Pasar terapung di Delta Mekong berjalan dengan ritmenya sendiri. Menjelang pukul 9 pagi, pedagang terbaik biasanya sudah habis terjual dan mulai berkemas pulang. Datanglah saat matahari terbit — idealnya sedikit lebih awal — dan Anda akan menemukan pemandangan jajanan kaki lima di atas air yang benar-benar tidak ada duanya di negara ini.

Berikut adalah empat pasar yang layak untuk dikunjungi, beserta apa yang harus Anda makan di setiap tempat.

Cai Rang — Pertunjukan Utama di Can Tho

Cai Rang adalah pasar terapung terbesar dan paling aktif di delta, terletak sekitar 6 km di barat daya pusat kota Can Tho. Pasar ini bergerak cepat. Ratusan perahu kayu berkumpul di sungai sebelum fajar, sarat dengan hasil bumi grosir — buah naga, jeruk bali, semangka — namun di antara kapal kargo tersebut terdapat perahu makanan, dan di situlah perhatian Anda harus tertuju.

Hidangan khas di sini adalah "hu tieu" yang disajikan dari perahu rendah dengan kompor gas portabel. Versi Mekong terasa lebih ringan daripada gaya Saigon — kaldu babi bening, mi beras, beberapa potong daging babi dan udang, serta taburan rempah segar di atasnya. Semangkuk hu tieu dihargai sekitar 25.000–35.000 VND. Nikmati saat perahu Anda bergoyang pelan dan kapal kargo melintas di dekat Anda. Ini adalah pengalaman sensorik yang tidak ada hubungannya dengan Instagram, melainkan tentang rasa lapar yang nyata pada pukul 6 pagi.

Cari juga pedagang "banh canh" — mi tapioka kenyal dalam kaldu kental — dan para wanita yang menjual buah potong segar dari perahu berdasar datar. Kopi biasanya berasal dari termos, dituangkan ke dalam kantong plastik dengan es jika Anda beruntung. Jangan berharap ca phe sua da yang dibuat sesuai pesanan; terima saja apa yang ditawarkan.

Datanglah ke Cai Rang sebelum pukul 6:30 pagi. Sewalah perahu dari Dermaga Ninh Kieu pada malam sebelumnya. Siapkan anggaran sekitar 150.000–200.000 VND per orang untuk tur selama dua jam.

Cai Be — Lebih Tenang, Lebih Fotogenik

Sekitar 90 km di barat laut Can Tho, Cai Be terletak di provinsi Tien Giang dan menarik lebih sedikit wisatawan dibandingkan pasar yang lebih besar. Itulah sebabnya tempat ini layak untuk dikunjungi. Pasar ini mencapai puncaknya antara pukul 5 hingga 8 pagi, dan saat wisatawan harian dari Saigon tiba, pasar biasanya sudah mulai sepi.

Untuk urusan makanan, Cai Be adalah tempat Anda akan menemukan perahu "banh mi" — roti panjang yang dipanggang di toko roti tepi sungai dan dijual dari sampan, diisi dengan pate, acar sayuran, dan olesan saus sambal. Kedengarannya seperti trik pemasaran sampai Anda memakannya di atas air saat matahari terbit dengan kabut yang masih menyelimuti sungai. Perhatikan juga "banh xeo" yang dimasak sesuai pesanan di perahu kecil — panekuk gurih yang diisi udang, tauge, dan kacang hijau, dimakan dengan dibungkus selada dan dicelupkan ke dalam nuoc cham.

Cai Be sering dikombinasikan dengan menginap di rumah penduduk (homestay) di sekitar kebun buah. Jika Anda datang dari Saigon, perjalanan darat memakan waktu sekitar 2 jam; speedboat dari My Tho akan memangkas waktu tersebut secara signifikan.

Pemandangan udara dinamis dari perahu-perahu yang berkumpul di Pasar Terapung Cai Rang di Can Tho, Vietnam.

