Apa itu
"Canh dong dien gio" — secara harfiah berarti ladang tenaga angin — adalah kumpulan turbin angin industri yang tersebar di dataran pesisir kering dan semak-semak di wilayah yang sebelumnya dikelola sebagai provinsi Ninh Thuan, kini bagian dari Khanh Hoa yang diperluas. Turbin-turbin ini mulai berdiri sekitar 2019-2021 seiring dorongan energi terbarukan Vietnam, dan dalam beberapa tahun saja menara-menara putih yang berdiri kokoh di atas lanskap tanah merah dengan domba-domba yang merumput menjadi salah satu pemandangan pinggir jalan paling banyak difoto di pesisir selatan-tengah.
Konsentrasi utama turbin berada di sepanjang dan di luar Jalan Raya Nasional 1A (QL1A) antara Phan Rang dan Cam Ranh, terutama di sekitar proyek tenaga angin Ninh Thuan dekat Phuoc Huu dan Mui Dinh. Tidak ada satu "taman" berpagar — turbin-turbin tersebar di lahan pertanian aktif, yang justru membuat pengalaman ini terasa alami dan tidak dibuat-buat.
Mengapa wisatawan datang
Ada tiga alasan utama. Pertama: fotografi. Perpaduan turbin raksasa, ladang kosong, domba dan kambing yang berkeliaran, serta cahaya emas yang keras menghasilkan foto-foto yang terlihat berbeda dari bagian Vietnam lainnya. Kedua: perjalanan ini memecah kebosanan berkendara antara Nha Trang dan Mui Ne atau Saigon dengan cara yang menyenangkan. Ketiga: kawasan sekitarnya punya daya tarik tersendiri yang tenang — ladang garam, kebun anggur, menara Cham, dan pantai yang benar-benar sepi.
Ini bukan destinasi setengah hari. Ini adalah perhentian 1-2 jam yang paling cocok untuk orang yang memang sedang melintas, atau alasan untuk bermalam di kawasan ini dan menjelajahi pesisir yang lebih luas.
Waktu terbaik berkunjung
Musim kemarau berlangsung sekitar November hingga April. Januari hingga Maret adalah waktu ideal — langit cerah bisa diandalkan, angin bertiup kencang (turbin yang berputar menghasilkan foto dan suara yang lebih baik), dan lanskap berada di kondisi paling gersang dan dramatis. Cahaya antara pukul 16.30–17.30 sangat indah, dengan matahari rendah dan tanah bersinar merah-oranye.
Hindari September–Oktober jika bisa. Penghujung musim hujan berarti langit mendung dan jalan akses berlumpur menuju beberapa titik pandang terbaik.
Cara ke sana
Pusat terdekat adalah Nha Trang (Bandara Cam Ranh), sekitar 60-70 km ke selatan tergantung kelompok turbin yang dituju.
Dengan sepeda motor: Pilihan paling fleksibel. Sewa di Nha Trang seharga 120.000-180.000 VND/hari (skuter matic). Ambil QL1A ke selatan — turbin pertama mulai terlihat sekitar 50 km setelah Cam Ranh. Total waktu berkendara: sekitar 1-1,5 jam tergantung lalu lintas.
Dengan mobil/pengemudi pribadi: Perjalanan pulang-pergi dalam sehari dari Nha Trang dengan Grab atau pengemudi sewaan berkisar 800.000-1.200.000 VND. Sepadan jika ingin digabungkan dengan perhentian lain (Vinh Hy Bay, ladang garam dekat Phan Rang).
Dengan bus: Bus antarkota antara Nha Trang dan Phan Rang sekitar 60.000-80.000 VND. Minta diturunkan di kawasan ladang angin sepanjang QL1A. Untuk berkeliling setelah turun dari jalan raya, perlu xe om (ojek motor) atau transportasi yang sudah diatur sebelumnya.
Dari Da Nang atau Hoi An, perjalanannya lebih jauh — 450+ km ke selatan. Kebanyakan wisatawan mengunjungi kawasan ini sebagai bagian dari road trip pesisir, bukan perjalanan sehari dari jauh di utara sana.

Foto oleh Sun God Apolo di Pexels
Apa yang bisa dilakukan
Berjalan di antara turbin
Turbin di sekitar Phuoc Huu (dapat diakses melalui jalan tanah dari QL1A) tersebar di lahan terbuka tanpa pagar. Kamu bisa berjalan atau berkendara langsung ke kaki turbin. Suara bilah yang memotong udara di atas kepala mengejutkan — cukup keras dan sedikit menegangkan — dan skala sesungguhnya baru terasa saat kamu berdiri tepat di bawahnya. Datang pagi-pagi atau sore hari untuk mendapatkan cahaya terbaik.
Memotret kawanan domba
Peternak lokal menggembalakan domba dan kambing di sekitar kaki turbin. Perpaduan ternak, tanah merah, dan menara putih telah menjadi citra khas kawasan ini. Para peternak umumnya tidak keberatan difoto — lambaian tangan yang ramah jauh lebih efektif daripada langsung mengarahkan lensa ke wajah seseorang tanpa permisi.
