Hai Phong sering kali tidak mendapatkan apresiasi yang layak sebagai kota kuliner. Kebanyakan pengunjung hanya lewat saat dalam perjalanan menuju Cat Ba atau Ha Long Bay dan hanya menyempatkan diri menyantap semangkuk "banh mi" atau "bun cua" sebelum melanjutkan perjalanan. Itu adalah kesalahan besar—terutama jika Anda melewatkan hidangan penutupnya. Kota pelabuhan ini memiliki tradisi manis yang unik, dibentuk oleh toko roti era Prancis, penganan yang dipengaruhi budaya Tionghoa, dan budaya jajanan kaki lima yang tetap hidup hingga larut malam. Berikut adalah rute lima perhentian yang bisa Anda jelajahi dengan berjalan kaki di sore hari, atau dinikmati sepanjang malam.

Perhentian 1 — Che di Jalan Dinh Tien Hoang

Mulailah di deretan penjual "che" di sepanjang Dinh Tien Hoang, hanya lima menit berjalan kaki dari Danau Tam Bac yang berada di pusat kota. "Che" adalah kategori umum di Vietnam untuk sup manis dan puding—dan di Hai Phong, gaya lokal yang populer adalah "che ba mau" (sup manis tiga warna yang terdiri dari pasta kacang hijau, jeli pandan, dan santan di atas es serut) serta "che khoai mon" (talas dalam kuah santan kental). Semangkuk harganya berkisar antara 15.000–25.000 VND. Datanglah di sore hari saat es masih segar dan santannya belum terlalu lama didiamkan. Kedai di sini hanyalah pengaturan kursi plastik yang sederhana; jangan terlalu dipikirkan, tunjuk saja apa yang terlihat enak.

Perhentian 2 — Banh Gai di Pasar Tran Phu

Perjalanan lima menit menuju kawasan pasar lama akan membawa Anda ke salah satu makanan manis Hai Phong yang paling kurang diapresiasi: "banh gai", kue beras ketan padat yang dibuat dengan ekstrak daun rami yang memberikan warna gelap, hampir hitam. Isiannya biasanya berupa pasta kacang hijau manis yang dicampur dengan kelapa parut dan terkadang wijen. Kue ini dibungkus dengan daun pisang kering, yang memberikan aroma asap tipis. Anda akan menemukan penjualnya di dekat pintu masuk pasar Tran Phu—carilah tumpukan rapi bungkusan berwarna gelap tersebut. Harganya sekitar 8.000–12.000 VND per buah dan tahan lama jika Anda ingin membawanya kembali ke penginapan. Teksturnya kenyal dan lengket, sangat nikmat jika dimakan perlahan.

Foto jarak dekat kue bulan tradisional dengan cap di rak toko roti di Taipei, Taiwan.

Foto oleh Jimmy Liao di Pexels

Perhentian 3 — Kem (Es Krim) di Nguyen Duc Canh

Hai Phong memiliki obsesi tersembunyi terhadap "kem" (es krim) ala Vietnam yang jadul—jenis yang disajikan dalam cangkir logam atau stik kayu, bukan dalam kerucut wafel. Deretan kedai es krim kecil di sepanjang Nguyen Duc Canh dekat pusat kota menawarkan rasa kelapa, durian, dan pandan, semuanya dibuat sendiri. Satu cangkir harganya 10.000–20.000 VND. Ini bukan gelato artisan. Kelapanya padat dan sedikit berbutir es, duriannya sangat kuat, dan pandannya berwarna hijau terang. Ini adalah hal yang tepat untuk dinikmati di sore hari yang lembap setelah Anda berjalan kaki selama dua jam. Beberapa tempat di sini juga menyajikan "kem xoi"—ketan yang diberi satu skup es krim—yang terdengar aneh namun rasanya jauh lebih enak dari yang dibayangkan.

Perhentian 4 — Toko Kue Bulan di Dekat Jalan Hoang Van Thu

Hai Phong memiliki sekumpulan toko roti keluarga di sepanjang Hoang Van Thu yang telah membuat "banh trung thu" (kue bulan) selama beberapa dekade. Kue-kue ini sangat populer menjelang Tet Trung Thu (Festival Pertengahan Musim Gugur), saat etalase toko dipenuhi dengan kotak hadiah yang rumit dan trotoar dipenuhi aroma pasta teratai yang sedang dipanggang. Namun, beberapa toko roti ini menjual kue bulan sepanjang tahun, terutama jenis panggang dengan isian kacang campur dan kuning telur asin. Satu kue bulan harganya 35.000–80.000 VND tergantung ukuran dan isiannya. Bahkan di luar musim festival, toko-toko di sini juga memproduksi "banh dau xanh" (kue kacang hijau tekan) dan penganan tradisional lainnya yang layak dibeli. Kualitas pembuatannya jauh lebih teliti dibandingkan versi supermarket.

Pemandangan panorama pelabuhan Pulau Cat Ba dengan toples-toples besar dan perahu nelayan di bawah langit cerah.

Foto oleh Quang Nguyen Vinh di Pexels

Perhentian 5 — Kafe Makanan Penutup Modern di Dekat Jalan Do Son

Hai Phong telah menyerap gelombang kafe makanan penutup yang melanda kota-kota di Vietnam selama dekade terakhir, dan beberapa tempat di dekat koridor jalan Do Son menyajikannya dengan perhatian lebih dari biasanya. Carilah tempat yang menyajikan piring "trang mieng"—biasanya kombinasi kue pandan, puding mangga segar, dan jeli cincau—bersama dengan kopi Vietnam yang nikmat. Harganya di sini lebih mahal daripada kedai kaki lima: 45.000–75.000 VND untuk satu piring makanan penutup, dan 30.000–45.000 VND untuk "ca phe sua da". Tempatnya ber-AC dan porsinya sangat fotogenik, yang memang menjadi daya tariknya. Ini adalah perhentian terakhir yang tepat sebelum kembali ke arah tepi laut, dan kopinya membantu menetralkan rasa setelah empat putaran menyantap makanan manis.

Catatan Praktis

Rute lengkap ini mencakup sekitar 4–5 km dan paling baik dilakukan sebagai sirkuit dari sore hingga malam hari, dimulai sekitar pukul 3 sore saat kedai che sedang sibuk dan berakhir setelah gelap ketika toko roti masih buka. Jalanan di Hai Phong dapat dilalui dengan xe om atau Grab antar perhentian. Siapkan anggaran sekitar 150.000–200.000 VND untuk tur lima perhentian ini, jumlah yang sudah lebih dari cukup.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 26, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.