"Cao lau" adalah hidangan paling khas dari Hoi An — jenis makanan yang menurut warga lokal tidak akan bisa ditemukan di tempat lain karena airnya harus berasal dari sumur Ba Le, sebuah mata air kuno peninggalan Cham di kota tua. Terlepas dari apakah Anda memercayai legenda tersebut atau tidak, mi ini sangat nyata: tebal, kenyal, sedikit abu-abu pucat, disajikan dengan irisan daging babi bumbu ngohiong (five-spice), kerupuk beras yang renyah, segenggam herba segar, dan kuah kaldu yang hanya cukup untuk membasahi mi, bukan untuk merendamnya. Bagi keluarga yang bepergian dengan anak-anak, kabar baiknya adalah cao lau sangat ramah di lidah — rasanya lembut, tidak pedas, dan bisa disesuaikan sendiri di meja makan.

Kriteria Semangkuk Cao Lau yang Enak

Semangkuk cao lau yang autentik memiliki perpaduan tiga tekstur: kekenyalan mi, kerenyahan kerupuk beras, dan kelembutan daging babi. Kaldunya — yang lebih mirip siraman saus kental daripada sup — harus memiliki aroma pekak (bunga lawang) yang samar. Kuah yang terlalu banyak atau kerupuk yang lembek adalah tanda bahwa hidangan tersebut tidak dibuat dengan benar. Porsi makanan di Hoi An (호이안 / 会安 / ホイアン) cenderung kecil menurut standar Vietnam, jadi anak-anak maupun orang dewasa sering kali memesan dua mangkuk sekaligus.

Harganya cukup konsisten: 35.000–55.000 VND per mangkuk di warung lokal, hingga 75.000–90.000 VND di tempat-tempat yang menargetkan wisatawan. Semua harga ini sebenarnya tidak mahal, tetapi perbedaan kualitas antara yang termurah dan termahal tidak selalu sebanding.

Rekomendasi Tempat Makan

Thanh Cao Lau — 26 Thai Phien

Ini adalah tempat yang akan ditunjukkan oleh warga lokal jika Anda bertanya dengan sungguh-sungguh. Tempatnya berupa ruko sempit sekitar 400 meter dari Jembatan Pagoda Jepang (Japanese Covered Bridge), di jalan yang lebih tenang dibandingkan jalur wisata utama. Kursi plastik, lampu neon, dan menu laminating dengan hanya dua atau tiga pilihan hidangan. Cao lau (까오러우 / 高楼面 / カオラウ) di sini seharga 40.000 VND per mangkuk. Daging babinya diiris tebal dan memiliki rasa bumbu ngohiong yang meresap. Anak-anak akan merasa nyaman di sini — keluarga pemilik warung juga makan di meja yang sama, dan suasananya cukup santai. Buka sekitar jam 7 pagi hingga 2 siang; mereka biasanya sudah habis terjual pada awal sore hari di hari-hari sibuk, jadi usahakan datang sebelum jam 11 siang.

Truong Cao Lau — Jalan Nguyen Truong To

Tempatnya sedikit lebih luas di dekat area pasar, warung ini memiliki lebih banyak ruang meja, yang sangat penting jika Anda membawa kereta bayi atau anak berusia enam tahun yang aktif. Harga per mangkuknya adalah 45.000 VND. Kerupuk beras di sini terasa jauh lebih renyah — mereka menggorengnya dalam porsi kecil secara berkala, alih-alih menggoreng satu wajan besar sekaligus saat buka. Siraman kuah kaldunya juga cukup royal. Bahasa Inggris stafnya terbatas, tetapi menunya dilengkapi dengan gambar. Buka mulai jam 6:30 pagi hingga sekitar jam 1 siang.

Quan Cao Lau Ba Buoi — 17/2 Le Hong Phong

Warung ini beroperasi dari dapur rumah di dalam gang kecil di dekat Jalan Le Hong Phong, sekitar 600 meter dari pasar sentral Hoi An. Usaha ekstra untuk mencarinya akan sangat sepadan. Ba Buoi (nenek yang merintis warung ini) tidak lagi memasak setiap hari, tetapi putrinya tetap menjaga keaslian resepnya. Daging babi di sini diiris lebih tipis dan herba pendampingnya sangat segar — menggunakan kangkung air (rau muong) dan daun mint, bukan sekadar piring herba biasa seperti di tempat lain. Harga per mangkuknya adalah 50.000 VND. Buka jam 7 pagi, dan tutup saat mi habis, biasanya sekitar jam 11:30 siang pada akhir pekan. Kapasitasnya sekitar 20 orang yang tersebar di dua ruangan; sangat ramah keluarga dan cukup tenang bagi anak-anak untuk makan tanpa suasana yang bising.

Pemandangan luar ruangan dari restoran Vietnam yang ramai dengan orang-orang bersantap di trotoar di Hanoi.

Foto oleh Alan Wang di Pexels

Tips Praktis untuk Keluarga

Cao lau adalah hidangan pagi dan menjelang siang di Hoi An — sebagian besar tempat makan yang enak sudah tutup pada awal sore hari. Susunlah rencana perjalanan Anda dengan mempertimbangkan hal ini. Jika Anda menginap di luar kota tua, perjalanan dengan taksi atau Grab dari, misalnya, Pantai An Bang memakan waktu sekitar 10–15 menit dan berbiaya 40.000–60.000 VND.

Hidangan ini pada dasarnya tidak pedas, tetapi mintalah "khong cay" (tanpa cabai) jika Anda memesan untuk anak-anak, karena beberapa tempat secara default menambahkan taburan cabai kering di atasnya. Kerupuk berasnya bisa berisiko tersedak bagi balita — cukup sisihkan saja dengan mudah.

Jika keluarga Anda ingin menjelajahi kota tua lebih luas, Anda bisa memadukan agenda makan siang dengan berjalan-jalan ke Jembatan Pagoda Jepang dan menyusuri jalanan butik penjahit sebelum makan siang. Temple of Literature dan pertunjukan boneka air adalah atraksi khas Hanoi, bukan Hoi An — namun Hoi An memiliki situs budaya tersendiri yang lebih tenang dan menarik untuk dikunjungi di sore hari. Untuk hidangan mi khas Hoi An lainnya yang patut dicoba, "mi quang" disajikan di beberapa warung kaki lima yang sama dan bisa menjadi pilihan sarapan kedua yang pas jika anak-anak menginginkan variasi makanan.

Foto udara yang menakjubkan dari sungai dan jalanan Hoi An yang diterangi lampion, menangkap suasana malam yang semarak.

Foto oleh Vietnam Hidden Light di Pexels

Catatan Praktis

Ketiga restoran yang terdaftar di sini hanya menerima pembayaran tunai; siapkan uang kertas pecahan kecil (denominasi 20.000–50.000 VND). Area inti kota tua Hoi An adalah kawasan khusus pejalan kaki, jadi mintalah diturunkan di dekat Jalan Bach Dang lalu berjalanlah kaki ke dalam. Pagi hari sebelum jam 10 pagi suasananya lebih sejuk dan tidak terlalu ramai — lebih nyaman untuk anak-anak dan lebih baik untuk menikmati makanan.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.