Last updated · May 19, 2026 · independently researched, never sponsored.
We use minimal analytics + ads (no personal tracking). See our privacy policy.
Rute lingkar motor 3 hari dari Ho Chi Minh City yang mencakup kuil Cao Dai, jalanan pedesaan kebun kelapa, dan bersantai di pantai Vung Tau. Bisa dilakukan dengan motor sewaan 110cc dengan perencanaan rute dasar.

Last updated · May 19, 2026 · independently researched, never sponsored.
Other articles covering this city.

Bai Truoc is Vung Tau's calmer, more walkable beach — here's what to expect, how to get there from Saigon, and where to eat nearby.

Loading…
Tay Ninh's food scene centers on clay-pot dishes, fish cake specialties, and Khmer-influenced street food. Here's where locals actually eat and what costs.

Ben Tre's riverside town center and coconut-lined villages offer different vibes. Here's where to sleep depending on your budget and what you want from the Mekong Delta.
Other articles covering the same region.

Indian citizens can enter Vietnam visa-free for 90 days or apply online for an e-visa in minutes. Here's what actually works, what costs what, and where most people slip up.

A tested itinerary hitting Hanoi's street food and temples, then flying to Saigon for markets and mekong-adjacent towns. Budget-friendly, 5 days flat.

Skip the panic. Here's what Vietnam's tap water actually is, what expats and locals drink, and how much filtering or bottling really costs.
More articles from the same category.

A tested 10-day route from Hanoi to Saigon built around kid-friendly stops: water puppets, beaches, river cruises, and food that works for picky eaters. Practical notes on transport, hotels, and daily costs.

A tested route through Hanoi, Hoi An, and Saigon for travelers who eat first, sightsee second. Street food, regional specialties, cooking classes, and where to sleep without losing your budget.

A tested route hitting three of Vietnam's best beach towns with clear water, seafood, and minimal crowds. Skip the tired Saigon-Hanoi grind.

A week-long coastal itinerary hitting Phu Quoc's limestone cliffs and untouched sand, Da Nang's wider beaches, and Hoi An's riverside charm. Real costs, ferry times, and restaurant picks included.

A tested itinerary for travelers who want more than checkpoint tourism—dive into Hue's Imperial Citadel, royal tombs, and local food scene over five days.

A tested week-long route for families: Hanoi's Old Quarter and water puppetry, Ha Long Bay's limestone karsts, and Saigon's markets and museums. Realistic costs, nap-friendly hotels, kid-approved food.
Jika Anda memiliki waktu 3–4 hari dan [sewa motor](/posts/renting-motorbike-vietnam (베트남 / 越南 / ベトナム)-legal-insurance), Anda bisa menjelajahi tiga wilayah berbeda di barat laut, barat daya, dan tenggara Saigon tanpa harus melewati jalan yang sama atau merasa terburu-buru. Tay Ninh bisa dicapai dengan setengah hari berkendara; Ben Tre memiliki medan yang basah, datar, dan benar-benar tenang; Vung Tau adalah kota pelabuhan sibuk dengan pantai-pantai yang memang sering dikunjungi warga lokal. Anda akan menghabiskan banyak waktu keluar dari Highway 1 menuju jalan-jalan yang lebih kecil, biaya bensin total sekitar 100.000–150.000 VND, dan rute lingkar ini akan berakhir kembali di kota pada malam hari ke-3.
Ini bukanlah perjalanan yang hanya "mengejar tempat wisata populer"—rute ini dirancang bagi pengendara yang ingin terus bergerak dari satu tempat ke tempat lain, bukan sekadar berdiam di satu resor. Bawalah jas hujan. Jalanannya sudah beraspal tetapi tidak rata di beberapa titik.
Sewalah dari tempat penyewaan di District 1 atau di sekitar kawasan backpacker dekat De Tham Street. Siapkan dana sekitar 80.000–150.000 VND/hari untuk motor matik atau bebek 110cc yang terawat (Honda Wave, Yamaha Fino). Deposit biasanya sebesar 2–4 juta VND tunai atau fotokopi paspor. Isi penuh tangki bensin sebelum meninggalkan kota; pom bensin mudah ditemukan di jalan utama tetapi akan mulai jarang terlihat begitu Anda memasuki pedesaan Tay Ninh atau Ben Tre.
Periksa rem, ban, dan spion. Unduh peta luring (Google Maps bisa digunakan tetapi terkadang lambat; pertimbangkan untuk memakai Maps.me). Kenakan helm—razia polisi sering dilakukan di Highway 1 dan di sekitar Tay Ninh. Tabir surya dan sarung tangan akan melindungi lengan Anda.

