Pasar Malam Adalah Tempat Makan Orang Vietnam
Saat matahari terbenam, suasana jajanan kaki lima di Vietnam (베트남 / 越南 / ベトナム) menjadi sangat hidup. Pasar malam pada dasarnya bukanlah jebakan turis—ini adalah tempat warga lokal mencari makan malam, bertemu teman, dan menyantap makanan yang terasa lebih nikmat di jam 9 malam daripada di siang hari. Beberapa di antaranya telah menjadi cukup terkenal. Kuncinya adalah mengetahui apa yang harus dipesan dan di mana harus duduk.
Pasar Malam Ben Thanh, Saigon
Pasar Ben Thanh sendiri merupakan ikon di siang hari, tetapi daya tarik utamanya adalah deretan pedagang yang bermunculan di luarnya setelah gelap, terutama di sisi Tran Hung Dao. Ya, tempat ini memang dipenuhi turis. Ya, Anda akan mendengar bahasa Inggris. Namun, ini juga merupakan pasar malam di Vietnam yang paling mudah dijelajahi jika Anda baru pertama kali berkunjung—kepadatan kedainya pas, ada cukup banyak menu berbahasa Inggris, dan Anda bisa melihat dengan jelas apa yang Anda makan.
Penataannya sederhana: kursi plastik, meja panjang untuk makan bersama, dan para pedagang yang bekerja berdampingan. Datanglah dalam keadaan lapar.
Apa yang harus dimakan:
- "Banh mi" — sandwich khas Vietnam ini berukuran lebih kecil dan lebih murah di sini (40.000–50.000 VND) dibandingkan di restoran. Varian pâté adalah yang paling umum; belilah dari pedagang yang antreannya paling panjang.
- Cumi bakar ("muc nuong") — ditusuk, dibakar, dan diberi perasan jeruk nipis. 60.000–80.000 VND per tusuk. Pastikan panggangan benar-benar panas; beberapa pedagang melayani dengan lambat.
- "Com tam" — semangkuk nasi pecah (broken rice) dengan daging bakar. Versi daging babi panggangnya sangat lezat. 50.000–70.000 VND.
- Nasi bebek panggang, atau "ga nuong" (ayam bakar) — keduanya enak. Cukup tunjuk dan mengangguk.
- Es tebu segar ("nuoc mia") — 15.000–20.000 VND. Perhatikan saat mereka memerasnya; sangat memuaskan untuk dilihat.
Datanglah sekitar pukul 7–8 malam jika Anda ingin suasana yang tidak terlalu ramai dan pedagang yang belum kewalahan. Menjelang pukul 10 malam, pasar menjadi riuh dan beberapa kedai mulai tutup.

Foto oleh Thien Le Duy di Pexels
Jalan Ta Hien, Hanoi
Ta Hien adalah kawasan backpacker di Old Quarter Hanoi, dan terkenal dengan "bia hoi"—bir draf yang harganya 5.000–10.000 VND per gelas. Warga lokal dan turis berbagi kursi plastik di trotoar, menikmati bir dan menyantap jajanan kaki lima. Ini bukanlah pasar resmi, tetapi berfungsi layaknya pasar: para pedagang berjualan di sepanjang jalan, dan Anda bisa membeli apa pun yang Anda inginkan.
Suasananya berjiwa muda, bising, dan didominasi pria pada malam hari. Datanglah untuk mencari pengalaman dan harga birnya, bukan untuk mencari pengalaman kuliner yang luar biasa.
Apa yang harus dimakan:
- "Bia hoi (비아호이 / 鲜啤 / ビアホイ)" itu sendiri—sangat dingin, disajikan dalam gelas kaca. Ini adalah bir ringan (ABV 3–4%), diseduh segar setiap hari, dan menjadi minuman pergaulan pilihan di sini.
- Sate babi bakar ("thit lon nuong") — kenyal, gurih, lezat. 10.000–15.000 VND untuk beberapa tusuk.
- Jagung bakar, kacang tanah, atau telur rebus — pedagang menjualnya dari keranjang. Cocok disandingkan dengan bir.
- "Goi cuon (고이꾸온 / 越南春卷 / ゴイクオン)" — lumpia basah segar — meskipun rasanya lebih enak di tempat lain; buatan Ta Hien sering kali dibuat terburu-buru.
- Salad pepaya ("goi du du") — segar, asam, pedas. 30.000–40.000 VND.
Waktu terbaik adalah pukul 8–10 malam, saat jalanan sudah ramai tetapi belum terlalu riuh. Tawar-menawar harga adalah hal yang wajar tetapi tanpa tekanan; jika seseorang mematok harga 100.000 VND untuk makanan yang menurut Anda seharusnya 50.000 VND, pindah saja ke kedai berikutnya.
Pasar Malam Hoi An
Pasar malam Hoi An lebih kecil dan lebih banyak dikunjungi turis dibandingkan Hanoi atau Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン), tetapi memiliki daya tarik tersendiri. Pasar ini mulai buka pada sore hari di dekat tepi sungai, dan merupakan perpaduan sejati antara warga lokal dan pengunjung. Kota ini terkenal dengan lampionnya, dan makan di malam hari dengan lampion yang menyala di atas kepala adalah bagian dari daya tariknya.
Kedai-kedainya tertata rapi, lebih bersih dari yang Anda bayangkan, dan para pedagang sabar menghadapi kendala bahasa.
Apa yang harus dimakan:
- "Banh mi (반미 / 越式法包 / バインミー) hoang" — sandwich khas Hoi An, menggunakan pâté dan acar lokal. 40.000–50.000 VND.
