Da Nang memiliki banyak hidangan regional yang juga bisa ditemukan di Hue atau Hoi An, tetapi "banh trang cuon thit heo" — perut babi rebus iris tipis dan kulit babi yang digulung langsung di meja menggunakan kertas beras lembut dengan pisang muda, herba segar, dan saus terasi fermentasi kental yang disebut "mam nem" — adalah satu-satunya hidangan yang benar-benar diklaim oleh warga lokal sebagai milik mereka.
Konsep hidangan ini pada dasarnya sangat ramah keluarga: semua bahan disajikan mentah di atas piring besar dan Anda merakit sendiri setiap gulungannya. Hal ini bisa membuat anak-anak tetap sibuk sekaligus menghilangkan kepusingan saat harus memesan menu individu yang rumit. Tantangannya bukan mencari banh trang cuon thit heo di Da Nang (다낭 / 岘港 / ダナン) — karena hidangan ini ada di hampir setiap sudut jalan — melainkan menemukan tempat yang bisa menangani keramaian makan siang keluarga tanpa terasa seperti pabrik yang terburu-buru.
Apa Saja Isi Hidangan Ini
Porsi standar biasanya menyajikan sepiring perut babi rebus yang diiris tipis, kulit babi renyah, dan terkadang "cha" (olahan daging babi). Bahan-bahan untuk menggulung adalah bintang utamanya: lembaran kertas beras kering yang kaku ("banh trang"), semangkuk air untuk melunakkannya, irisan pisang muda, potongan mentimun, belimbing, tauge, dan seikat herba campur — perilla, mint, dan herba ikan ("rau diep ca"). Saus cocolannya, mam nem, adalah saus teri fermentasi yang beraroma tajam yang diencerkan dengan jus nanas dan bawang putih. Jika ada anggota keluarga Anda yang memiliki selera makan yang sensitif, mintalah nuoc cham secara terpisah — sebagian besar tempat menyediakannya meskipun tidak tertulis di menu.
Harga di seluruh kota berkisar antara 60.000–120.000 VND per porsi daging babi, dengan piring herba dan sayuran yang dihargai terpisah sekitar 20.000–40.000 VND. Keluarga beranggotakan empat orang yang makan dengan kenyang rata-rata akan menghabiskan total sekitar 350.000–500.000 VND.
Ba Duong — Sang Pelopor yang Tetap Layak Antre
Jika Anda pernah mencari informasi tentang hidangan ini, Anda pasti pernah melihat nama Ba Duong disebut. Tempat ini telah beroperasi di K280/23 Hoang Dieu (Distrik Hai Chau) selama lebih dari 30 tahun dan memiliki tata ruang yang sederhana — kursi plastik, meja laminasi, lampu neon — yang menandakan bahwa kelezatan makanannya tidak pernah membutuhkan dekorasi mewah untuk menarik pelanggan.
Daging babi di sini konsisten lezat: rasio lemak dan dagingnya pas, serta tidak dimasak terlalu lama hingga kering. Porsi herba yang disajikan sangat melimpah. Mam nem disajikan sudah tercampur rata dengan rasa yang seimbang.
Untuk keluarga: suasananya bising dan mirip kantin, yang sebenarnya menguntungkan jika Anda membawa anak kecil — tidak akan ada yang terganggu jika anak Anda agak berisik. Datanglah sebelum pukul 11.00 atau setelah pukul 13.30 untuk menghindari puncak keramaian makan siang. Buka sekitar pukul 09.00–21.00 setiap hari, meskipun daging babinya terkadang sudah habis pada sore hari di akhir pekan.

Foto oleh Kirandeep Singh Walia di Pexels
Tram — Tempat Lebih Bersih, Hidangan Utama yang Sama
Bagi keluarga yang ingin menikmati hidangan ini tanpa hiruk-pikuk suasana kantin bersama, Tram di 33 Thai Phien (Distrik Hai Chau) adalah pilihan yang lebih cocok. Tempatnya sedikit lebih teratur — mejanya lebih besar, memiliki ventilasi udara yang baik, dan staf akan mengisi ulang piring herba Anda tanpa harus diminta, sebuah hal kecil yang sangat membantu saat Anda sedang sibuk mengurus anak-anak di meja makan.
Kualitas daging babinya sebanding dengan Ba Duong. Mam nem di sini rasanya sedikit lebih manis, yang disukai oleh sebagian orang dan kurang disukai oleh sebagian lainnya — hal ini patut dicatat jika Anda bersantap dengan seseorang yang baru pertama kali mencoba saus ikan fermentasi. Buka pukul 10.00–21.30. Perkirakan untuk membayar dalam kisaran harga yang sama: 75.000–90.000 VND untuk satu porsi daging babi.
Quan Com Hue Thanh Tam — Pilihan Tepat Saat Anda Butuh Menu Cadangan
Tidak semua anak di meja makan akan menyantap perut babi dan saus terasi fermentasi dengan antusias. Quan Com Hue (후에 / 顺化 / フエ) Thanh Tam di 96 Le Loi (Distrik Hai Chau) mengatasi masalah ini dengan memadukan banh trang cuon thit heo dengan menu yang lebih luas, termasuk hidangan nasi kukus, "bun bo Hue", dan babi panggang. Rasa banh trang cuon di sini tergolong standar namun tetap lezat, tetapi fleksibilitas menunya menjadikannya pilihan keluarga yang paling praktis — orang dewasa bisa menikmati sesi menggulung makanan dengan tenang sementara anak yang pemilih makanan bisa memesan com suon (nasi iga) tanpa drama. Buka pukul 07.00–22.00.

Foto oleh FOX ^.ᆽ.^= ∫ di Pexels
Beberapa Catatan Praktis Cara Menggulung
Jika Anda belum pernah melakukannya: celupkan kertas beras sebentar ke dalam mangkuk air (dua hingga tiga detik), bentangkan secara mendatar, letakkan daging babi dan seiris pisang muda di sepertiga bagian bawah, tambahkan herba, lipat bagian sampingnya, lalu gulung ke depan. Pisang muda di sini bukanlah pisang matang — rasanya bertepung, sedikit sepat, dan berfungsi untuk menyeimbangkan rasa berlemak dari daging babi. Jangan melewatkannya. Mam nem disajikan di wadah terpisah sebagai cocolan, bukan dituangkan di atas gulungan.
Sebagian besar restoran di Da Nang juga menyediakan layanan bungkus bawa pulang (takeaway) untuk banh trang cuon thit heo, meskipun kelezatannya akan cepat berkurang begitu kertas berasnya menjadi terlalu lembek dan herbanya layu — hidangan ini paling nikmat disantap langsung di tempat.
Catatan Praktis
Ketiga tempat di atas berada di Distrik Hai Chau, berjarak kurang dari 2 km satu sama lain dan mudah dijangkau dari pusat kota Da Nang. Tidak ada yang memerlukan reservasi. Parkir untuk sepeda motor tersedia di pinggir jalan; akses mobil paling mudah di Thanh Tam. Jika Anda menginap di dekat Pantai My Khe, alokasikan waktu tambahan 15–20 menit untuk menyeberangi jembatan Sungai Han selama jam sibuk makan siang.
Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.









