Apa Sebenarnya Trang Co Bu Lach Itu

Trang Co Bu Lach adalah dataran tinggi padang rumput berbukit yang berada di ketinggian sekitar 700-750 meter di bekas distrik Bu Dang, yang dulunya merupakan provinsi Binh Phuoc, kini menjadi bagian dari provinsi Dong Nai yang diperluas setelah penggabungan wilayah administratif Vietnam (베트남 / 越南 / ベトナム) pada tahun 2025. Namanya secara kasar diterjemahkan menjadi "padang rumput Bu Lach" — dan memang itulah yang akan Anda dapatkan: sekitar 2.000 hektar sabana terbuka yang disapu angin, yang sama sekali tidak terlihat seperti hutan lebat atau sawah yang sering dikaitkan orang dengan Vietnam selatan.

Lanskapnya terkadang disamakan dengan Dataran Tinggi Tengah (중부 고원 / 中部高原 / 中部高原) di sekitar Da Lat, tetapi lebih datar dan lebih liar. Pohon-pohon pinus menghiasi tepiannya, gundukan sarang rayap menyelingi rerumputan, dan pada musim yang tepat, seluruh area ini berubah menjadi warna hijau yang sangat cerah. Daerah ini telah digunakan sebagai lahan penggembalaan oleh masyarakat setempat selama beberapa generasi, dan sapi-sapi masih berkeliaran bebas di sebagian besar wilayahnya.

Mengapa Wisatawan Pergi ke Sana

Orang-orang datang ke sini untuk mencari ruang terbuka. Vietnam Selatan sangat padat — Saigon membentang luas, wilayah Mekong padat dengan pemukiman, dan bahkan kota-kota pantai pun sesak. Trang Co Bu Lach adalah kebalikannya. Anda bisa berdiri di tengah padang rumput dan tidak melihat apa-apa selain hamparan hijau yang berbukit dan langit di segala arah. Tempat ini menjadi populer di kalangan fotografer, kelompok berkemah, dan pengendara sepeda motor yang berkendara dari Saigon untuk menghabiskan akhir pekan.

Tidak ada biaya masuk, tidak ada loket tiket, tidak ada anjungan pandang yang dibatasi tali. Ini hanyalah lahan terbuka. Keasrian itulah yang menjadi daya tariknya — dan juga alasan mengapa Anda perlu membuat sedikit perencanaan sebelum datang.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Padang rumput ini memiliki dua wajah berbeda tergantung pada musimnya:

  • Oktober hingga Desember adalah waktu yang paling ideal. Musim hujan mulai mereda, rerumputan tumbuh tinggi dan hijau, serta cahaya di sore hari mengubah seluruh dataran tinggi menjadi keemasan. Suhu berkisar sekitar 22-26°C, sangat nyaman untuk berjalan-jalan dan berkemah.
  • Januari hingga Maret lebih kering. Rerumputan berubah warna menjadi kuning kecokelatan, yang memiliki keindahan tersendiri — bayangkan nuansa sabana Afrika. Kurang fotogenik untuk foto lanskap hijau, tetapi bagus untuk berkemah karena jarang turun hujan.
  • April hingga Juni cuaca menjadi panas dan rerumputan menjadi pendek akibat pembakaran musim kemarau. Lewati bulan-bulan ini kecuali Anda benar-benar mencari kesunyian yang sepi.
  • Juli hingga September membawa hujan lebat. Jalan masuk bisa menjadi berlumpur dan licin, terutama beberapa kilometer terakhir yang berupa jalan tanah.

Cara Menuju ke Sana

Padang rumput ini berjarak sekitar 180 km di utara Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン) — sekitar 4 hingga 4,5 jam dengan sepeda motor atau mobil, tergantung pada kondisi lalu lintas saat keluar dari kota.

