"Banh xeo" khas Selatan bukanlah sekadar camilan ringan. Hidangan ini disajikan selagi panas mengepul, seukuran wajan kecil, dilipat dengan isian udang, samcan babi berlemak, dan tauge — kulit tepung beras berwarna kuning kunyit yang renyah dan melepuh karena minyak panas. Ini adalah jenis hidangan yang menuntut Anda untuk duduk santai dan menikmatinya dengan serius, dan Saigon sangat serius dalam hal ini.
Jika Anda pernah mencoba banh xeo (반세오 / 越南煎饼 / バインセオ) di Hue atau Da Nang, lupakan ekspektasi tersebut. Versi wilayah tengah berukuran sebesar telapak tangan, lebih tebal, dan disajikan secara berbeda. Di wilayah selatan ini, crepe-nya sangat besar, setipis kertas di bagian pinggirnya, dan dimakan dengan cara menyobek bagian-bagiannya, menggulungnya dengan daun sawi hijau atau selada, lalu mencelupkan seluruh gulungan tersebut ke dalam nuoc cham. Menemukan rasio gulungan dan celupan yang pas membutuhkan beberapa kali percobaan. Tapi itulah seninya.
Apa yang Sebenarnya Anda Makan
Adonannya terbuat dari tepung beras, santan, kunyit, dan air — sederhana, tetapi proporsinya sangat menentukan. Banh xeo yang lezat memiliki pinggiran yang tipis seperti renda dan sangat renyah, serta bagian tengah yang lembut tempat isian berada. Udangnya harus tetap terasa segar dan garing saat digigit. Samcan babinya membutuhkan cukup lemak agar tidak kering. Tauge memberikan volume dan kerenyahan. Taburan kacang hijau kupas di dalamnya adalah resep tradisional yang memberikan tekstur yang pas.
Piring berisi sayuran herba sama pentingnya dengan crepe itu sendiri. Anda akan disajikan daun sawi hijau (la cai xanh), perilla, daun mint, dan terkadang daun ara atau daun sirih liar. Nuoc cham-nya harus terasa tajam — lebih dominan jeruk nipis dan saus ikan daripada rasa manis — untuk menyeimbangkan rasa minyaknya.
Pilihan Kaki Lima: Banh Xeo 46A
Alamat banh xeo yang paling sering direkomendasikan di Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン) adalah 46A Dinh Cong Trang, District 1 — sebuah restoran rumah yang sempit dan areanya meluber hingga ke trotoar menjelang sore hari. Tempat ini sudah ada sejak tahun 1980-an dan itu terlihat jelas: ruangannya sempit, kursi plastiknya pendek, dan para juru masak bekerja dengan cepat di balik konter terbuka dengan wajan-wajan besi cor.
Satu porsi crepe dihargai sekitar 55,000–65,000 VND. Anda memesan per porsi; dua orang bisa menghabiskan dua porsi crepe jika sebelumnya Anda sudah makan di tempat lain, atau pesan tiga jika ini adalah menu utama Anda. Piring berisi sayuran herba akan disajikan secara otomatis. Bir juga tersedia — bia hoi dingin dari kulkas sangat cocok dengan suasana di sini dibandingkan minuman lain yang lebih mewah.
Jam operasionalnya kira-kira dari pukul 10am hingga 9pm, tetapi dapur mulai melambat setelah pukul 8:30pm dan terkadang kehabisan udang menjelang larut malam. Datanglah antara pukul 5pm dan 7pm untuk mendapatkan pengalaman terbaik: cahaya mulai temaram, gang menjadi ramai, dan wajan-wajan tidak pernah berhenti mendesis.
Ini adalah pilihan bagi orang-orang yang ingin makan dengan suasana jalanan yang autentik, berdampingan dengan warga lokal yang melakukan hal yang sama, tanpa banyak basa-basi. Kekurangannya: suasananya bisa menjadi bising dan semrawut, dan tempat duduknya kurang nyaman jika Anda bertubuh tinggi.

Foto oleh Tuan Vy di Pexels
Pilihan Restoran: Banh Xeo Muoi Xiem
Untuk suasana yang lebih tenang, Banh Xeo Muoi Xiem di 204B Nguyen Trai, District 1 (dekat area Ben Thanh, hanya berjalan kaki singkat dari pasar) menawarkan tempat yang lebih tertata tanpa harus terasa terlalu formal seperti restoran mewah. Lantai berubin, kursi yang layak, dan kipas angin di langit-langit. Crepe di sini dibuat berdasarkan pesanan dan kualitasnya konsisten — bagian pinggirnya tetap renyah bahkan jika Anda memakannya dengan perlahan, dan ini adalah hal yang penting.
Harganya sedikit lebih mahal: 70,000–85,000 VND per porsi, tergantung pada kombinasi isiannya. Mereka juga menyajikan "goi cuon" dan beberapa hidangan khas selatan lainnya jika Anda ingin melengkapi santapan Anda. Jam operasionalnya dari pukul 9am hingga 9:30pm.
Ini adalah pilihan yang lebih baik jika Anda pergi bersama seseorang yang tidak ingin bersusah payah duduk di kursi plastik atau jika Anda ingin mengobrol santai selama makan. Kualitas makanannya sebanding dengan 46A — perbedaannya hanya pada suasana dan kenyamanan, bukan pada crepe itu sendiri.

Foto oleh FOX ^.ᆽ.^= ∫ di Pexels
Beberapa Catatan Saat Memesan
Sebagian besar tempat banh xeo di Saigon beroperasi dengan sistem dibuat berdasarkan pesanan (made-to-order), satu crepe per wajan untuk setiap pesanan. Jangan mendesak dapur. Waktu dua menit yang dibutuhkan agar kulit crepe menjadi renyah dengan sempurna tidak bisa ditawar.
Jika Anda makan sendiri, satu porsi crepe sudah cukup mengenyangkan jika Anda tidak terlalu lapar. Dua porsi akan membuat Anda sangat kenyang. Piring berisi sayuran herba selalu untuk dinikmati bersama — jangan mencoba untuk menguasainya sendiri.
Beberapa tempat menawarkan versi yang hanya berisi daging babi atau hanya udang dengan harga yang sedikit lebih murah. Namun, versi kombinasi (tom va thit) sangat layak dicoba dengan tambahan biaya 10,000 VND.
Catatan Praktis
Kedua tempat ini dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari pusat District 1 — tidak perlu memesan Grab kecuali jika hujan. Bawalah uang tunai; kedua tempat ini tidak selalu menerima kartu pembayaran. Banh xeo lebih disukai sebagai hidangan makan malam, meskipun kedua dapur tersebut buka untuk makan siang — sesi malam cenderung menghasilkan crepe yang lebih lezat karena wajannya sudah terlumuri minyak dengan sempurna setelah digunakan sepanjang hari.
Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.







