Hanoi memiliki infrastruktur vegan yang tenang namun berkembang dengan baik, sebagian dibangun di atas tradisi Buddha dan sebagian lagi oleh generasi muda Vietnam yang memutuskan untuk berhenti mengonsumsi lemak babi. Jika Anda tahu ke mana harus mencari, Anda bisa makan dengan sangat nikmat di sini tanpa menyentuh daging atau saus ikan.
Mengapa Hanoi Sangat Ramah bagi Vegan
Kalender Buddha menjadi penggerak utama di balik hal ini. Pada hari ke-1 dan ke-15 setiap bulan lunar (penanggalan imlek), sebagian besar penduduk kota beralih ke menu vegetarian — restoran mengubah menu mereka, kedai kaki lima memasang tanda "an chay" (makanan nabati), dan seluruh blok di dekat kuil akan beraroma tahu bumbu ngohiong (five-spice tofu). Bahkan tempat makan non-Buddha pun sering kali memiliki "thuc don chay" (menu vegetarian) yang tersimpan. Tanyakan saja, biasanya menu tersebut tersedia.
Meskipun demikian, kata "vegetarian" dalam pemahaman tradisional Vietnam sering kali masih menyertakan telur dan terkadang terasi, jadi jika Anda seorang vegan murni, sebaiknya katakan dengan spesifik: "Toi an thuan chay" (Saya makan sepenuhnya nabati) akan sangat membantu.
Kuliner Kuil Buddha
Pengenalan terbaik untuk budaya makanan nabati di Hanoi (하노이 / 河内 / ハノイ) bukanlah kafe yang sedang tren — melainkan dapur bergaya kantin yang menyatu dengan pagoda-pagoda di kota ini.
Quan Chay Nang Tam di Hang Manh Street di kawasan Old Quarter telah melayani pengunjung makan siang selama puluhan tahun. Harga menunya berkisar antara 40.000–70.000 VND per hidangan: bebek tiruan bumbu serai, tahu semur dengan tauco, tumis kangkung. Teksturnya dibuat dengan cermat dan memuaskan, bukan sekadar pengganti yang mengecewakan. Tempat ini cepat penuh setelah pukul 11.30 siang.
Di dekatnya, Tran Quoc Pagoda, salah satu pagoda tertua di Hanoi, terletak di tepi West Lake dan menarik kerumunan umat serta wisatawan harian. Tidak ada restoran di dalamnya, tetapi jalan-jalan di sekitarnya di sisi Tay Ho memiliki beberapa tempat makan "com chay" (nasi campur vegetarian) yang ramai saat makan siang untuk melayani pengunjung pagoda. Tidak ada satu pun dari tempat ini yang estetis untuk Instagram; namun semuanya murah dan lezat.
Loving Hut memiliki beberapa cabang di Hanoi dan cukup andal meskipun biasa saja — lebih cocok sebagai pilihan cadangan saat Anda berada di lingkungan yang asing dan membutuhkan makanan nabati yang terjamin dengan harga di bawah 60.000 VND.
Kafe Vegan Modern
Kesenjangan antara hidangan nasi dapur kuil dan restoran vegan bergaya Barat yang modern telah menyempit secara signifikan dalam lima tahun terakhir.
Vegan Life di distrik Tay Ho (sekitar 4 km dari Old Quarter) menyajikan jenis menu yang biasa Anda lihat di Melbourne — smoothie bowl, burger nangka, keju berbahan dasar kacang mede — namun dibuat dengan bahan-bahan lokal. Harganya lebih mahal daripada kantin chay, berkisar antara 80.000–150.000 VND untuk hidangan utama, tetapi tempatnya nyaman dan menu berbahasa Inggris memudahkan Anda dalam memesan.
Chay Garden di dekat Danau Hoan Kiem telah memiliki banyak pelanggan setia di kalangan ekspatriat dan pelancong jangka panjang berkat hidangan chay khas Vietnam yang disajikan dengan sangat apik: "banh cuon" berisi jamur kuping dan soun, "goi cuon" dengan tahu dan herba segar, serta versi "bun rieu" yang dibuat dengan kuah tomat dan hancuran tahu sebagai pengganti terasi kepiting. Bun rieu di sini sangat layak untuk dipesan dua kali.