Dari Saigon

Dengan sepeda motor: Ambil jalan raya DT741 ke utara melewati Binh Duong dan masuk ke bekas wilayah Binh Phuoc. Dari kota Dong Xoai, lanjutkan perjalanan ke utara di DT741 menuju Bu Dang, lalu ikuti rambu-rambu lokal menuju Bu Lach. Sekitar 5-7 km terakhir adalah jalan tanah merah — bisa dilalui dengan motor semi-otomatis (bebek) tetapi lebih mudah dengan motor manual. Total biaya bahan bakar sekitar 150.000-200.000 VND untuk perjalanan pulang pergi dengan motor 125cc.

Dengan mobil: Rutenya sama, tetapi bagian jalan tanah terakhir bisa jadi sulit dilalui oleh sedan dengan ground clearance rendah setelah hujan. SUV atau crossover bisa melaluinya dengan baik. Tidak ada bus umum yang langsung menuju padang rumput — Anda harus pergi ke Dong Xoai (bus dari terminal bus Mien Dong di Saigon, sekitar 120.000-150.000 VND, 3 jam) lalu menyewa "xe om" (ojek) lokal untuk sisa jarak 50 km, yang akan memakan biaya sekitar 200.000-300.000 VND untuk sekali jalan.

Tur terorganisir dari Saigon memang ada tetapi jarang. Sebagian besar pengunjung memilih mengemudi sendiri.

Jelajahi petualangan berkemah di alam terbuka dengan pemandangan pegunungan dan cakrawala kota yang menakjubkan saat matahari terbenam.

Foto oleh Quang Nguyen Vinh di Pexels

Hal yang Bisa Dilakukan

Berjalan di Dataran Tinggi Saat Golden Hour

Padang rumput ini paling baik dinikmati dengan berjalan kaki pada satu jam sebelum matahari terbenam. Cahaya matahari menyapu gundukan sarang rayap dan pepohonan pinus, diiringi hembusan angin yang mulai kencang. Berjalanlah menuju dataran yang lebih tinggi di sisi timur untuk mendapatkan pemandangan yang lebih luas. Luangkan waktu setidaknya 45 menit untuk berkeliling.

Berkemah Semalaman

Ini adalah alasan utama rombongan akhir pekan datang dari Saigon. Tidak ada area perkemahan resmi — Anda bisa mendirikan tenda di mana saja yang terlihat bagus. Tanah datar sangat mudah ditemukan. Bawalah semua yang Anda butuhkan: tenda, kantong tidur (suhu malam hari bisa turun hingga 18°C), air, makanan, dan senter kepala. Dilarang menyalakan api unggun di atas padang rumput — gunakan kompor portabel dan jauhkan dari rumput kering.

Berkendara di Jalur Tanah

Jaringan jalan tanah merah laterit di sekitar padang rumput benar-benar menyenangkan untuk dilalui dengan sepeda motor. Jalanan ini berkelok-kelok melewati perkebunan jambu mete dan pemukiman kecil etnis minoritas S'tieng. Jangan terburu-buru — jalanan ini gembur saat cuaca kering dan licin saat basah.

Mengunjungi Perkebunan Jambu Mete dan Kopi di Sekitarnya

Bekas wilayah Binh Phuoc adalah salah satu daerah penghasil jambu mete terbesar di Vietnam. Anda akan melewati perkebunan jambu mete sepanjang beberapa kilometer di perjalanan masuk. Beberapa keluarga setempat menjual kacang mete panggang segar di pinggir jalan seharga 80.000-120.000 VND per kilogram — jauh lebih murah daripada harga di Saigon. Perkebunan kopi Vietnam juga mulai terlihat di dataran yang lebih tinggi.

Memotret Kawanan Sapi

Para penggembala lokal membawa sapi-sapi mereka ke padang rumput hampir setiap pagi. Pemandangan sapi yang merumput di dataran tinggi terbuka dengan kabut yang masih menggantung rendah adalah foto khas dari tempat ini. Pastikan Anda sudah berada di sana sebelum pukul 07:00 pagi.

Tempat Makan Terdekat

Tidak ada restoran di padang rumput itu sendiri. Pilihan makanan terdekat ada di kota Bu Dang, sekitar 15 km ke arah selatan.

