Apa itu Den Thuong
Den Thuong (secara harfiah berarti "Kuil Atas") adalah tempat pemujaan di lereng bukit di kota Lao Cai yang didedikasikan untuk Tran Hung Dao, jenderal abad ke-13 yang dikenal karena berhasil memukul mundur invasi Mongol. Kompleks kuil ini terletak sekitar 800 meter di atas permukaan laut di punggung bukit berhutan yang menghadap ke lembah Sungai Merah dan perbatasan Tiongkok di bawahnya. Kuil ini tidak besar — Anda bisa mengelilingi seluruh area dalam 30 menit — tetapi suasananya sangat kental: pohon beringin tua, asap dupa yang mengepul melalui atap genteng, dan pemandangan yang membentang ke seluruh lembah pada pagi hari yang cerah.
Struktur saat ini dibangun kembali pada tahun 1990-an setelah kerusakan akibat perang, meskipun situs ini telah menjadi tempat pemujaan setidaknya sejak abad ke-18. Bagi kebanyakan wisatawan, tempat ini berfungsi sebagai perhentian budaya yang tenang sebelum atau sesudah perjalanan Sapa di Vietnam utara.
Mengapa wisatawan datang ke sini
Jujur saja, ada tiga alasan:
-
Pemandangannya. Pada hari yang cerah, Anda mendapatkan panorama luas kota Lao Cai, sungai, dan pegunungan di baliknya. Ini adalah salah satu dari sedikit titik pandang tinggi yang dapat diakses tanpa harus mengendarai sepeda motor ke perbukitan.
-
Suasananya. Den Thuong menarik pengunjung lokal, bukan bus wisata. Anda akan mencium aroma dupa, mendengar lantunan doa pada hari-hari festival, dan melihat para nenek memberikan persembahan berupa buah-buahan dan "xoi" (nasi ketan). Tempat ini terasa hidup, bukan sekadar museum.
-
Kenyamanan. Jika Anda sedang melewati Lao Cai — transit dari kereta malam ke bus menuju Sapa — kuil ini hanya berjarak 10 menit perjalanan taksi dari stasiun. Ini adalah cara yang bermanfaat untuk mengisi waktu satu jam.
Waktu terbaik untuk berkunjung
Kuil ini buka sepanjang tahun, tetapi waktu kunjungan sangat penting:
- Pagi hari (06:30–08:00) memberikan cahaya terbaik untuk berfoto dan pengunjung yang lebih sedikit. Kabut sering menyelimuti lembah pada jam ini antara bulan Oktober hingga Maret.
- Festival Hung Kings (hari ke-10 bulan ketiga kalender lunar, biasanya bulan April) menghadirkan upacara dan pertunjukan tradisional. Kuil akan ramai, tetapi suasananya sangat meriah — ada genderang, prosesi, dan segalanya.
- Tet (Tahun Baru Imlek) akan sangat ramai oleh penduduk lokal dalam tiga hari pertama tahun baru lunar. Bersiaplah untuk antrean di tangga batu.
- Musim hujan (Juni–Agustus) membuat tangga batu menjadi licin. Kenakan sepatu dengan cengkeraman yang baik.
Cuaca di Lao Cai lebih sejuk daripada dataran rendah Vietnam. Bahkan di musim panas, suhu pagi hari di kuil berkisar antara 22–25°C. Pada bulan Desember dan Januari, suhu bisa turun hingga 8–12°C — bawalah pakaian hangat.
Cara menuju ke sana
Dari stasiun kereta Lao Cai
Kuil ini berjarak sekitar 3 km dari stasiun. Taksi (Grab atau lokal) memakan biaya 30.000–50.000 VND. Jika Anda membawa tas ransel, titipkan di hotel atau tempat penitipan bagasi stasiun (10.000 VND/tas) sebelum naik.
Dari Sapa
Sapa berjarak 35 km ke arah barat daya. Bus dan minivan beroperasi setiap jam (70.000–100.000 VND, 45 menit). Turunlah di terminal bus Lao Cai, lalu gunakan xe om atau taksi ke Den Thuong. Total waktu dari pusat kota Sapa: sekitar satu jam.
Dari Hanoi
Kereta malam (SP3 atau SP1) dari Hanoi ke Lao Cai memakan waktu sekitar 8 jam, tiba sekitar pukul 05:30–06:00 pagi. Waktu yang tepat untuk kunjungan kuil pagi hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Sapa. Sebagai alternatif, jalan tol Hanoi–Lao Cai mempersingkat waktu tempuh menjadi sekitar 3,5 jam jika Anda menggunakan mobil pribadi.

