Quang Ngai bukanlah destinasi yang dikunjungi orang hanya untuk urusan makanan, namun justru itulah alasan mengapa Anda harus mencicipi kuliner di sini. Provinsi ini terletak di pesisir tengah dengan akses hasil laut yang melimpah, namun suasananya cukup tenang sehingga restoran tidak mematok harga untuk konten Instagram. Anda akan menemukan spesialisasi daerah yang hampir tidak ada di luar provinsi ini, dan sebagian besar makanan dihargai 30.000–80.000 VND.

Hidangan khas: "banh it tran"

"Banh it tran" — kue "tekan" yang dibungkus — adalah hidangan yang membuat Quang Ngai dikenal. Tampilannya seperti banh chung kecil yang padat: adonan beras ketan yang dilipat di sekitar isian daging babi, udang, dan telur, dibungkus daun pisang, lalu direbus atau dikukus hingga mengeras. Teksturnya kenyal dan padat, lebih mirip mochi daripada roti. Secara tradisional dimakan saat Tet, kini hidangan ini muncul sepanjang tahun di kedai pinggir jalan dan tempat sarapan.

Versi terbaik berasal dari pedagang di pagi hari (jam 5–7 pagi) di dekat Pasar Pusat Quang Ngai (Cho Quang Ngai), di Jalan Hung Vuong. Satu banh it tran harganya 8.000–12.000 VND. Kue ini tidak dikemas mewah; mereka dibungkus kantong plastik, masih hangat, dan dijual kepada para pekerja yang menuju dermaga atau ladang. Itulah esensinya.

Hidangan pokok pesisir: Cumi, udang, kepiting

Armada nelayan Quang Ngai bekerja setiap hari. Anda akan melihat udang dan cumi di hampir setiap sarapan atau makan siang di restoran, baik dibakar, dikukus dengan garam, atau di dalam sup.

Cumi (muc nuong muoi) — cumi bakar dengan garam laut — muncul di kedai makanan laut terbuka sederhana di dekat pelabuhan di Jalan Quang Trung. Pesan berdasarkan berat: 50.000 VND per 100g cumi, ditambah 10.000 VND untuk arang dan pembungkus. Hidangan ini disajikan dengan bumbu minimalis: garam, jeruk nipis, dan mungkin saus celup dari kecap ikan dan cabai. Ini bukan hidangan mewah; ini adalah makan siang bagi para awak kapal.

Sup udang sering muncul saat sarapan. "Canh tom" (kaldu udang) adalah menu pokok pagi hari di kedai pho yang beralih menyajikan sup berbasis kaldu saat fajar. Isinya udang segar, tomat, seledri, dan kaldu bening. Sekitar 35.000 VND per mangkuk. Cari tempat di Jalan Phan Dinh Phung; warga lokal tahu ritmenya.

"Bun oc" — sup siput air tawar

Ini adalah sup daerah Quang Ngai yang kurang dikenal. Siput air tawar kecil (oc) direbus dalam kaldu yang diberi tomat, adas sowa (dill), dan pasta kepiting, disajikan di atas mi beras. Memakan siput ini butuh usaha — Anda harus mengeluarkan dagingnya dari cangkang dengan tusukan — tetapi kaldunya gurih dan kompleks, dibangun dari lapisan rasa makanan laut dan rempah. Hidangan ini hampir tidak pernah ada di area wisata.

Temukan di kedai pinggir jalan pada pagi hari di Jalan Hung Vuong atau Cao Thang, dekat pasar. Harganya 30.000–40.000 VND. Datanglah sebelum jam 7 pagi; biasanya sudah habis pada jam 9.

Makanan pasar: Cho Quang Ngai

Pasar pusat terletak di antara Jalan Hung Vuong dan Cao Thang (sebelah timur laut pusat kota). Ini adalah pasar yang aktif, bukan versi taman hiburan. Penjual ikan mendominasi lantai dasar; hasil bumi dan barang kering mengisi lantai atas.

Di dalam, kedai-kedai makanan kecil berkumpul di dekat pintu masuk Hung Vuong. Anda akan menemukan:

  • Banh canh (mi tepung tapioka tebal) dengan daging babi atau udang: 25.000–35.000 VND.
  • Com tam (nasi pecah) dengan daging babi atau ikan bakar: 30.000–40.000 VND.
  • Goi cuon (lumpia segar) dengan udang dan rempah: 5.000–8.000 VND per buah.
  • Cha gio (짜조 / 炸春卷 / チャーゾー) (lumpia goreng): 3.000–5.000 VND per buah.

Kedai-kedai di sini tidak memiliki nama; makanlah di tempat yang antreannya panjang. Harga tidak bisa ditawar karena warga lokal tahu harga dasarnya. Sarapan (jam 5–9 pagi) dan makan siang (jam 11 pagi–1 siang) adalah waktu layanan yang paling dapat diandalkan. Pada jam 2 siang, banyak kedai sudah tutup.

Foto jarak dekat seseorang yang sedang membuat banh tet tradisional Vietnam, memperlihatkan keahlian budaya.

