Last updated · May 23, 2026 · independently researched, never sponsored.
We use minimal analytics + ads (no personal tracking). See our privacy policy.
Cara mengajukan e-visa Vietnam dari Belanda, biayanya, dan kesalahan yang harus dihindari. Semua yang perlu Anda ketahui sebelum kedatangan.

Last updated · May 23, 2026 · independently researched, never sponsored.
Other articles covering the same region.

A tested itinerary hitting Hanoi's street food and temples, then flying to Saigon for markets and mekong-adjacent towns. Budget-friendly, 5 days flat.

Loading…
Korean nationals can get a Vietnam e-visa in 10 minutes online for around 25 USD. Here's exactly how, what to avoid, and what to expect at immigration.

Banh hoi long heo—crispy rice noodle cake with grilled pork intestine—is a Mui Ne obsession. Here's where locals actually eat it, what to expect, and how to order.
More articles from the same category.

Taxis, gems, tours, and street cons are real. Here's what actually happens, what it costs, and how locals and long-term visitors sidestep them.

German citizens can enter Vietnam visa-free for 90 days, but an e-visa is useful for longer stays or visa runs. Here's the actual process, costs, and what catches people out.

A practical breakdown of Vietnam's three main bus categories—sleeper, limousine, and local—with costs, comfort expectations, and how to choose the right one for your journey.

Air pollution in Vietnam's major cities peaks in winter. Here's when masks matter, which cities are worst, and what the actual numbers mean for your trip.

Step-by-step guide to applying for a Vietnam e-visa as a Singapore citizen, including costs, processing times, and common mistakes to avoid.

A practical guide to navigating Vietnamese food culture as a vegetarian, with essential phrases, common pitfalls, and insider tips on where the real challenges are.
Warga negara Belanda dapat memasuki Vietnam (베트남 / 越南 / ベトナム) menggunakan otorisasi perjalanan elektronik, yang berlaku selama 90 hari sejak diterbitkan. Anda akan membutuhkannya jika Anda menginap lebih dari 90 hari atau menginginkan bukti visa sebelum naik pesawat. Prosesnya dilakukan secara online, biayanya sekitar 25 USD (sekitar 23 EUR), dan memakan waktu 1–3 hari kerja. Tidak perlu mengunjungi kedutaan.
Gunakan portal resmi pemerintah di evisa.xuatnhapcanh.gov.vn — ini adalah satu-satunya sumber yang sah. Situs web lain membebankan komisi atau mengklaim bisa memproses lebih cepat; abaikan saja.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
Masukkan detail paspor Anda: Nama lengkap (sesuai yang tertera di paspor), nomor paspor, tanggal lahir, dan tanggal kedaluwarsa paspor. Periksa dua kali — kesalahan di bagian ini berarti penolakan dan Anda harus mengulang dari awal.
Unggah foto: Ukuran 4×6 cm, latar belakang putih, tanpa kacamata, tanpa topi. Format JPG atau PNG. Gunakan foto dari ponsel jika perlu, tetapi pastikan latar belakangnya benar-benar putih — unggahan dengan latar belakang abu-abu atau putih pudar terkadang gagal. Mode potret di ponsel pintar bisa digunakan dengan baik.
Pilih titik masuk Anda: Ini adalah bandara (Noi Bai di Hanoi, Tan Son Nhat di Saigon, Internasional Da Nang). Stempel akan berlaku di perbatasan mana pun, tetapi Anda harus masuk melalui bandara yang Anda pilih. Jika Anda mengubah rencana dan mendarat di kota yang berbeda, pihak imigrasi di bandara tersebut akan menolak e-visa Anda — ya, meskipun masih di negara yang sama. Pilih bandara destinasi pertama Anda.
Pilih tanggal kedatangan: Ini bersifat mengikat. E-visa mulai berlaku pada tanggal ini. Jika Anda tiba lebih awal, e-visa tidak akan berlaku.
Bayar dengan kartu: Visa, Mastercard, atau JCB. Portal ini mengenakan biaya dalam USD; perkirakan adanya sedikit biaya penukaran mata uang jika Anda membayar dari bank Belanda. Siapkan anggaran 25 USD ditambah 1–2 EUR untuk biaya bank.
Tunggu persetujuan: Biasanya 1–3 hari kerja. Anda akan menerima email berisi file PDF. Cetak file tersebut, atau tangkap layar (screenshot) di ponsel Anda — pihak imigrasi akan memindai atau memfotonya. Menyimpan salinan cadangan di ponsel dan email adalah langkah yang cerdas.
E-visa resmi harganya 25 USD. Tidak ada biaya tambahan, tidak ada jalur kilat. Jika agen pihak ketiga (Vinavisas, CIBTvisas, dll.) menghubungi Anda dengan harga di atas 30 USD, mereka membebankan komisi. Anda tidak membutuhkan mereka. Portal pemerintah menerima kartu bank Belanda.
Waktu: 1–3 hari kerja adalah standar. Jangan mengajukan permohonan sehari sebelum Anda terbang. Portal ini terkadang mengalami keterlambatan di akhir pekan. Ajukan 5–7 hari sebelum keberangkatan jika Anda ingin cari aman; minimal 3 hari jika waktu Anda mepet.

