Cho Lon — yang secara harfiah berarti 'pasar besar' — telah menjadi pusat kuliner bagi komunitas Teochew, Kanton, dan Hakka di Saigon sejak abad ke-18. Kawasan ini lebih bising, lebih padat, dan lebih otentik dibandingkan sebagian besar Distrik 1, dan jika Anda datang dengan perut kosong, Anda akan mendapatkan pengalaman yang memuaskan.

Mulai dari Pasar Binh Tay

Lupakan Pasar Ben Thanh dan pergilah langsung ke Binh Tay di Jalan Thap Muoi, Distrik 6. Pasar ini buka sekitar pukul 6 pagi, dan satu jam pertama adalah waktu terbaik: para pembeli grosir bergerak cepat, aroma makanan laut kering dan bumbu ngohiong berpadu dengan aroma bahan bakar dari jalanan. Pasar itu sendiri merupakan bangunan kolonial tahun 1928 dengan halaman tengah dan menara jam yang waktu di dalamnya tidak pernah disepakati oleh siapa pun. Anda tidak datang ke sini untuk berbelanja, melainkan untuk sarapan di kedai-kedai yang berkumpul di sepanjang perimeter luar.

Cari para wanita yang menjual "hu tieu" dari gerobak dorong di dekat pintu masuk selatan. Versi Cho Lon cenderung bergaya Teochew: kaldu bening, mi beras tipis, beberapa irisan daging babi, dan udang kering yang memberikan rasa asin samar yang tidak akan Anda temukan dalam gaya "hu tieu Nam Vang" di selatan. Semangkuk harganya 35.000–45.000 VND. Duduklah di kursi plastik, pesan kopi es Vietnam sebagai pendamping, dan perhatikan kesibukan pasar.

Dim Sum di Trieu Quang Phuc

Jalan Trieu Quang Phuc di Distrik 5 adalah tempat Cho Lon menyajikan versi dim sum paginya. Ini bukan Hong Kong — troli tidak didorong ke meja, dan penyajian teh lebih sederhana — tetapi makanannya enak dan harganya jujur.

Sebagian besar rumah toko buka sebelum pukul 7 pagi dan terus melayani pelanggan hingga sekitar pukul 10:30 pagi, setelah itu dapur mulai melambat. Cari tempat yang memajang keranjang kukusan bambu bertumpuk di jendela. Pesan "ha cao" (pangsit udang), "siu mai" (babi dan udang), dan "banh cuon" yang diisi dengan jamur kuping dan daging babi cincang — banh cuon khas Cho Lon cenderung sedikit lebih manis daripada versi Hanoi. Siapkan dana sekitar 80.000–130.000 VND per orang untuk menikmati dim sum lengkap jika Anda memesan empat atau lima hidangan.

Beberapa tempat juga menyajikan "chao" (bubur Kanton) dengan telur pitan dan daging babi awetan. Jika Anda melihatnya, pesanlah. Ini adalah salah satu hidangan yang terasa seperti berasal dari era pagi yang berbeda dan lebih santai.

Suasana semarak di luar Pasar Binh Tay di Ho Chi Minh City, menangkap aktivitas jalanan yang hidup.

Foto oleh Vietnam Tri Duong Photographer di Pexels

Gang-gang di Luar Luong Nhu Hoc

Jalan Luong Nhu Hoc adalah distrik dupa dan kertas persembahan di Cho Lon, yang membuatnya menarik untuk dijelajahi, tetapi kuliner yang sebenarnya berada di gang-gang sempit yang bercabang ke arah timur. Gang-gang ini tidak tercantum di sebagian besar peta — Anda harus menavigasi berdasarkan aroma.

Salah satu temuan yang populer adalah "banh bao" — bakpao kukus besar yang diisi dengan daging babi, telur puyuh, dan sosis Cina. Versi Cho Lon lebih besar dan lebih padat daripada yang Anda dapatkan di pusat Saigon, lebih mirip dengan aslinya dari Kanton. Penjual menjualnya dari kukusan yang dipasang di sepeda atau gerobak parkir. Harga: 20.000–25.000 VND per buah.

Juga patut dicari: "xoi man", ketan gurih yang diberi topping lap xuong (sosis Cina), bawang goreng, dan ayam suwir. Ini adalah makanan lengkap dalam wadah styrofoam kecil dan harganya sekitar 30.000 VND. Beberapa kedai beroperasi di dekat persimpangan Nguyen Trai dan Chau Van Liem.

Hu Tieu Sa Dec — Semangkuk Makan Siang

Menjelang siang, beralihlah ke makan siang. "Hu tieu Sa Dec" adalah varian hidangan yang sedikit berbeda dari mangkuk sarapan Anda — mi-nya lebih kenyal, kaldunya lebih kaya rasa, dan sering kali menyertakan iga babi di samping topping yang biasa. Gaya Sa Dec berasal dari provinsi Dong Thap tetapi memiliki akar yang dalam dalam budaya restoran Cho Lon, mengingat adanya hubungan antara pedagang Mekong dan komunitas pedagang Tionghoa.

Cari kedai hu tieu khusus di Jalan Nguyen Trai antara Chau Van Liem dan Phung Hung. Semangkuk penuh dengan iga, daging babi cincang, dan hati harganya 55.000–70.000 VND. Mintalah "them hanh phi" (tambahan bawang goreng) — gratis dan membuat rasanya semakin lezat.

Tampilan dekat pangsit udang gourmet di kukusan dengan daun bambu.

Foto oleh Change C.C di Pexels

Manis di Sore Hari: Che dan Tahu

Cho Lon sangat serius dengan makanan manisnya. "Che ba mau" (hidangan penutup tiga warna) ada di mana-mana, tetapi spesialisasi lokal yang harus dicari adalah "tau hu" — tahu sutra yang disajikan hangat atau dingin, dengan sirup jahe. Rasanya lembut, manis ringan, dan sangat cocok dinikmati pukul 3 sore saat cuaca sedang panas-panasnya.

Beberapa penjual "tau hu" tradisional beroperasi di dekat Jalan Pham Van Phu, menjual dari panci logam kecil. Harganya biasanya 15.000–20.000 VND per cangkir. Beberapa kedai telah berada di sudut yang sama selama 40 tahun; Anda biasanya bisa mengetahuinya dari pelanggan setianya.

Untuk sesuatu yang dingin, temukan kedai "che" di Nguyen Trai dan pesan "che dau xanh" (sup manis kacang hijau) dengan es serut. Rasanya sangat pas dengan panasnya sore hari dan harganya di bawah 25.000 VND.

Catatan Praktis

Cho Lon terletak sekitar 5 km di sebelah barat Pasar Ben Thanh — 15 menit perjalanan dengan taksi atau perjalanan yang lebih lama namun lebih murah dengan ojek. Area ini paling aktif antara pukul 6 pagi hingga tengah hari; sore hari lebih tenang dan beberapa kedai makanan tutup pada pukul 2 siang. Bawa uang pecahan kecil (uang kertas 10.000 dan 20.000 VND) untuk pedagang kaki lima, dan kenakan sepatu yang tidak masalah jika terkena air jika saluran air pasar sedang meluap.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.