Apa itu Con Son
Con Son adalah pulau aluvial sempit — yang disebut "con" dalam istilah Delta Mekong — yang terletak di Sungai Hau, sekitar 7 km dari pusat Can Tho. Ini bukan pulau resor. Ini adalah komunitas yang terdiri dari sekitar 300 kepala keluarga yang hidup di antara kebun buah, kolam ikan, dan pohon kelapa, yang dihubungkan oleh satu jalur beton yang lebarnya hampir cukup untuk satu sepeda motor.
Pulau ini menarik perhatian setelah muncul di acara perjalanan TV Vietnam sekitar tahun 2016, dan sejak saat itu, pulau ini telah mengembangkan sirkuit pariwisata yang kecil namun autentik. Banyak keluarga membuka kebun mereka untuk mencicipi buah, membangun platform untuk memberi makan ikan di atas kolam mereka, dan mulai menyajikan makanan rumahan. Ini adalah pariwisata berbasis komunitas yang dilakukan tanpa jargon LSM — orang-orang hanya menyadari bahwa pengunjung mau membayar 30.000 VND untuk memetik lengkeng langsung dari pohonnya.
Mengapa wisatawan berkunjung
Con Son menarik karena lokasinya dekat dengan Can Tho tetapi terasa benar-benar terputus darinya. Tidak ada mobil, tidak ada kebisingan lalu lintas, tidak ada beton selain jalan setapak. Anda berjalan melalui kebun, memakan buah langsung dari dahan, melihat seseorang membuat "banh xeo" di dapur beratap jerami, dan memberi makan ikan patin di keramba apung. Ini bukan perjalanan petualangan. Ini adalah perjalanan yang lambat, tenang, dan sangat memuaskan untuk setengah hari.
Bagi fotografer, cahaya yang menyaring melalui kanopi pohon kelapa dan lengkeng di sepanjang jalan utama sangat indah di pagi hari. Bagi pecinta kuliner, makanan rumahan di sini — terutama ikan gabus bakar dan "ca tai tuong" (ikan gurame) — lebih enak daripada kebanyakan versi restoran di kota.
Waktu terbaik untuk berkunjung
Musim kemarau (Desember–April) adalah waktu yang paling nyaman. Jalan setapak tidak banjir, buah-buahan melimpah, dan kelembapan masih bisa ditoleransi. Juni hingga Agustus adalah musim lengkeng dan rambutan, yang berarti lebih banyak pilihan untuk mencicipi buah, tetapi juga hujan deras di sore hari yang membuat pulau menjadi berlumpur.
Hindari akhir pekan dan hari libur nasional Vietnam jika memungkinkan. Con Son itu kecil, dan ketika grup tur tiba secara bersamaan, jalan setapak yang sempit menjadi padat dan suasana damai pun hilang. Selasa atau Rabu pagi adalah waktu yang ideal.
Cara menuju ke sana
Dari pusat kota Can Tho (area Dermaga Ninh Kieu), Anda memiliki dua pilihan:
Dengan perahu
Pendekatan standar wisatawan. Perahu motor kecil berangkat dari Dermaga Ninh Kieu atau dari dermaga yang lebih kecil di dekat Cai Rang. Perjalanan memakan waktu sekitar 15–20 menit dan biayanya sekitar 50.000–80.000 VND per orang jika Anda bergabung dengan perahu bersama, atau 300.000–500.000 VND untuk menyewa satu perahu. Beberapa homestay mengatur penjemputan jika Anda memesan makan siang sebelumnya.
Dengan jalan darat + feri
Anda bisa mengendarai sepeda motor ke sisi distrik Phong Dien dan naik feri lokal kecil (5.000 VND, termasuk sepeda motor) menyeberang ke pulau. Kurang pemandangan tetapi lebih mandiri. Rute jalan darat sekitar 12 km dari pusat kota.
Jika Anda sudah mengunjungi pasar terapung Cai Rang di pagi hari, menggabungkannya dengan Con Son dalam perjalanan pulang sangat masuk akal secara geografis — banyak operator perahu menawarkan ini sebagai paket seharga sekitar 400.000–600.000 VND per orang.

Foto oleh Duy Nguyen di Pexels
Apa yang bisa dilakukan
Pulau ini memiliki sirkuit santai yang memakan waktu 2–3 jam dengan kecepatan lambat:
- Berjalan di jalur kebun. Jalan beton utama membentang di sepanjang pulau melalui kebun buah. Banyak keluarga telah membuka bagian kebun mereka — Anda membayar biaya kecil (20.000–50.000 VND) untuk masuk, mencicipi buah, dan berfoto.