Untuk urusan kopi, kafe-kafe nabati di Hanoi sebagian besar sudah sangat maju. Anda bisa mendapatkan "ca phe sua da" yang dibuat dengan susu oat di sebagian besar tempat yang disebutkan di atas, dan beberapa di antaranya menawarkan versi vegan dari "egg coffee" — dibuat dengan aquafaba atau busa berbahan dasar pisang — yang rasanya sangat mirip dengan aslinya.

Foto oleh Valeria Drozdova di Pexels
Tempat Raw Vegan dan Fokus Kesehatan
Raw vegan (makanan mentah vegan) adalah ceruk pasar yang lebih kecil, tetapi tetap ada. The Organic Garden di distrik Hoan Kiem menyajikan jus cold-pressed, salad mentah dengan saus wijen-jahe, dan camilan kering di samping menu matang yang ringkas. Harganya tergolong mahal untuk standar Hanoi (120.000–200.000 VND per menu) tetapi pemilihan bahan-bahannya sangat diperhatikan — beberapa menu bahkan mencantumkan nama pertanian asalnya.
Jika Anda menginap di Old Quarter dan menginginkan sesuatu yang cepat dan bersih, lingkungan sekitar Tadioto di sekitar Hang Bong dan Hang Gai memiliki deretan tempat makan sehat yang berdekatan dalam jarak beberapa ratus meter, sebagian besar berukuran kecil dan tidak sepenuhnya vegan tetapi memiliki pilihan menu nabati yang kuat.
Rekomendasi Singkat di Old Quarter
Bagi pelancong yang tinggal di Old Quarter dan tidak ingin pergi jauh:
- Quan Chay Nang Tam — Hang Manh St, hanya makan siang, 40.000–70.000 VND per hidangan
- Minh Chay — Ma May St, sedikit lebih modern, buka sepanjang hari, menyajikan "pho (쌀국수 / 越南河粉 / フォー)" lezat dengan kuah jamur
- Chay Garden — dekat Hoan Kiem, 10 menit berjalan kaki dari danau, paling cocok untuk makan santai di tempat
Pho kuah jamur di Minh Chay sangat layak untuk dicoba secara khusus. Hidangan ini tidak mencoba meniru kaldu sapi — melainkan memiliki cita rasa khasnya sendiri yang kaya dan sedikit smoky, dengan jamur tiram raja dan herba segar. Harganya sekitar 65.000 VND.

Foto oleh Karolina di Pexels
Hal yang Perlu Diperhatikan
Saus ikan ada di lebih banyak makanan daripada yang Anda bayangkan, termasuk beberapa hidangan yang terlihat seperti makanan vegetarian. Saus tiram juga umum digunakan dalam tumisan. Jika Anda berada di restoran non-khusus vegetarian, pilihan paling aman adalah memesan tahu atau hidangan sayuran yang hanya menggunakan kecap asin — "dau phu xao rau, nuoc tuong thoi" — dan pastikan apakah kaldu untuk sup mi berbahan dasar daging.
Tanggal kalender lunar sangat penting jika Anda ingin merasakan budaya makan Buddha di kota ini pada saat yang paling mudah diakses: pada hari ke-1 dan ke-15, bahkan kedai "pho" biasa terkadang menyajikan versi chay khusus untuk hari itu.
Catatan Praktis
Sebagian besar restoran khusus vegan dan chay di Hanoi buka dari pukul 10.30 hingga 20.30, dengan beberapa tempat tutup antara pukul 14.00–17.00 setelah jam sibuk makan siang. Informasi di Google Maps sangat akurat untuk tempat-tempat yang tercantum di sini. Siapkan anggaran sekitar 50.000–150.000 VND per orang, tergantung apakah Anda makan di kantin kuil atau kafe di Tay Ho.
Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.