Foto oleh Duy Nguyen di Pexels

Phong Dien — Pasarnya Warga Lokal

Phong Dien berjarak 20 km di barat daya Can Tho dan cukup kecil sehingga sebagian besar pengunjung asing melewatkannya begitu saja. Justru itulah kelebihannya. Tidak ada perahu wisata khusus di sini — Anda bisa menyewa ojek lokal atau menggunakan sepeda motor ke tepi sungai dan menonton dari daratan, atau menyewa perahu sederhana dari keluarga lokal dengan harga yang sangat murah (50.000–80.000 VND).

Pasar ini murni ritel, artinya barang dijual langsung ke pembeli lokal, bukan grosir. Pilihan makanannya pun lebih bervariasi dan lebih lokal. Carilah "bun rieu" — sup mi kaldu tomat dan kepiting dengan rasa yang tajam dan gurih — yang dijual oleh para wanita yang berjualan di tepi air, bukan dari perahu. Juga patut dicoba: "goi cuon", lumpia basah dari kertas beras yang diisi daging babi, udang, dan bihun, disajikan dengan saus kacang kental.

Phong Dien mulai tutup lebih awal daripada Cai Rang, jadi datanglah sebelum pukul 6 pagi jika Anda ingin pilihan yang lengkap.

Chau Doc — Tempat Sungai Bertemu Perbatasan

Chau Doc terletak di ujung barat laut delta dekat perbatasan Kamboja, dan pasar terapungnya memiliki karakter yang berbeda dari yang lain — lebih lambat, lebih unik, dengan kehadiran budaya Cham dan Khmer yang nyata dalam makanannya.

Desa terapung di sini juga berfungsi sebagai komunitas pembudidaya ikan, dengan ratusan rumah tangga yang tinggal di atas air di atas keramba ikan lele dan ikan gabus. Pedagang makanan berkeliling di antara rumah-rumah panggung untuk menjual sarapan dari perahu kecil. Makanan yang wajib dicoba di Chau Doc adalah "bun bo Hue" — meskipun penduduk setempat membuat versi yang sedikit berbeda dan tidak sepedas versi asli dari Hue, dengan lebih banyak penekanan pada terasi (mam ruoc) dalam kaldunya. Anda juga akan menemukan nasi ketan ala "banh chung" dan che (sup manis) sederhana yang dijual dalam gelas plastik kecil.

Pasar Chau Doc bukan sekadar tontonan seperti Cai Rang, melainkan gambaran tentang bagaimana komunitas sungai benar-benar makan dan hidup. Kota ini berjarak sekitar 4 jam perjalanan darat dari Can Tho, atau bisa dicapai dengan speedboat.

Tampilan penuh warna dari minuman dan kelapa di pasar terapung Can Tho, Vietnam.

Foto oleh Vietnam Tri Duong Photographer di Pexels

Kapan Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Keempat pasar mengikuti aturan dasar yang sama: semakin pagi Anda tiba, semakin baik. Usahakan berada di atas air antara pukul 5:30 hingga 7 pagi. Setelah pukul 9 pagi, perahu makanan sudah tidak ada dan yang tersisa hanyalah perdagangan kargo. Hari kerja biasanya lebih ramai daripada akhir pekan — mungkin terdengar tidak lazim, tetapi pasar ini melayani pedagang yang bekerja, bukan turis.

Can Tho adalah basis alami untuk mengunjungi Cai Rang dan Phong Dien. Cai Be cocok untuk perjalanan sehari dari Saigon. Chau Doc layak untuk dikunjungi dengan setidaknya satu kali menginap.

Catatan Praktis

Bawalah uang tunai pecahan kecil — lembaran 10.000 dan 20.000 VND — karena pedagang makanan jarang memiliki uang kembalian untuk pecahan 500.000 VND. Jas hujan ringan sangat berguna sepanjang tahun; delta ini basah dan sungai sering memercikkan air saat perahu melaju. Jangan melewatkan sarapan sebelum berangkat — makanlah di atas perahu saja.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.