Foto oleh Vietnam Tri Duong Photographer di Pexels
Pagi: Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン) ke Tay Ninh (100 km, ~2 jam)
Berkendaralah ke arah barat laut di Highway 22 keluar dari District 7. Jalanan akan menjadi lebih datar begitu Anda meninggalkan kota. Berhentilah sejenak untuk minum kopi atau sarapan "com tam" (nasi campur khas Vietnam) di Cu Chi jika Anda lapar—ada banyak warung kecil di sepanjang jalan raya. Isi bensin di Petrolimex sebelum memasuki kota Tay Ninh (tanyakan: "tram xang o dau?").
Usahakan tiba pukul 10 pagi dan langsung menuju Cao Dai Holy See Temple di pusat kota Tay Ninh. Bangunan ini sangat mencolok—berupa struktur kolonial berwarna krem dan emas dengan patung naga bergaya kartun yang merambat di bagian depan. Sesi doa utama berlangsung pada pukul 6 pagi, 12 siang, 6 sore, dan tengah malam, tetapi wisatawan dipersilakan untuk berjalan-jalan di area kuil dan mengintip ke dalam tempat suci kapan saja sepanjang hari. Tiket masuknya gratis. Berpakaianlah yang sopan (bahu dan lutut tertutup). Bagian dalamnya memiliki ornamen yang unik—patung-patung, dupa, dan simbol mata yang melihat segalanya (all-seeing eye). Habiskan waktu sekitar 45 menit di sini.
Siang: Makan Siang dan Ba Den
Makan sianglah di kedai "pho" atau mi pinggir jalan di dekat kuil—tidak perlu yang mewah, cukup 40.000–60.000 VND per mangkuk. Kemudian, berkendaralah 25 km ke arah timur laut menuju Nui Ba Den (Gunung Black Lady), sebuah singkapan vulkanik setinggi 986 meter. Perjalanan ini akan berkelok-kelok melewati perkebunan karet dan tanah merah. Parkirkan motor di stasiun kereta gantung bawah; kereta gantung ini beroperasi naik dan turun (100.000 VND untuk satu kali jalan). Jika Anda takut ketinggian, Anda bisa berjalan kaki menyusuri jalur hutan—suasananya teduh dan tenang, butuh waktu 45 menit untuk naik dan turun.
Di puncaknya terdapat beberapa kuil dan sebuah restoran kecil. Pemandangannya membentang hingga ke Kamboja pada hari yang cerah. Kembalilah ke bawah pada pukul 5 sore.
Malam: Kembali ke Tay Ninh atau menginap
Jika Anda ingin beristirahat, ada hotel-hotel standar di kota Tay Ninh (150.000–300.000 VND/malam). Alternatif lainnya, berkendaralah kembali ke arah Saigon dan menginap di Cu Chi (lebih dekat dengan rute Hari ke-2), atau langsung lanjutkan perjalanan ke Ben Tre malam itu juga (tambah 2 jam perjalanan; tidak disarankan jika Anda lelah).
Pagi: Saigon/Cu Chi ke Ben Tre (80 km, ~2,5 jam)
Berkendaralah ke selatan dari Tay Ninh atau Cu Chi di Highway 1, lalu berbelok ke Highway 50 menuju Ben Tre. Pemandangannya akan semakin datar—sawah, kolam ikan, dan kerbau. Ben Tre adalah pusat kelapa di Mekong Delta (메콩 델타 / 湄公河三角洲 / メコンデルタ); Anda sudah bisa mencium aromanya sebelum tiba di sana.
Siang: Tur kebun kelapa
Titipkan motor Anda di guesthouse atau kafe dan sewalah perahu (300.000–500.000 VND untuk 2 jam, biayanya bisa dibagi dengan wisatawan lain). Operator tur banyak berjajar di tepi sungai. Anda akan menyusuri kanal-kanal sempit yang dikelilingi pohon kelapa, melihat proses pengupasan dan pengolahan sabut, dan biasanya berhenti di bengkel kerja keluarga kecil tempat mereka membuat permen kelapa atau "nuoc dep" (permen nira kelapa). Pengalamannya sangat santai dan otentik—bukan tempat wisata yang dibuat-buat. Bawalah uang tunai; warung-warung kecil di rute perahu menjual air kelapa segar langsung dari batoknya (30.000 VND).
Pilihan lainnya, sewalah sepeda dan berkelilinglah di desa-desa sebelah selatan kota (sewa dari guesthouse Anda, 30.000/hari). Jalanannya datar dan sepi; Anda akan melihat anak-anak bermain, rumah panggung, dan kebun buah-buahan.
Sore: Naik motor ke jalan pedesaan
Kembalilah ke motor Anda dan berkendaralah ke arah selatan melalui jalan-jalan kecil menuju distrik Cho Lach. Ini adalah rute pedesaan satu jalur—tanpa kemacetan, rumah panggung kayu, dan petani yang bersepeda. Berhentilah di kafe mana saja untuk menikmati "ca phe sua da" (es kopi susu kental manis) dan nikmati suasananya. Kehidupan di Delta berjalan dengan santai.
Kembalilah ke kota Ben Tre pada pukul 6 sore.
Malam: Menginap di Ben Tre
Menginaplah di guesthouse tepi sungai—Ben Tre Riverside Resort atau Mekong Homestay (keduanya 200.000–400.000 VND/malam). Makan malamlah di kedai "com" (nasi) atau mi lokal—ikan adalah lauk utama di sini. Tidurlah lebih awal; Hari ke-3 akan menjadi perjalanan yang panjang.