Berkendara di jalan pesisir menuju Mui Dinh
Bergeraklah ke timur dari ladang turbin menuju pantai dan kawasan mercusuar Mui Dinh. Jalan ini melewati medan yang semakin sepi dengan pemandangan laut. Mui Dinh sendiri adalah tanjung berbatu dengan mercusuar aktif dan sangat sedikit pengunjung.
Mampir ke ladang garam
Di antara ladang angin dan Phan Rang, kolam penguapan garam aktif dari Januari hingga Juni. Para pekerja menggaruk garam menjadi piramida putih mulai sekitar pukul 05.00. Ini adalah kerja keras yang sesungguhnya, bukan atraksi wisata — jaga jarak yang sopan dan minta izin sebelum memotret orang yang sedang bekerja.
Mengunjungi menara Cham Po Klong Garai
Tepat di luar kota Phan Rang, kompleks kuil Cham abad ke-13 ini berdiri di atas bukit dengan pemandangan dataran di bawahnya. Ini adalah salah satu situs Cham yang paling terawat di Vietnam dan butuh sekitar 30 menit untuk dijelajahi. Tiket masuk 15.000 VND. Arsitekturnya serumpun dengan Po Nagar di Nha Trang, tetapi jauh lebih sedikit pengunjungnya.
Tempat makan di sekitar
Phan Rang adalah pusat kuliner kawasan ini. Dua hal yang wajib dicari:
Banh canh cha ca Phan Rang — mi tapioka tebal dalam kaldu berbahan ikan dengan kue ikan goreng. Ini adalah hidangan khas setempat. Quan Banh Canh 68 di jalan Ngo Gia Tu cukup andal. Satu mangkuk berkisar 35.000-45.000 VND.
Com ga Phan Rang — nasi ayam dengan cara masak khas lokal, ayamnya sering dibakar bukan dikukus atau direbus. Beberapa warung di sepanjang jalan Thong Nhat menyajikan ini dengan harga 40.000-55.000 VND.
Untuk kopi Vietnam, warung "ca phe" mana pun di pinggir QL1A sudah cukup — kawasan ini tidak rewel soal kopi spesialti, tapi "ca phe sua da"-nya kuat dan murah (15.000-20.000 VND).
Tempat menginap
Budget (300.000-500.000 VND/malam): Nha nghi (penginapan) di kota Phan Rang. Sederhana tapi bersih. Coba kawasan sekitar pasar pusat.
Menengah (600.000-1.200.000 VND/malam): Beberapa hotel baru di jalan pantai Phan Rang-Ninh Chu menawarkan kamar menghadap laut. Saigon Ninh Chu cukup layak.
Kelas atas (1.500.000+ VND/malam): Resor Amanoi secara teknis berada di kawasan ini (Vinh Hy Bay) jika anggaran bukan masalah. Selain itu, kebanyakan wisatawan memilih menginap di Nha Trang untuk pilihan hotel yang lebih beragam dan mengunjungi ladang angin sebagai perjalanan sehari.

Foto oleh Vung Nguyen di Pexels
Tips praktis
- Kenakan topi dan tabir surya. Hampir tidak ada tempat teduh di antara turbin. Dataran pesisir ini sangat terbuka, terutama di siang hari.
- Bawa air minum. Tidak ada toko atau penjaja di lokasi turbin itu sendiri.
- Isi bensin di Cam Ranh atau Phan Rang. SPBU semakin jarang di jalan-jalan kecil antarlokasi.
- Jalan tanah akses ke beberapa kelompok turbin bisa berlubang setelah hujan. Skuter biasa bisa melewatinya saat kering, tapi setelah hujan deras kamu perlu kendaraan dengan ground clearance lebih tinggi.
- Jangan terbangkan drone dekat turbin tanpa memeriksa aturannya — operator ladang angin tidak menyukainya dan kemungkinan ada wilayah udara terlarang.
Kesalahan umum
Datang di siang hari: Cahaya datar, panas menyengat, dan foto terlihat pucat. Datanglah sebelum pukul 08.00 atau setelah pukul 16.00.
Memperlakukannya sebagai destinasi seharian penuh: Kecuali digabungkan dengan Vinh Hy Bay, Mui Dinh, dan ladang garam, ladang angin saja hanya butuh 1-2 jam. Rencanakan sesuai itu.
Mengharapkan infrastruktur: Tidak ada loket tiket, kafe, toilet, atau parkir khusus di lokasi turbin. Ini bukan atraksi wisata — ini adalah infrastruktur energi aktif di lahan pertanian yang kebetulan fotogenik.
Catatan praktis
Ladang angin ini paling cocok sebagai bagian dari perjalanan darat pesisir Nha Trang ke Mui Ne, atau sebagai perjalanan sehari dari Nha Trang. Padukan dengan "banh canh" di Phan Rang dan matahari terbenam di pantai Ninh Chu untuk satu hari penuh yang sepadan dengan detour ke selatan ini.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.











