"Banh it" adalah salah satu makanan yang sering dilewati begitu saja oleh sebagian besar wisatawan, dan itu sangat disayangkan. Sebab, hidangan berbungkus daun pisang ini menyimpan sejarah yang jauh lebih kaya dibanding makanan lain yang ukurannya dua kali lipat lebih besar. Kecil, padat, dan sangat mengenyangkan, pangsit ketan ini sering hadir di altar leluhur selama perayaan Tet, di pasar tradisional sejak pukul 7 pagi, dan di kedai-kedai pinggir jalan di Hue dengan harga sekitar 5.000 VND per buah.
Apa Itu Banh It Sebenarnya
Namanya memiliki arti yang sederhana: "banh" berarti kue atau pangsit, dan "it" berarti kecil. Hasilnya adalah kue ketan berbentuk piramida seukuran telapak tangan — atau terkadang berbentuk cakram pipih — yang dibungkus daun pisang lalu dikukus. Adonannya lembut, agak transparan setelah matang, dan memiliki aroma khas daun pisang yang lembut. Di dalamnya terdapat isian yang bervariasi tergantung wilayah dan acara, namun dua versi klasiknya adalah pasta kacang hijau manis dan campuran gurih dari daging babi serta jamur kuping.
Teksturnya berada di antara mochi Jepang dan zongzi Tiongkok — lebih kenyal dari mochi, dan lebih padat dari zongzi. Jika Anda memakannya dengan ekspektasi makanan ringan yang ringan di perut, Anda akan terkejut. Dua atau tiga buah banh it sudah cukup untuk menjadi hidangan utama yang mengenyangkan.
Sejarah Singkat
Asal-usul banh it terkait erat dengan peradaban Cham yang mendominasi Vietnam (베트남 / 越南 / 베트남) bagian tengah selama berabad-abad sebelum ekspansi bangsa Vietnam ke arah selatan. Sejarawan kuliner menghubungkan bentuk pangsit ini — terutama bentuk piramidanya — dengan persembahan ritual masyarakat Cham, dan variannya masih muncul di komunitas dengan warisan budaya Cham yang kuat di provinsi pesisir selatan-tengah. Seiring berjalannya waktu, dapur-dapur Vietnam mengadopsi dan mengadaptasi bentuk ini, memadukannya dengan ritual penghormatan leluhur Konghucu yang menjadikan makanan berbahan ketan sebagai hidangan wajib dalam upacara adat.
Ketika Hue (후에 / 顺化 / フエ) menjadi ibu kota kekaisaran di bawah Dinasti Nguyen, banh it telah disempurnakan menjadi hidangan kelas istana. Versi Hue — banh it tran, yang disajikan tanpa bungkus daun pisang di dalam mangkuk dengan taburan kerupuk kulit babi dan minyak daun bawang — dianggap oleh banyak juru masak Vietnam tengah sebagai standar tertinggi. Versi ini masih dibuat secara tradisional dengan tangan di rumah-rumah warga Hue setiap pagi dan dijual hingga habis, biasanya sebelum jam 9 pagi.
Selama perayaan Tet (뗏 (베트남 설날) / 越南春节 / テト (ベトナム旧正月)), banh it disajikan berdampingan dengan "banh chung" di altar leluhur di seluruh penjuru negeri — keduanya merupakan hidangan berbahan ketan, dan keduanya membawa makna simbolis sebagai persembahan yang dibuat dengan kerja keras dan ketulusan.

Foto oleh Pew Nguyen di Pexels
Varian Utama
Banh It La Gai (Ketan Hitam, Manis)
Versi yang paling mencolok secara visual: adonannya diwarnai abu-abu gelap kehitaman menggunakan la gai (daun rami Tiongkok), yang memberikan rasa pahit herbal lembut untuk menyeimbangkan isian kacang hijau manis di dalamnya. Ini adalah versi manis yang disantap sebagai camilan atau hidangan penutup. Varian ini sangat umum di provinsi Binh Dinh, di mana hidangan ini praktis menjadi simbol daerah tersebut.
Banh It Tran (Hue, Gurih, Tanpa Bungkus)
Kontribusi khas dari Hue untuk khazanah kuliner ini. Adonannya menggunakan ketan putih biasa, dengan isian daging babi giling dan ebi (udang kering), lalu disajikan di piring ceper dengan taburan bawang goreng dan minyak daun bawang. Tanpa daun pisang — "tran" berarti polos atau telanjang. Ini adalah versi yang sering muncul dalam budaya sarapan di Hue berdampingan dengan "bun bo hue" dan bubur nasi. Anda bisa memesan satu porsi berisi empat buah dengan harga sekitar 20.000–25.000 VND.
