Apa itu Buon M'Lieng
Buon M'Lieng adalah desa tradisional minoritas etnis Ede di distrik Lak, provinsi Dak Lak, sekitar 50 km di sebelah selatan kota Buon Ma Thuot. Desa ini terletak di ketinggian sekitar 500 meter di tepi Danau Lak, dikelilingi oleh perkebunan kopi dan sisa-sisa hutan dataran tinggi. Namanya secara harfiah berarti "desa air terjun" — dan air terjun tersebut, yang merupakan kerabat dekat Dray Nur yang kurang terkenal, adalah daya tarik utamanya.
Suku Ede di sini telah tinggal di rumah panggung panjang selama turun-temurun. Berbeda dengan tempat wisata etnis yang lebih komersial di Sapa atau Mai Chau, Buon M'Lieng menerima relatif sedikit wisatawan asing. Sebagian besar pelancong yang lewat adalah wisatawan akhir pekan asal Vietnam dari Buon Ma Thuot atau Nha Trang. Ini berarti harga-harga tetap murah, interaksi terasa lebih alami, dan kopinya benar-benar luar biasa.
Mengapa pelancong berkunjung ke sini
Terutama karena tiga alasan berikut:
Air terjunnya. Air terjun Buon M'Lieng jatuh dari ketinggian sekitar 30 meter melewati tebing basal ke dalam kolam yang luas. Ini memang bukan Niagara, tetapi suasananya — dibingkai oleh pohon pisang liar dan batuan vulkanik — terasa sangat terpencil. Anda bisa berenang di musim kemarau saat arusnya lebih tenang.
Budaya rumah panjang. Beberapa keluarga di desa ini masih tinggal di rumah panjang kayu tradisional ("nha dai") yang panjangnya bisa mencapai 30-40 meter. Beberapa di antaranya menyambut pengunjung untuk menikmati arak beras dan mengobrol. Ini bukan museum — orang-orang benar-benar tinggal di sini.
Kopi langsung dari sumbernya. Dak Lak memproduksi sekitar 40% dari total produksi kopi robusta Vietnam. Di Buon M'Lieng, Anda bisa berjalan-jalan di perkebunan rakyat, melihat proses pengolahan selama musim panen (November-Januari), dan meminum kopi Vietnam yang baru disangrai pagi itu dengan harga sekitar 15.000 VND secangkir.
Waktu terbaik untuk berkunjung
Musim kemarau berlangsung dari November hingga April. Januari dan Februari adalah waktu yang ideal — pagi hari yang sejuk (18-22°C), langit cerah, dan panen kopi sedang berada di puncaknya. Aliran air terjunnya sedang dan tidak terlalu deras sehingga tidak berbahaya.
Sebisa mungkin hindari bulan September dan Oktober. Hujan lebat membuat jalan tanah merah menjadi berlumpur, air terjun berubah menjadi aliran cokelat yang berbahaya untuk berenang, dan lintah mulai bermunculan di jalur hutan. Meski begitu, pemandangannya akan menjadi sangat hijau subur.
Cara menuju ke sana
Dari Buon Ma Thuot (ibu kota provinsi), ambil Jalan Raya 27 ke arah selatan menuju Danau Lak. Belokan ke Buon M'Lieng berjarak sekitar 50 km dari pusat kota, dekat kota Lien Son. Total waktu perjalanan sekitar 1 jam dengan sepeda motor atau mobil.
Dari kota lain:
- Da Lat: 200 km ke utara via Jalan Raya 27. Sekitar 5 jam dengan sepeda motor, 4 jam dengan mobil.
- Nha Trang: 190 km ke barat via Jalan Raya 26 ke Buon Ma Thuot, lalu ke selatan. Total sekitar 5-6 jam.
- Saigon: naik bus tidur semalaman ke Buon Ma Thuot (10-11 jam, sekitar 300.000 VND), lalu dilanjutkan dengan transportasi lokal ke arah selatan.
Tidak ada bus umum langsung ke Buon M'Lieng. Dari Buon Ma Thuot, Anda bisa menyewa xe om (ojek motor) dengan tarif sekitar 200.000-250.000 VND sekali jalan, atau menyewa sepeda motor sendiri seharga 120.000-150.000 VND/hari dari rental di dekat pusat kota.

Foto oleh Nay Sa Muel di Pexels
Aktivitas menarik
Mengunjungi air terjun
Tiket masuknya seharga 20.000 VND. Jalur pendek (sekitar 800 meter) mengarah dari loket tiket turun ke dasar air terjun. Kenakan sepatu yang tidak licin — batuan basal di sana sangat licin. Alokasikan waktu 1-2 jam untuk berenang dan berfoto.
Berjalan-jalan di desa
Desanya sendiri cukup kecil untuk dijelajahi dengan berjalan kaki dalam waktu 30 menit. Carilah rumah panjang komunal di dekat pusat desa — ini adalah bangunan terbesar dengan atap jerami yang tinggi. Jika Anda diundang masuk, lepaskan sepatu Anda dan terimalah arak beras yang disuguhkan. Menolaknya dianggap tidak sopan.
