena skalanya. Ketahui hal ini agar Anda tidak kecewa.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.