Banh It Nhan Dua (Isian Kelapa, Selatan)
Di Delta Mekong (메콩 델타 / 湄公河三角洲 / メコンデルタ) dan di sekitar Saigon, banh it sering kali disajikan dengan isian kelapa dan gula aren, alih-alih kacang hijau. Adonannya terkadang dicampur dengan santan agar terasa lebih gurih dan kaya rasa. Versi ini cenderung lebih manis dan lebih sering dijual sebagai camilan daripada sebagai bagian dari hidangan utama.
Banh It Man (Gurih, Umum)
Di seluruh penjuru negeri, versi gurih dengan isian daging babi, jamur kuping, dan terkadang ebi disebut banh it man (banh it asin). Ini adalah varian yang paling sering Anda temui di sebagian besar pasar tradisional, baik di utara maupun selatan, biasanya dikukus segar di pagi hari dan dijual berpasangan.
Cara Memesan
Di kedai pasar, cukup tunjuk dan acungkan jari Anda — mulai dengan dua atau tiga buah. Penjual akan memberikan porsi yang sudah dikukus sebelumnya atau menyajikannya hangat-hangat langsung dari kukusan. Kupas daun pisang dari bagian bawah ke atas. Jangan terburu-buru; adonannya akan lengket jika Anda merobeknya dengan cara yang salah. Di Hue, jika Anda memesan banh it tran di kedai makan, mintalah "bot hanh" (minyak daun bawang) jika tidak disajikan secara otomatis — biasanya memang sudah termasuk, tetapi terkadang tempat-tempat yang sering dikunjungi turis melewatkannya.
Cek harga: 5.000–8.000 VND per buah di pasar tradisional. Satu porsi banh it tran di kedai makan di Hue berkisar antara 20.000–30.000 VND. Versi kemasan di supermarket memang ada, tetapi tidak sepadan untuk dicoba.

Foto oleh Đăng Trần di Pexels
Tempat Mencoba Versi Klasik Terbaik
Hang Thi Banh It Tran — Hue Sebuah kedai keluarga kecil di dekat Dong Ba Market yang telah beroperasi selama beberapa dekade. Buka mulai sekitar jam 6 pagi dan tutup setelah habis terjual. Banh it tran di sini dibuat segar setiap hari; isian daging babinya dibumbui dengan pas, dan minyak daun bawangnya melimpah. Dong Ba Market juga sangat layak untuk dijelajahi sepenuhnya — ini adalah salah satu pasar tradisional terbaik di Vietnam tengah untuk berburu camilan.
Kios Pasar Cho Dam — Nha Trang (냐짱 / 芽庄 / ニャチャン) Nha Trang terletak di provinsi Khanh Hoa, yang berbatasan dengan Binh Dinh dan memiliki selera yang sama untuk banh it la gai. Versi manis dengan adonan hitam ini dijual di beberapa kios di dalam pasar Cho Dam, biasanya dalam ikatan berisi lima atau enam buah yang dibungkus daun pisang. Harganya sekitar 10.000–15.000 VND per ikat. Sangat cocok sebagai camilan menjelang siang di sela-sela waktu bersantai di pantai.
Area Ben Thanh Market — Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン) Jalan-jalan di sekitar Ben Thanh Market di Distrik 1 dipenuhi oleh deretan penjual kue tradisional sepanjang pagi. Carilah versi selatan dengan isian kelapa di sini. Rasanya lebih manis dan lebih kaya dibanding versi Hue, dan adonannya sering kali memiliki sedikit rona kekuningan dari santan. Meski suasananya mungkin kurang syahdu, kualitas makanannya terjamin dan perputarannya cukup cepat sehingga semuanya selalu segar.
Catatan Praktis
Banh it hampir selalu menjadi makanan pagi hari di mana pun — jika Anda datang setelah jam 10 pagi, pilihannya akan berkurang drastis. Versi manis dan gurih tidak selalu diberi label dalam bahasa Inggris; tunjuk saja apa yang sedang dimakan orang lain jika Anda tidak yakin mana yang manis atau gurih. Jika Anda bepergian selama perayaan Tet, banh it kemasan bisa menjadi oleh-oleh makanan yang cukup menarik — jauh lebih baik daripada kebanyakan alternatif lain yang dijual di pasar wisata.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.