Danau Lak
Hanya berjarak 5 km dari desa, Danau Lak adalah danau air tawar alami terbesar di Dataran Tinggi Tengah. Anda bisa menyewa kano kayu tradisional bersama warga suku M'Nong di tepi danau dengan biaya sekitar 100.000-150.000 VND per orang. Pagi hari adalah waktu terbaik untuk menikmati air yang tenang dan kabut tipis.
Mengunjungi perkebunan kopi
Tanyakan saja di rumah warga setempat — banyak keluarga yang mengelola kebun kopi kecil dan dengan senang hati akan mengajak Anda berkeliling. Bulan November hingga Januari adalah musim panen saat buah kopi berubah warna menjadi merah. Tidak ada tur resmi di sini; cukup tunjuk pohon kopi dan gunakan bahasa isyarat. Sedikit kemampuan bahasa Vietnam akan sangat membantu di sini.
Tempat makan
Buon M'Lieng tidak memiliki restoran dalam arti konvensional. Pilihan Anda:
- Masakan rumahan warga desa: Beberapa keluarga menawarkan makanan jika Anda meminta (atau jika Anda menginap). Menu yang disajikan biasanya berupa nasi, ikan air tawar bakar dari Danau Lak, sayuran rebus, dan "com lam" (nasi bambu). Siapkan anggaran sekitar 50.000-80.000 VND per orang.
- Kota Lien Son: Kota pasar kecil yang berjarak 5 km ke utara ini memiliki beberapa warung "com binh dan" (nasi rames) di sepanjang jalan utama. Tidak ada yang mewah — babi panggang, telur dadar, dan sayuran kukus di atas nasi seharga 35.000-45.000 VND.
- Buon Ma Thuot: Untuk makanan yang lebih lengkap, kembalilah ke kota. Cobalah "bun do" (sup mi merah lokal) di kedai-kedai dekat Jalan Trung Vuong, atau "com tam" dengan iga babi panggang di pasar tertutup.
Tempat menginap
Akomodasi di desa ini terbatas pada homestay — biasanya berupa kasur di lantai rumah panjang yang dilengkapi kelambu. Tarifnya sekitar 150.000-200.000 VND per malam termasuk sarapan. Fasilitasnya sangat mendasar: toilet jongkok, bak mandi gayung, dan tidak ada air panas.
Jika Anda kurang menyukai konsep tersebut, Danau Lak memiliki beberapa wisma dan Lak Resort milik pemerintah (sekitar 500.000-800.000 VND/malam) dengan kamar yang layak dan pemandangan danau. Buon Ma Thuot menawarkan hotel standar mulai dari 250.000 VND ke atas.

Foto oleh Haneul Trac di Pexels
Tips praktis
- Bawa uang tunai. Tidak ada ATM di desa ini. ATM terdekat berada di Lien Son atau Buon Ma Thuot.
- Kendala bahasa sangat nyata. Banyak warga suku Ede yang lebih tua hanya bisa sedikit berbahasa Vietnam dan sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris. Unduh paket luring bahasa Vietnam di Google Translate. Setidaknya pelajari kata "xin chao" (halo) dan "cam on" (terima kasih).
- Cairan anti nyamuk. Area danau dan hutan berarti banyak serangga, terutama saat senja.
- Isi bensin sebelum meninggalkan Buon Ma Thuot. Hanya ada satu pom bensin kecil di Lien Son.
- Hormati etika rumah panjang. Jangan duduk di area tiang utama (khusus untuk kepala keluarga). Jangan memotret altar tanpa izin.
Kesalahan umum yang sering dilakukan
Mencoba melakukan perjalanan pulang-pergi dalam sehari dari Da Lat. Secara teknis ini memungkinkan tetapi sangat melelahkan — 10 jam perjalanan hanya untuk 2 jam di air terjun. Sebaiknya menginaplah di dekat Danau Lak.
Datang tanpa sepeda motor. Desa dan area sekitarnya cukup berjauhan. Berjalan kaki di antara air terjun, desa, dan danau akan memakan waktu berjam-jam di bawah terik udara dataran tinggi. Sewalah motor.
Hanya mengunjungi air terjun. Air terjun saja hanya membutuhkan waktu kunjungan 45 menit. Desa, danau, dan perkebunan kopi adalah hal-hal yang membuat perjalanan ini berharga. Alokasikan waktu setidaknya satu hari penuh, idealnya dua hari.
Catatan akhir
Buon M'Lieng bukanlah destinasi wisata yang dipoles rapi. Tidak ada kafe yang Instagrammable, tidak ada bar koktail kekinian, tidak ada papan petunjuk berbahasa Inggris. Namun, justru itulah mengapa tempat ini layak dikunjungi — Dataran Tinggi Tengah di sekitar Dak Lak tetap menjadi salah satu wilayah yang paling jarang dikunjungi wisatawan di Vietnam, dan desa ini menawarkan jendela ke dalam kehidupan suku Ede dataran tinggi yang belum diatur demi menyenangkan wisatawan.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.










