Thap Tuong Long terletak di lereng bukit di Do Son, distrik pesisir di Hai Phong yang biasanya hanya dikaitkan oleh sebagian besar pengunjung dengan pantai dan liburan akhir pekan. Menara ini merupakan rekonstruksi yang relatif baru dari struktur era Dinasti Ly, tetapi situs itu sendiri memiliki nilai sejarah yang nyata — dan di hari yang cerah, panorama dari puncak bukit sangat sepadan dengan perjalanan ke sana.
Apa itu Thap Tuong Long dan mengapa tempat ini penting
Menara Tuong Long yang asli dibangun pada masa Dinasti Ly, sekitar abad ke-11, sebagai bagian dari jaringan struktur Buddha di sepanjang pantai utara Vietnam. Seperti banyak situs bersejarah di utara, menara ini hancur selama berabad-abad akibat perang dan kelalaian. Bangunan yang berdiri saat ini adalah rekonstruksi modern yang selesai pada tahun 2017, dibangun di atas situs fondasi asli di gunung Ngoc Son di Do Son.
Menara ini menjulang setinggi sembilan lantai — sekitar 42 meter — dan mengikuti arsitektur Buddha tradisional Vietnam. Di dalamnya, setiap lantai menyimpan patung Buddha dan ukiran yang merujuk pada seni Dinasti Ly. Kompleks di sekitar menara mencakup halaman pagoda, paviliun lonceng, dan gerbang upacara. Tempat ini memang tidak sekuno, misalnya, Benteng Kerajaan Thang Long di Hanoi. Namun, lokasinya terverifikasi secara historis, pengerjaannya digarap dengan serius, dan letaknya di puncak bukit yang menghadap ke Laut Timur memberikan aura megah yang jarang dimiliki oleh sebagian besar bangunan kuil modern.
Catatan untuk perencanaan perjalanan: menyusul penggabungan administratif baru-baru ini, bekas provinsi Hai Duong sekarang menjadi bagian dari wilayah Hai Phong yang lebih besar. Thap Tuong Long tetap berada di area Do Son, yang sejak dulu merupakan bagian dari Hai Phong — jadi perubahan ini tidak memengaruhi cara Anda menuju ke sana.
Mengapa wisatawan berkunjung ke sini
Sebagian besar wisatawan asing yang berkunjung ke Hai Phong melewatkan Do Son sepenuhnya dan langsung menuju pulau Cat Ba. Hal itu wajar saja — Cat Ba memang luar biasa. Namun, jika Anda memiliki waktu luang setengah hari, Thap Tuong Long menawarkan sesuatu yang berbeda dari rute kuil biasa di Vietnam utara. Puncak bukitnya lebih tenang dibandingkan situs serupa di sekitar Hanoi, ketinggian menaranya menyuguhkan pemandangan pesisir yang nyata alih-alih sekadar pemandangan halaman kuil dan asap dupa biasa, dan semenanjung Do Son di sekitarnya memiliki daya tarik tersendiri yang santai.
Pengunjung asal Vietnam datang ke sini untuk berziarah, terutama selama festival Imlek. Bagi pengunjung lainnya, tempat ini adalah situs yang bersih dan terawat dengan ketinggian yang nyata — sesuatu yang cukup istimewa di wilayah dataran rendah Delta Sungai Merah yang datar.
Waktu terbaik untuk berkunjung
Bulan September hingga November adalah waktu yang ideal. Udara panas musim panas sudah mereda, langit cenderung lebih cerah dibandingkan selama bulan-bulan basah dari Juni hingga Agustus, dan Anda terhindar dari cuaca mendung dan gerimis dari Desember hingga Februari. Hari kerja terasa jauh lebih sepi dibandingkan akhir pekan sepanjang tahun.
Jika Anda berkunjung selama Tet atau hari raya Imlek besar lainnya, bersiaplah menghadapi kerumunan besar peziarah Vietnam. Suasananya akan sangat meriah, tetapi tangga menuju menara akan sangat padat.

Foto oleh ㅤ quang vinh ㅤ di Pexels
Cara menuju ke sana dari Hanoi
Hai Phong adalah titik transit yang paling logis. Dari Hanoi, Anda memiliki dua pilihan utama:
- Bus: Keberangkatan sering tersedia dari terminal bus My Dinh atau Giap Bat. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam melalui jalan tol. Harga tiket berkisar antara 90.000–120.000 VND tergantung operatornya. Hoang Long dan Phia Bac adalah pilihan yang tepercaya.
- Kereta Api: Dari stasiun Hanoi ke stasiun Hai Phong, memakan waktu sekitar 2,5 jam. Tiket mulai dari sekitar 75.000 VND untuk kursi biasa (hard seat). Kereta api memang lebih lambat tetapi lebih nyaman dan akan menurunkan Anda lebih dekat ke pusat kota.
Dari pusat kota Hai Phong ke Do Son berjarak sekitar 20 km ke arah tenggara. Tarif mobil Grab berkisar antara 150.000–200.000 VND sekali jalan. Bus lokal (rute 01) beroperasi ke Do Son dengan tarif sekitar 10.000 VND tetapi membutuhkan waktu lebih lama dan akan menurunkan Anda di terminal bus Do Son, di mana Anda masih harus naik xe om atau taksi jarak dekat untuk sampai ke kompleks menara.
Total waktu perjalanan dari pusat kota Hanoi: perkirakan sekitar 3–3,5 jam.