Foto oleh Phu Huynh di Pexels
Pagi: Ben Tre ke Vung Tau (붕따우 / 头顿 / ブンタウ) (120 km, ~3,5 jam)
Berkendaralah kembali ke utara menuju Saigon di Highway 1, lalu berbelok ke timur menuju Vung Tau melalui Highway 2 (atau naik kapal feri dari Can Tho jika Anda ingin beristirahat, meskipun akan memakan waktu lebih lama). Perjalanannya datar dan lurus—pom bensin mudah ditemukan. Berhentilah sejenak untuk membeli camilan.
Siang–sore: Vung Tau
Vung Tau adalah kota pantai pekerja, bukan kawasan resor. Ada dua pantai utama: Back Beach (dekat mercusuar, berbatu, banyak keluarga lokal) dan Front Beach (pasir lebih luas, banyak motel). Parkirkan motor Anda dan berenanglah jika air sedang pasang; airnya hangat. Makan sianglah di restoran hidangan laut di Front Beach ("ca" [ikan] bakar, udang, 150.000–250.000 VND per orang).
Berjalanlah ke Patung Kristus Raja (Statue of Jesus Christ) di lereng bukit untuk melihat pemandangan ke arah Saigon. Jaraknya hanya 10 menit berjalan kaki atau perjalanan singkat dengan motor dari pantai. Tidak ada biaya masuk.
Bersantailah, atau tidur siang di atas pasir. Tidak ada keharusan untuk "melakukan" banyak hal di Vung Tau—tempat ini ada untuk sejenak menghentikan perjalanan dan menyegarkan pikiran Anda.
Sore menjelang malam: Kembali ke Saigon (100 km, ~2,5 jam)
Berkendaralah kembali di Highway 2, lalu bergabung ke Highway 1 menuju kota. Usahakan tiba pada pukul 7–8 malam (lalu lintas kota sangat semrawut setelah gelap). Kembalikan motor Anda ke tempat penyewaan, selesaikan urusan deposit, dan beristirahatlah.
Menyewa motor matik atau bebek 110cc seperti Honda Wave atau Yamaha Fino biayanya sekitar 80.000-150.000 VND per hari dari tempat penyewaan di District 1 atau di dekat De Tham Street. Siapkan deposit sebesar 2-4 juta VND tunai atau fotokopi paspor. Total biaya bensin untuk seluruh rute lingkar ini sekitar 100.000-150.000 VND, menjadikannya cara yang murah untuk menjelajahi tiga wilayah berbeda dalam 3 hari.
Cao Dai Holy See Temple adalah bangunan kolonial berwarna krem dan emas di pusat kota Tay Ninh, sekitar 100 km di barat laut Saigon di Highway 22. Tiket masuknya gratis. Sesi doa resmi berlangsung pada pukul 6 pagi, 12 siang, 6 sore, dan tengah malam, tetapi pengunjung dapat berjalan-jalan di area kuil dan melihat bagian dalamnya kapan saja sepanjang hari. Berpakaianlah yang sopan dengan bahu dan lutut tertutup. Luangkan waktu sekitar 45 menit untuk menjelajahi interiornya yang penuh ornamen, yang menampilkan patung-patung, dupa, dan motif mata yang melihat segalanya (all-seeing eye).
Berangkatlah lebih awal agar tiba di Tay Ninh pada pukul 10 pagi, yang berarti Anda harus berangkat dari Saigon paling lambat pukul 8 pagi. Perjalanan ke arah barat laut di Highway 22 menempuh jarak sekitar 100 km dan memakan waktu sekitar 2 jam dengan motor 110cc. Anda bisa beristirahat sejenak untuk sarapan com tam di Cu Chi, di mana terdapat warung-warung kecil di sepanjang jalan raya, dan mengisi bensin di stasiun Petrolimex sebelum memasuki kota Tay Ninh.
Total jarak tempuh motor: sekitar 480–500 km. Total biaya bensin: sekitar 120.000–180.000 VND tergantung efisiensi motor. Akomodasi: 500.000–800.000 VND untuk 2 malam (Tay Ninh atau menginap di tempat lain, ditambah Ben Tre). Makan: siapkan anggaran 150.000–250.000 VND/hari untuk makanan lokal. Waspadai hujan pada bulan Mei–Oktober; bawalah jas hujan ponco yang ringan. Bawa paspor atau Surat Izin Mengemudi Internasional Anda. Gunakan tabir surya—pantulan sinar matahari dari air dan sawah terasa lebih menyengat dari perkiraan.
Rute lingkar ini bisa ditangani oleh pengendara tingkat menengah. Jika Anda baru pertama kali mengendarai motor di Vietnam, pertimbangkan untuk mengikuti tur berpemandu terlebih dahulu; jika tidak, berkendaralah dengan santai dan hanya pada siang hari.