Foto oleh Vietnam Tri Duong Photographer di Pexels

Ikan bakar dan "ca nuong thung"

"Ca nuong thung" — ikan yang dibakar dalam tanah liat — adalah sebuah metode, bukan sekadar hidangan. Ikan utuh atau fillet dibungkus daun pisang, dimasukkan ke dalam tanah liat, dan dikubur di dalam bara api selama 20–30 menit. Hasilnya lembap, beraroma asap, dan wangi. Metode ini membutuhkan tenaga kerja intensif dan biasanya hanya muncul di restoran, bukan di kedai pinggir jalan.

Cobalah di Nha Hang Quang Ngai (tidak ada papan nama bahasa Inggris; cari toko berwarna biru-putih di Jalan Tran Hung Dao). Pesanlah terlebih dahulu jika bisa (minta hotel Anda untuk menelepon). Seekor ikan (400–500g) harganya 80.000–120.000 VND. Anda akan mendapatkan ikan, saus celup, nasi, dan sayuran. Datanglah saat makan siang (11:30–13:00) atau makan malam (17:00–19:00).

Tempat makan lain yang bisa diandalkan: Nha Hang Tuy Phong (di Jalan Quang Trung, dekat pelabuhan) dan Nha Hang Thanh Huong (Jalan Ly Thuong Kiet). Semuanya menyajikan versi ikan bakar, udang, dan cumi dengan kisaran harga 50.000–150.000 VND per piring.

"Mam tom" dan udang fermentasi

Budaya fermentasi pesisir Quang Ngai sangat serius. Anda akan menjumpai "mam tom" (pasta udang fermentasi) di dalam sup, sebagai bumbu, atau dimakan langsung dengan jeruk nipis dan cabai. Baunya menyengat — peringatan bagi orang luar, tetapi warga lokal menganggapnya sebagai kelezatan. Jika Anda melihat toples berisi pasta berwarna cokelat oranye di kedai pasar, itulah dia.

Satu toples kecil (cukup untuk membumbui nasi selama seminggu) harganya 15.000–25.000 VND. Cobalah sedikit saja sebelum memutuskan untuk membelinya.

Kopi dan minuman

Budaya kopi di Quang Ngai lebih ringan daripada di Hanoi atau Saigon, tetapi tetap berkualitas. "Kopi Vietnam (베트남 커피 / 越南咖啡 / ベトナムコーヒー)" — kopi sangrai gelap, susu kental manis, disajikan dengan es ("ca phe sua da") — adalah standar. Harganya 15.000–20.000 VND di kafe mana pun. Kopi telur pagi hari ada tetapi lebih jarang di sini; pilihlah versi susu.

Teh seduh dan jus tebu umum ditemukan di gerobak pinggir jalan (5.000–10.000 VND). "Bia hoi (비아호이 / 鲜啤 / ビアホイ)" (bir draf segar dengan sedikit hop) muncul di kedai bir terbuka di Jalan Tran Hung Dao pada malam hari; segelas harganya 10.000–15.000 VND.

Makanan laut segar yang dibakar di atas panggangan arang di Rạch Giá, Vietnam.

Foto oleh Marcus Luu di Pexels

Harga lokal vs. turis

Quang Ngai hampir tidak memiliki sektor restoran turis. Ini ada baik dan buruknya. Baiknya: harga tidak dinaikkan untuk pelancong. Buruknya: tidak ada menu bahasa Inggris, dan staf jarang berbicara bahasa Inggris selain "halo". Tunjuklah makanan yang diinginkan, tersenyumlah, minta staf hotel Anda untuk merekomendasikan tempat, atau gunakan Google Translate di ponsel Anda untuk menjelaskan apa yang Anda inginkan.

Makanan kedai pinggir jalan: 25.000–50.000 VND. Makanan pasar: 30.000–50.000 VND. Restoran: 60.000–200.000 VND per orang (dengan nasi dan kaldu). Kopi/jus/bir: 10.000–20.000 VND.

Memberi tip tidak diharapkan. Membulatkan harga beberapa ribu adalah sopan, tetapi bukan standar.

Kapan harus makan, tempat yang harus dihindari

Sarapan (jam 6–9 pagi) adalah waktu terbaik untuk makanan jalanan. Pasar tutup menjelang tengah hari. Sebagian besar restoran buka jam 11 pagi–1 siang dan 5–7 malam; tidak banyak aktivitas di luar jam tersebut. Hindari hari Minggu di bulan Juli–September (musim hujan); banyak kedai tutup karena hujan deras.

Tidak ada "jebakan turis" di Quang Ngai karena turis hampir tidak ada di sini. Risikonya adalah makan di tempat dengan kebersihan yang buruk atau duduk di kedai yang berbau tidak sedap. Jika dapur terlihat kotor atau banyak lalat, pergilah. Selebihnya, makanlah di tempat warga lokal makan.

Catatan praktis

Bawa uang tunai (VND). Sebagian besar kedai pinggir jalan dan makanan pasar tidak menerima kartu. Restoran di pusat kota mungkin menerima Visa atau Mastercard, tetapi konfirmasikan terlebih dahulu. Bicaralah dengan staf hotel Anda sebelum pergi; rekomendasi 10 menit bisa menghemat waktu Anda berkeliling selama satu jam. Unduh Google Translate atau bawa buku frasa; bahasa Inggris jarang digunakan di luar hotel.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.