Aktivitas yang bisa dilakukan di lokasi
Menaiki menara
Tangga di bagian dalam menara berputar naik hingga ke sembilan lantai. Setiap lantai memiliki balkon kecil atau celah jendela. Pemandangannya menjadi jauh lebih indah setelah melewati lantai lima — lantai teratas menyuguhkan pemandangan 360 derajat ke garis pantai Do Son, pelabuhan, dan pada hari yang cerah, siluet pulau Cat Ba di kejauhan. Alokasikan waktu sekitar 30–40 menit untuk pendakian santai sambil sesekali berhenti.
Berkeliling kompleks pagoda
Area di sekitar dasar menara mencakup ruang ibadah utama, taman, dan ukiran batu. Paviliun lonceng juga menarik untuk dikunjungi sejenak. Seluruh kompleks ini terawat dengan baik dan relatif ringkas — Anda bisa menjelajahi semuanya dalam waktu 20 menit.
Menyusuri jalur bukit
Bukit Ngoc Son memiliki beberapa jalur setapak yang memutari hutan pinus dan cemara di sekitar kompleks menara. Jalurnya tidak terlalu berat, melainkan jalan santai yang menyenangkan dengan pemandangan laut di beberapa titik. Sangat cocok untuk meregangkan kaki setelah perjalanan berkendara dari Hai Phong.
Mengunjungi pantai Do Son setelahnya
Pantai-pantai di Do Son memang bukan yang terbaik di Vietnam, tetapi Zona Pantai 2 (Khu 2) cukup lumayan untuk berenang santai atau menikmati makan siang hidangan laut dengan kaki menyentuh pasir pantai. Jaraknya sekitar 3 km dari menara.
Menikmati matahari terbenam dari puncak bukit
Jika waktunya pas, pemandangan ke arah barat dari kompleks menara saat senja benar-benar indah. Cahaya sore di atas muara dan siluet perahu nelayan membuat Anda betah berlama-lama di sini.
Tempat makan di sekitar
Do Son terkenal dengan hidangan lautnya, bukan kuliner mewah. Kunjungilah deretan restoran di sepanjang jalan tepi pantai untuk menikmati kepiting segar, udang ronggeng, dan kerang bakar — bersiaplah membayar sekitar 200.000–400.000 VND per orang untuk hidangan lengkap.
Untuk kuliner khas Hai Phong, carilah "banh da cua" — sup mi kepiting yang dibuat dengan mi beras lebar berwarna merah kecokelatan yang merupakan hidangan khas kota ini. Anda akan menemukan porsi yang lebih lezat di pusat kota Hai Phong daripada di Do Son, jadi simpan kuliner ini untuk perjalanan pulang nanti. Seporsi mi ini dihargai sekitar 35.000–50.000 VND.
Jika Anda melewati pusat kota Hai Phong, kota ini juga menyajikan "banh mi" yang lezat — gaya lokal menggunakan roti yang sedikit berbeda dengan isian pate yang melimpah. Kedai-kedai di dekat danau Tam Bac adalah pilihan yang tepercaya.

Foto oleh Hugo Heimendinger di Pexels
Tempat menginap
Sebagian besar wisatawan memilih untuk menginap di pusat kota Hai Phong dan mengunjungi Thap Tuong Long sebagai perjalanan setengah hari. Hotel murah di Hai Phong bertarif sekitar 300.000–500.000 VND per malam; pilihan kelas menengah berkisar antara 700.000–1.200.000 VND.
Jika Anda ingin menginap di Do Son, terdapat hotel dan resor tepi pantai dengan harga mulai dari 400.000 VND untuk kamar standar hingga lebih dari 2.000.000 VND untuk properti yang lebih bagus. Do Son cenderung sepi pada hari kerja dan ramai pada akhir pekan — pesanlah jauh-jauh hari jika Anda datang pada hari Sabtu.
Tips praktis
- Berpakaianlah dengan sopan saat berada di menara dan pagoda. Pastikan bahu dan lutut Anda tertutup. Ini adalah tempat ibadah yang aktif.
- Bawa air minum. Pendakiannya tidak terlalu ekstrem, tetapi tidak ada penjual minuman di dalam menara.
- Tiket masuk gratis per awal tahun 2025, meskipun terdapat kotak donasi.
- Lepas sepatu saat memasuki ruang ibadah di kompleks dasar, tetapi tidak perlu melepasnya di dalam menara.
- Padukan dengan perjalanan ke Cat Ba jika Anda memiliki waktu seharian penuh — terminal feri Got berjarak sekitar 25 km dari Do Son.
Kesalahan umum yang harus dihindari
Jangan datang dengan ekspektasi melihat monumen kuno yang masih asli — ini adalah bangunan rekonstruksi, dan jika Anda datang dengan pemikiran sebaliknya, Anda akan kecewa. Nikmatilah tempat ini apa adanya: sebuah bangunan modern yang digarap dengan baik di situs bersejarah yang penting dengan pemandangan yang luar biasa.
Jangan berkunjung hanya pada akhir pekan sore hari — area parkir akan penuh dan tangga menara akan macet karena rombongan tur besar. Kunjungan di pagi hari atau hari kerja menawarkan pengalaman yang sama sekali berbeda.
Jangan lewatkan pusat kota Hai Phong begitu saja. Jalan-jalan tua di kawasan French Quarter dekat gedung opera, semangkuk banh da cua, dan secangkir kopi Vietnam sore hari di salah satu kafe ruko tua membuat kota ini sangat layak untuk dijelajahi selama beberapa jam.
Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.











