Delta Mekong memiliki pendapat yang kuat tentang sup mi. "Hu tieu" — jawaban wilayah ini untuk pho — terbagi menjadi dialek lokal yang berbeda tergantung kota mana yang mengklaimnya, dan versi My Tho adalah salah satu yang paling sering diperdebatkan. Di Can Tho, versi tersebut mendapatkan reinterpretasi selatan yang halus dan layak untuk dicicipi secara berdampingan.
Apa yang Membuat Hu Tieu My Tho Berbeda
Gaya My Tho dimulai dengan kaldu tulang babi yang direbus perlahan dalam waktu lama — terkadang enam hingga delapan jam — dengan tambahan cumi kering dan kulit udang ke dalam panci. Hasilnya lebih jernih daripada hu tieu gaya Saigon dan terasa lebih manis, tanpa sentuhan rasa fermentasi yang tajam seperti yang Anda temukan pada versi Phnom Penh yang masuk melalui pengaruh Khmer lebih jauh ke selatan dan barat dekat Ha Tien.
Mienya juga penting. Hu tieu My Tho secara tradisional menggunakan mi beras kering yang tipis dan sedikit kenyal yang terbuat dari beras putih yang ditanam di provinsi Tien Giang. Di Can Tho, para penjual mendapatkan mi serupa dari wilayah setempat, dan teksturnya sangat cocok baik untuk sajian berkuah (nuoc) maupun kering (kho).
Satu mangkuk standar dilengkapi dengan irisan daging babi, beberapa udang, satu atau dua telur puyuh, dan terkadang hati babi jika penjualnya mempertahankan cara tradisional. Tauge segar, irisan jeruk nipis, daun bawang, dan bawang goreng diletakkan di atas atau di samping mangkuk. Anda menambahkannya sendiri. Tidak ada yang akan memburu-buru Anda.
Bagaimana Perbandingannya dengan Versi Can Tho
Can Tho bukanlah My Tho. Jaraknya sekitar 75 km melalui jalan darat, dan kaldunya menunjukkan perbedaan tersebut. Penjual di Can Tho cenderung membuat rasa manisnya sedikit lebih menonjol — kemungkinan dari tambahan gula batu — dan porsi udangnya sering kali lebih melimpah, mencerminkan akses Delta terhadap udang sungai segar. Hu tieu gaya Phnom Penh, yang juga banyak ditemukan di Saigon, memiliki kuah yang lebih kental dan menggunakan dasar yang lebih gelap dan kompleks, termasuk lobak asin dan terkadang jeroan babi. Gaya My Tho, baik dimakan di My Tho sendiri maupun di Can Tho, tetap terasa lebih bersih dan ringan sebagai perbandingan.
Jika Anda pernah menyantap pho di Hanoi dan menganggap semua sup mi Vietnam mengikuti logika yang sama — mendalam, berlapis, dan kaya rempah — hu tieu My Tho di Can Tho akan mengatur ulang ekspektasi Anda. Ini adalah mangkuk yang lebih tenang. Rasa manisnya menjadi latar belakang, bukan yang utama.

Foto oleh Duy Nguyen di Pexels
Tempat Menikmatinya di Can Tho
Hu Tieu Co Ut — Jalan Nguyen An Ninh
Ini adalah tipe tempat yang tidak memiliki papan nama yang mencolok, tetapi antrean sudah terbentuk pada pukul 6:30 pagi. Co Ut (nama panggilan penjual, yang berarti "Bibi Termuda") telah menjalankan kedai ini di Jalan Nguyen An Ninh, dekat persimpangan dengan Tran Phu, selama lebih dari dua dekade. Satu mangkuk harganya 35.000–45.000 VND tergantung pada toppingnya. Dia tutup saat kaldunya habis, yang biasanya terjadi sebelum pukul 10:00 pagi. Datanglah lebih awal atau cari tempat lain.
Kaldunya di sini adalah gaya My Tho yang otentik — jernih, manis ringan, dengan kedalaman rasa makanan laut kering yang samar namun terasa. Telur puyuhnya selalu dimasak matang sempurna, yang merupakan pilihan tepat.
Kedai di Pasar Terapung — Cai Rang
Pasar terapung Cai Rang di Can Tho, sekitar 6 km dari pusat kota, benar-benar aktif sebagai pasar grosir mulai sekitar pukul 5:00 pagi — bukan sekadar atraksi wisata. Beberapa perahu kecil berlabuh di pinggiran untuk menjual sarapan kepada para pedagang, dan hu tieu adalah salah satu pilihannya. Menyantap semangkuk mi sambil duduk di perahu kayu sempit di kanal, menyaksikan transaksi durian dan buah naga grosir lima belas meter jauhnya, adalah pengalaman yang tidak perlu dilebih-lebihkan.
Hu tieu di atas air harganya sekitar 30.000–40.000 VND dan lebih sederhana — biasanya hanya daging babi dan tauge, tanpa telur puyuh — tetapi kaldunya mantap dan suasananya adalah daya tarik utamanya. Sampailah di sana sebelum pukul 5:30 pagi jika Anda ingin melihat pasar sekaligus menikmati mi. Naik xe om atau Grab ke kanal memakan waktu sekitar 20 menit dari pusat kota.
Hu Tieu Kho di Pasar Malam Phan Dinh Phung
Untuk versi kering, kedai-kedai di sepanjang Jalan Phan Dinh Phung pada malam hari menyajikan hu tieu kho — mi dan topping yang sama, tanpa kuah, dibumbui dengan sedikit lemak babi, kecap ikan, dan cabai. Semangkuk kecil kaldu disajikan terpisah untuk dicelupkan. Rasanya lebih mirip salad mi daripada sup. Harganya di sini 30.000–40.000 VND dan kedai-kedai buka dari sekitar pukul 17:00 hingga larut malam.

Foto oleh FOX ^.ᆽ.^= ∫ di Pexels
Catatan Praktis
Hu tieu My Tho adalah hidangan pagi di Can Tho — sebagian besar penjual khusus sudah tutup pada siang hari. Pilihan pasar terapung memerlukan alarm pagi dan menyewa perahu atau berjalan kaki di tepi sungai menuju Cai Rang. Bawalah uang tunai dalam pecahan kecil; tidak ada yang memiliki uang kembalian untuk lembaran 500.000 VND pada pukul 6:00 pagi.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.