- Memberi makan ikan. Beberapa rumah tangga memelihara kolam dengan ikan patin atau "ca loc" (ikan gabus). Anda berdiri di atas platform bambu dan melemparkan pelet makanan. Sangat menghibur melihat ratusan ikan berebut di permukaan.
- Menonton demonstrasi memasak. Beberapa rumah mendemonstrasikan pembuatan "banh xeo", produksi kertas nasi, atau pembuatan permen kelapa. Ini bersifat informal — bukan pertunjukan terjadwal.
- Waktu bersantai di tempat tidur gantung. Sejujurnya, berbaring di tempat tidur gantung di kebun seseorang sambil minum air kelapa segar adalah aktivitas yang sangat valid di sini.
Tempat makan
Kebanyakan pengunjung makan di salah satu restoran kebun yang dikelola keluarga di sepanjang jalan. Makanan disajikan ala keluarga — biasanya ikan bakar, "goi cuon" (lumpia segar), lumpia goreng, nasi putih, dan sup sayuran. Siapkan biaya 150.000–250.000 VND per orang untuk satu porsi lengkap.
Hidangan yang layak dipesan:
- Ca tai tuong nuong — ikan gurame yang dibakar di atas arang batok kelapa, disajikan dengan kertas nasi, rempah-rempah, dan saus celup. Hidangan khas Delta Mekong.
- Banh xeo yang dibuat sesuai pesanan dengan udang, daging babi, dan tauge. Adonan di sini menggunakan santan, memberikan rasa yang lebih kaya daripada versi Saigon.
- Piring buah segar — lengkeng, rambutan, manggis, nangka, atau apa pun yang sedang musim. Biasanya termasuk dalam paket makanan.
Tidak ada restoran internasional, tidak ada kafe dengan Wi-Fi. Bawa botol minum Anda sendiri; ada beberapa kedai minuman kecil tetapi tidak ada jaminan.
Tempat menginap
Con Son memiliki beberapa homestay — kamar kayu atau beton sederhana dengan kipas angin atau AC dasar, kelambu, dan kamar mandi bersama. Harga berkisar antara 200.000–400.000 VND per malam. Jangan berharap standar hotel; harapkan rumah keluarga dengan kamar cadangan.
Menginap semalam sangat berharga jika Anda ingin merasakan suasana pulau saat fajar sebelum perahu-perahu datang. Keheningan pada pukul 05.30 pagi, yang hanya dipecahkan oleh suara ayam jantan dan sungai, adalah fitur terbaik pulau ini.
Namun, kebanyakan wisatawan berkunjung sebagai perjalanan setengah hari dari Can Tho dan tidur di kota di mana pilihan akomodasi jauh lebih luas.

Foto oleh Quang Nguyen Vinh di Pexels
Tips praktis
- Hanya tunai. Tidak ada ATM di pulau. Bawa uang pecahan kecil (pecahan 10.000–50.000 VND) untuk kebun buah dan biaya perahu.
- Sepatu itu penting. Jalannya beton tetapi bagian dekat kebun bisa berlumpur, terutama di musim hujan. Sandal dengan cengkeraman lebih baik daripada sandal jepit.
- Tabir surya dan topi. Teduh terbatas di perahu dan beberapa bagian jalan yang terbuka.
- Obat nyamuk di sore dan malam hari, terutama di dekat kolam ikan.
- Pelajari dua frasa: "Bao nhieu?" (berapa harganya?) dan "Ngon qua" (enak sekali). Orang-orang menghargai usaha sekecil apa pun.
Kesalahan umum
- Tiba setelah pukul 11 siang. Menjelang siang, grup tur pagi sudah lewat dan beberapa pemilik kebun mulai tutup. Tiba sebelum pukul 9 pagi untuk pengalaman terbaik.
- Memesan paket tur mahal. Anda tidak memerlukan tur berpemandu di sini. Pulau ini hanya memiliki satu jalan. Anda tidak akan tersesat. Atur perahu secara mandiri dan hemat 40–50%.
- Berharap aktivitas seharian penuh. Con Son adalah kunjungan 2–4 jam. Padukan dengan pasar terapung Cai Rang atau pasar Phong Dien untuk pagi hari yang lengkap.
- Melewatkan makan. Makanan rumahan benar-benar menjadi daya tarik utama. Jangan hanya berjalan lewat — duduklah dan makan.
Catatan akhir
Con Son bukanlah destinasi yang terlihat spektakuler di foto atau mengisi grid Instagram. Ini adalah tempat di mana Anda makan dengan enak, berjalan perlahan, dan mengingat bahwa sebagian besar Vietnam masih berjalan dengan pohon buah-buahan, kolam ikan, dan dapur keluarga. Luangkan setengah hari, bawa uang tunai, dan datanglah lebih awal.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.