Foto oleh Nhựt Nguyên Trần di Pexels
Format nomor paspor salah: Paspor Belanda memiliki huruf, mis., XX123456. Salin persis seperti yang tertera, termasuk huruf-hurufnya. Menukar atau menghilangkannya akan menyebabkan penolakan.
Foto gagal: Pencahayaan yang buruk, bayangan di wajah, atau latar belakang yang terlihat abu-abu alih-alih putih akan ditolak. Ambil ulang foto di siang hari di dekat dinding putih atau kain putih.
Tanggal kedatangan tidak sesuai: Jika Anda menyatakan akan tiba pada 15 Maret dan ternyata tidak, pihak imigrasi mungkin akan bertanya. Ini bukan larangan mutlak, tetapi mengapa harus mengambil risiko? Pilih tanggal Anda benar-benar akan mendarat.
Mencoba masuk dari perbatasan darat: E-visa hanya berlaku di bandara. Jika Anda datang melalui jalur darat dari Kamboja atau Laos, Anda memerlukan visa tradisional dari kedutaan Vietnam di Den Haag, atau Anda mengurus visa-on-arrival di perbatasan darat (biasanya 35–50 USD, prosesnya lebih lambat). E-visa tidak akan berguna di sana.
Lupa mencetak atau mengunduh: Email persetujuan berisi nomor e-visa dan file PDF Anda. Pihak imigrasi akan meminta untuk melihatnya. Simpan di ponsel Anda, cetak, atau keduanya.
Tidak ada asuransi perjalanan yang diwajibkan untuk e-visa itu sendiri, tetapi maskapai penerbangan terkadang meminta bukti perjalanan lanjutan (tiket keluar ke Thailand, Kamboja, atau pulang ke negara asal). Hal ini tidak secara resmi diwajibkan oleh imigrasi Vietnam, tetapi maskapai berbiaya rendah biasanya akan memeriksanya. Tiket murah Skyscam dari Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン) ke Bangkok harganya sekitar 15 EUR jika Anda membutuhkannya.

Foto oleh Quang Nguyen Vinh di Pexels
Saat Anda tiba, masuklah ke antrean "E-visa / Pre-approved visa" di bagian imigrasi — jangan gunakan jalur turis biasa. Anda akan menyerahkan paspor dan cetakan e-visa kepada petugas. Mereka akan memindai dokumen, memeriksa wajah Anda, dan memberikan stempel pada paspor Anda. Biasanya memakan waktu 5 menit. Pada hari-hari sibuk (Tet, liburan musim panas) bisa memakan waktu 20–30 menit.
Jika foto Anda tidak cocok dengan Anda (berat badan naik/turun drastis, warna rambut berbeda, berjanggut lebat vs. dicukur bersih), pihak imigrasi mungkin akan meminta penjelasan. Ini jarang terjadi, dan mereka hampir selalu mengizinkan Anda lewat, tetapi bersiaplah untuk menjawab pertanyaan seputar "perbedaan sejak foto diambil". Jangan panik.
E-visa mengizinkan satu kali masuk dan masa tinggal 90 hari. Jika Anda ingin tinggal di Vietnam lebih lama, Anda perlu:
Perpanjang di dalam negeri: Kunjungi kantor imigrasi (setiap provinsi memilikinya). Biayanya sekitar 50–70 USD, memakan waktu 3–7 hari kerja. Kantor imigrasi Hanoi (하노이 / 河内 / ハノイ) berada di 86 Hang Bai Street; kantor imigrasi Saigon berada di Nguyen Hue Boulevard.
Visa run: Tinggalkan Vietnam (ke Kamboja, Thailand, Laos) dan masuk kembali dengan e-visa baru. Biayanya adalah tiket penerbangan/biaya perbatasan (~15–50 USD tergantung tujuan) ditambah 25 USD untuk e-visa yang baru.
E-visa ini mudah diurus jika Anda menghindari kesalahan: gunakan portal resmi, periksa detail Anda dua kali, pilih tanggal kedatangan yang realistis, dan cetak persetujuan Anda. Siapkan anggaran 25 USD, ajukan seminggu sebelum Anda bepergian, dan Anda akan melewati imigrasi dalam hitungan menit. Jangan terlalu dipusingkan.