"Cao lau" adalah salah satu hidangan yang sangat identik dengan satu tempat, sehingga menyantapnya di tempat lain terasa seperti kesalahan kategori. Mi beras yang tebal dan sedikit kenyal, irisan daging babi bumbu lima rempah, segenggam kerupuk goreng renyah, dan rempah segar — ini adalah mangkuk yang hampir tidak membutuhkan kuah, hanya sedikit sari daging babi yang kaya rasa di bagian bawahnya. Cerita warga lokal mengatakan bahwa tekstur mi dan aroma samar abunya berasal dari air yang diambil dari sumur kuno Cham yang tersebar di sekitar kota tua, terutama sumur Ba Le di dekat jalan Nguyen Thi Minh Khai. Entah itu sains kuliner atau sekadar mitos, mi yang dibuat di sini benar-benar terasa berbeda jika diproduksi di tempat lain.

Berikut adalah tempat untuk benar-benar menikmatinya.

Phuong Cao Lau — Sang Tolok Ukur

Kebanyakan warga lokal yang tumbuh besar di Hoi An akan menyebut nama Phuong terlebih dahulu. Kedai ini beroperasi di sebuah rumah toko sempit di 26 Thai Phien, jalan samping yang jauh lebih tenang daripada jalur utama turis. Dia telah membuat cao lau selama puluhan tahun, dan daging babi di sini diiris tebal serta sangat harum — bumbu lima rempah dengan sedikit aroma bakaran dari panggangan. Kerupuknya dibuat sendiri, bukan kemasan, dan ini penting: teksturnya bertahan lebih lama tanpa menjadi lembek di dalam mangkuk.

Satu mangkuk dihargai 35.000–40.000 VND. Buka sekitar pukul 7 pagi hingga siang; biasanya habis terjual. Datanglah sebelum pukul 9 pagi jika Anda ingin mendapatkan tempat duduk.

Cao Lau Thanh — Persinggahan Pagi Warga Lokal

Di 26 Thai Phien (beberapa pintu dari tempat sebelumnya, di jalan yang sama), Thanh adalah kedai yang lebih kecil dengan bangku plastik yang meluber ke trotoar. Kurang fotogenik, namun lebih jujur. Rasio mi dan daging babinya sedikit lebih banyak mi, yang justru disukai oleh banyak penduduk lama Hoi An — daging babi hanyalah pelengkap, bukan bintang utamanya.

Siapkan dana 30.000–35.000 VND. Buka pukul 6:30 pagi hingga 11 siang. Hanya menerima uang tunai.

Cao Lau Ba Vy — Pilihan Menjelang Siang

Bagi siapa pun yang tidak bisa mengejar keramaian pagi, Ba Vy di 8 Nhi Trung tetap buka hingga sekitar pukul 1 siang. Kuahnya di sini sedikit lebih pekat warnanya dan lebih asin — beberapa orang menyukainya, beberapa menganggapnya terlalu berat. Kerupuknya terasa jauh lebih renyah daripada kebanyakan tempat, yang sangat cocok jika Anda makan dengan cepat. Tempat duduknya sempit namun teduh.

Harga: 35.000–45.000 VND tergantung ukuran porsi. Mangkuk yang lebih besar dengan tambahan daging babi tersedia jika Anda memintanya.

Foto udara menakjubkan dari sungai dan jalanan Hoi An yang diterangi lentera, menangkap suasana malam yang semarak.

Foto oleh Vietnam Hidden Light di Pexels

Cao Lau Khong Gian Xanh — Suasana dengan Harga Wajar

Tempat ini berada di dalam Kota Kuno dekat 587 Tran Phu, bertempat di rumah kayu yang telah dipugar dengan pencahayaan alami yang cukup baik. Kedai ini melayani campuran warga lokal dan turis, dan kualitasnya tetap terjaga — mi-nya kenyal dan rempahnya segar. Jangan berharap harga kaki lima yang sangat murah: satu mangkuk dihargai 50.000–65.000 VND, tetapi suasananya benar-benar nyaman jika Anda ingin duduk santai tanpa harus berdesakan.

Buka pukul 7 pagi hingga 9 malam, menjadikannya pilihan yang paling mudah diakses bagi pelancong dengan jadwal yang tidak menentu.

Kedai Pasar Pagi — Cho Hoi An

Pasar tertutup di Tran Quy Cap memiliki beberapa penjual cao lau yang berkumpul di dekat bagian makanan belakang. Kualitasnya bervariasi dari satu kedai ke kedai lain; carilah yang memiliki antrean paling panjang dari orang-orang yang mengenakan pakaian kerja, bukan kamera. Mi di sini cenderung sedikit lebih tipis daripada di kedai khusus, dan pilihan rempahnya melimpah — perilla, tauge, dan kangkung lokal yang terkadang ditambahkan sebagai pelengkap.

Harga di sini adalah yang termurah yang akan Anda temukan: 25.000–30.000 VND. Buka pukul 6 pagi hingga 11 siang. Bawa uang pecahan kecil.

Tampilan dekat pho Vietnam yang disajikan dengan rempah-rempah, menampilkan susunan makanan tradisional.

Foto oleh Pew Nguyen di Pexels

Apa yang Membuat Mangkuk Cao Lau Terasa Enak

Beberapa hal membedakan cao lau yang layak dengan yang biasa saja:

  • Tekstur mi: harus kenyal tapi tidak lengket. Jika terasa seperti spageti yang terlalu matang, berarti ada yang salah.
  • Kerupuk: harus dibuat sendiri dari adonan beras yang sama, bukan kerupuk goreng biasa. Ketuk salah satunya — seharusnya terdengar kosong dan renyah.
  • Daging babi: diiris cukup tipis untuk diambil dengan sumpit, namun dengan warna bumbu lima rempah yang terlihat di bagian luar. Daging babi yang pucat = kurang bumbu.
  • Kuah: hanya cukup untuk melembapkan mangkuk. Cao lau bukanlah sup. Mangkuk yang banjir kuah adalah tanda peringatan.

Hindari Tempat Ini

Deretan restoran di sepanjang Nguyen Thai Hoc dekat Jembatan Jepang terlihat nyaman dan dibangun untuk lalu lintas pejalan kaki. Beberapa di antaranya menyajikan cao lau, tetapi mangkuknya cenderung terlalu besar (untuk membenarkan harga yang lebih tinggi), mi-nya terkadang direndam terlalu lama, dan kerupuknya sering kali jenis kemasan. Dengan harga 80.000–120.000 VND per mangkuk di beberapa tempat, Anda membayar untuk lokasi, bukan mi-nya. Jika Anda melihat menu laminasi berbahasa Inggris dengan foto cao lau di samping foto "banh mi" dan lumpia, teruslah berjalan.

Catatan Praktis

Cao lau adalah hidangan pagi — sebagian besar tempat bagus tutup pada pukul 1 siang, dan yang terbaik sudah habis sebelum pukul 10 pagi. Siapkan anggaran 30.000–50.000 VND untuk satu mangkuk lezat di kedai lokal; harga di atas 65.000 VND harus disertai alasan yang jelas (suasana lebih baik, jam buka lebih lama). Biaya masuk Kota Kuno tidak berlaku jika Anda hanya berjalan kaki untuk makan di Thai Phien — jalan itu berada di luar zona tiket.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.