  • Kedai "Com tam" (nasi pecah) di sepanjang jalan utama di Bu Dang menyajikan porsi yang mengenyangkan seharga 35.000-50.000 VND. Carilah kedai yang di luarnya banyak terparkir kendaraan penduduk setempat.
  • Ayam bakar dengan garam merica adalah favorit di daerah ini — lada hitam dari wilayah ini sangat terkenal di seluruh Vietnam. Setengah ekor ayam harganya sekitar 120.000-150.000 VND di "quan nhau" (tempat makan dan minum) lokal di kota.

Jika Anda berkemah, bawalah persediaan Anda sendiri dari Dong Xoai, yang memiliki pasar dan minimarket yang memadai.

Tempat Menginap

Tidak ada hotel di padang rumput ini — itulah yang menjadi bagian dari daya tariknya.

  • Berkemah di lokasi: Gratis. Bawa perlengkapan Anda sendiri.
  • Wisma tamu di kota Bu Dang: Kamar "nha nghi" standar seharga 200.000-350.000 VND per malam. Jangan berharap banyak selain tempat tidur, kipas angin atau AC, dan kamar mandi. Cukup bersih.
  • Hotel di Dong Xoai: Lebih banyak pilihan, termasuk beberapa tempat kelas menengah di kisaran 400.000-700.000 VND dengan fasilitas yang memadai. Dong Xoai berjarak sekitar satu jam perjalanan dari padang rumput, jadi ini hanya cocok jika Anda sekadar singgah.

Sepeda motor melintasi jalur tanah yang curam melewati perbukitan subur di Lâm Đồng, Vietnam.

Foto oleh Tường Chopper di Pexels

Tips Praktis dari Penduduk Lokal

  • Bawa tabir surya dan topi. Hampir tidak ada tempat berteduh di padang rumput terbuka ini, dan ketinggiannya tidak akan melindungi Anda dari paparan sinar UV.
  • Bawa setidaknya 3 liter air per orang jika Anda menghabiskan waktu seharian penuh. Sama sekali tidak ada toko di sana.
  • Unduh peta luring (offline) sebelum Anda pergi. Sinyal telepon tidak stabil di dataran tinggi ini dan bahkan hilang sama sekali di beberapa titik yang lebih rendah.
  • Kenakan celana panjang dan sepatu tertutup jika berjalan melewati rumput tinggi — kutu dan semut sangat umum ditemukan, dan ujung rumput bisa menggores kulit yang terbuka.
  • Isi penuh bahan bakar di Dong Xoai. Ada beberapa pom bensin kecil yang lebih dekat ke Bu Dang, tetapi terkadang kehabisan stok atau tutup lebih awal.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Datang pada tengah hari. Padang rumput di bawah terik matahari siang terlihat datar, gersang, dan tidak menarik. Pagi dan sore hari adalah saat tempat ini menjadi jauh lebih hidup.
  • Meremehkan jalan tanah. Setelah hujan, bentangan jalan terakhir berubah menjadi jalur lumpur. Jika Anda mengendarai skuter dengan ban halus, Anda akan kesulitan. Periksa cuaca sebelum memutuskan untuk pergi.
  • Meninggalkan sampah. Tidak ada petugas kebersihan di sini. Tempat ini tetap indah hanya karena sebagian besar pengunjung membawa pulang kembali sampah mereka. Jangan menjadi pengecualian.
  • Mengharapkan adanya infrastruktur. Tidak ada toilet, keran air, stopkontak, atau tempat mengisi daya ponsel. Rencanakan untuk sepenuhnya mandiri jika Anda berkemah.

Catatan Praktis

Trang Co Bu Lach paling cocok dijadikan perjalanan akhir pekan dari Saigon — berangkat pada Sabtu pagi, berkemah satu malam, dan kembali pada hari Minggu. Gabungkan dengan singgah di Dong Xoai untuk membeli persediaan dan semangkuk "Pho" atau "Banh Mi" sebelum melanjutkan perjalanan ke utara. Ini bukanlah tempat dengan daftar panjang atraksi wisata; ini adalah tempat di mana ketiadaan semua hal itulah yang justru menjadi daya tarik utamanya.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.