Foto oleh Kirandeep Singh Walia di Pexels
Apa yang bisa dilakukan
- Mendaki tangga utama. Sekitar 200 anak tangga batu berkelok melewati pepohonan. Berjalanlah perlahan — tangganya lebih curam dari yang terlihat.
- Mengunjungi aula utama. Altar Tran Hung Dao terletak di tengah. Anda bisa membeli paket dupa (5.000 VND) di pintu masuk jika ingin memberikan persembahan.
- Menyusuri jalan setapak belakang. Di belakang kuil utama, terdapat jalur pendek yang melintasi hutan menuju tempat pemujaan sekunder. Lebih tenang, lebih teduh, dan cocok untuk beristirahat sejenak.
- Melihat kaligrafi. Beberapa prasasti batu di dekat pintu masuk berisi tulisan sejarah. Bahkan jika Anda tidak bisa membaca aksara Han-Nom, ukiran batunya layak untuk dilihat.
- Fotografi. Sudut terbaik adalah dari teras atas yang menghadap ke arah kota, atau dari tengah tangga saat mendaki dengan latar depan asap dupa.
Tempat makan
Den Thuong sendiri tidak memiliki restoran, tetapi kota Lao Cai memiliki pilihan yang bagus dalam jarak 2 km:
- Kedai Pho di sepanjang jalan Nguyen Hue — harga semangkuk sekitar 35.000–50.000 VND. Kuah di sini biasanya bergaya utara: bening, terasa kaldu sapinya, dan lebih sedikit rempah dibandingkan pho selatan.
- "Thang co" (sup daging kuda) adalah kuliner khas regional dari etnis minoritas dataran tinggi Lao Cai. Cobalah di area pasar Coc Leu — sekitar 80.000 VND per porsi. Mungkin tidak cocok untuk semua orang, tetapi rasanya otentik.
- Penjual Banh cuon di dekat pasar pusat menyajikan gulungan nasi tipis dengan isian daging babi dan jamur, seharga 25.000–40.000 VND.
- Untuk kopi Vietnam, kafe-kafe di sepanjang jalan Hoang Lien menyajikan "ca phe sua da" yang enak seharga 20.000–30.000 VND.
Tempat menginap
Kebanyakan wisatawan tidur di Sapa daripada di kota Lao Cai, tetapi jika kereta Anda tiba larut malam atau Anda ingin kunjungan kuil lebih awal:
- Hemat: penginapan di dekat stasiun kereta berkisar 200.000–350.000 VND/malam. Sederhana namun cukup bersih untuk satu malam.
- Menengah: Sapaly Hotel atau Lao Cai Star Hotel menawarkan kamar sekitar 500.000–800.000 VND dengan sarapan dan Wi-Fi yang layak.
- Lewati kemewahan di sini — simpan anggaran itu untuk homestay atau penginapan di Sapa dengan pemandangan lembah.

Foto oleh Minh Lê di Pexels
Tips praktis
- Berpakaian sopan. Tutupi bahu dan lutut. Ini adalah tempat ibadah yang aktif, bukan sekadar situs wisata.
- Bawa uang tunai. Tidak ada ATM di kuil. Mesin ATM terdekat ada di kota dekat pasar.
- Anggaran waktu: 45 menit hingga 1,5 jam sudah cukup kecuali Anda datang saat festival.
- Gabungkan dengan berjalan-jalan di pasar Coc Leu (pasar perdagangan perbatasan lama) jika Anda memiliki waktu luang di pagi hari di Lao Cai.
Kesalahan umum
- Melewatkannya sama sekali. Kebanyakan wisatawan langsung melewati Lao Cai tanpa berhenti. Jika bus Sapa Anda masih satu jam lagi, Den Thuong jauh lebih baik daripada duduk di ruang tunggu.
- Mengenakan sandal di tangga. Batu menjadi licin, terutama setelah hujan. Sepatu kets atau sepatu gunung jauh lebih aman.
- Berkunjung di tengah hari. Matahari bersinar langsung ke tangga antara pukul 11:00 hingga 14:00. Tidak ada tempat teduh, tidak ada angin. Datanglah lebih awal atau lebih sore.
- Mengharapkan kompleks yang megah. Ini bukan Bai Dinh atau Temple of Literature dalam hal skala. Ini adalah kuil lokal dengan energi lokal — sesuaikan ekspektasi Anda.
Catatan akhir
Den Thuong mungkin bukan sorotan utama perjalanan Vietnam utara — itu mungkin teras sawah Sapa atau jalur pegunungan Ha Giang. Namun, ini adalah perhentian yang menenangkan: tempat nyata di mana orang-orang sungguhan beribadah, dengan pemandangan yang mengingatkan Anda bahwa Lao Cai lebih dari sekadar titik transit. Layak untuk dikunjungi selama satu jam.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.