- "Cao lau (까오러우 / 高楼面 / カオラウ)" — hidangan mi tebal yang terkenal di kota ini dengan pugasan renyah, daging babi, dan sayuran hijau. 60.000–80.000 VND. Setiap kedai membuatnya dengan cara yang sedikit berbeda; cobalah 2–3 kedai dan pilih favorit Anda.
- Bakso ikan bakar atau "cha ca" (bakso ikan dengan adas sowa dan mi) — lebih ringan dari banh mi, segar. 50.000–70.000 VND.
- Jagung atau ubi bakar — pedagang berjualan menggunakan gerobak. Masing-masing 10.000–15.000 VND.
- Buah tropis segar — mangga, pepaya, buah naga, sudah dipotong-potong. 20.000–30.000 VND per bungkus.
Pasar malam di sini tidak sepadat Hanoi (하노이 / 河内 / ハノイ) atau Saigon; Anda tidak akan merasa terburu-buru. Datanglah sekitar pukul 7 malam, makanlah dengan santai, lalu berjalan-jalan di jalanan yang diterangi lampion setelahnya.

Foto oleh HONG SON di Pexels
Pasar Malam Da Lat
Da Lat adalah kota dataran tinggi, dan pasar malamnya mencerminkan hal itu: udara yang lebih sejuk, hasil panen yang berbeda, serta fokus pada hidangan bakar dan makanan khas setempat. Pasar ini lebih sibuk dan lebih berorientasi pada warga lokal dibandingkan pasar malam Hoi An (호이안 / 会安 / ホイアン), tetapi masih mudah dijelajahi oleh pengunjung.
Da Lat dikenal dengan "banh trang nuong" (kertas beras bakar)—kegemaran warga lokal yang hampir tidak ada di tempat lain di Vietnam. Jika Anda tidak mencobanya di tempat lain, cobalah di sini.
Apa yang harus dimakan:
- "Banh trang nuong" — kertas beras yang dipanggang di atas arang, sering kali diberi pugasan abon babi, wijen, atau rempah-rempah. Pedagang menyesuaikan pesanan di tempat. 20.000–30.000 VND. Rasanya renyah, beraroma asap, dan anehnya bikin ketagihan.
- Jamur atau sayuran bakar — Da Lat menanam banyak sayuran ini. 30.000–40.000 VND per tusuk.
- "Sua dau hanh" (susu kedelai) segar — hangat, sedikit manis, terkadang dengan mutiara tapioka. 15.000–20.000 VND. Pedagang menjualnya dalam keadaan panas di malam hari; ini adalah minuman yang menenangkan.
- Kacang tanah panggang, kacang mete, atau "hat dua" (kuaci) — dijual hangat dari anglo kecil. 20.000–30.000 VND per bungkus.
- "Com tam" atau daging panggang — sama seperti di Saigon, tetapi pedagang di Da Lat sering kali tidak terlalu terburu-buru. 50.000–70.000 VND.
Pasar malam Da Lat memiliki nuansa yang lebih tenang dan kedaerahan dibandingkan kota-kota besar. Datanglah sekitar pukul 6–7 malam jika Anda hanya ingin makan lalu pergi; tinggallah hingga pukul 9 malam jika Anda ingin bersantai dan mengamati orang-orang yang berlalu-lalang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa harga jajanan kaki lima di pasar malam Vietnam?
Harga bervariasi di setiap kota tetapi secara umum tetap murah. Di Ben Thanh, Saigon, harga banh mi berkisar antara 40.000-50.000 VND, cumi bakar 60.000-80.000 VND, dan semangkuk nasi pecah com tam 50.000-70.000 VND. Di Ta Hien, Hanoi, bir draf bia hoi hanya seharga 5.000-10.000 VND per gelas, sate babi bakar 10.000-15.000 VND, dan salad pepaya 30.000-40.000 VND.
Apa itu bia hoi dan di mana Anda bisa meminumnya di Hanoi?
Bia hoi adalah bir draf yang diseduh segar yang disajikan di kursi plastik trotoar, biasanya dengan ABV 3-4% dan diseduh setiap hari. Harganya 5.000-10.000 VND per gelas, menjadikannya salah satu bir termurah di dunia. Jalan Ta Hien di Old Quarter Hanoi adalah tempat yang paling terkenal, di mana warga lokal dan pengunjung berbagi tempat duduk dan memesan sate bakar atau salad pepaya sebagai pendampingnya. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pukul 8-10 malam.
Kapan sebaiknya Anda tiba di Pasar Malam Ben Thanh untuk menghindari keramaian yang padat?
Datanglah antara pukul 7 dan 8 malam agar suasananya tidak terlalu padat dan pedagang masih memiliki stok lengkap serta tidak terburu-buru. Menjelang pukul 10 malam, pasar menjadi riuh dan beberapa kedai mulai tutup. Pasar ini terbentuk di luar Pasar Ben Thanh itu sendiri setelah gelap, terutama di sisi Tran Hung Dao, dengan deretan kedai yang padat, meja makan bersama, dan cukup banyak menu berbahasa Inggris sehingga mudah dijelajahi bagi pengunjung yang baru pertama kali datang.
Catatan Praktis
Bawalah uang tunai (sebagian besar kedai tidak menerima kartu), pastikan Anda tetap terhidrasi, dan jangan takut dengan kekacauannya—semuanya tertata dari sudut pandang pedagang. Harga bervariasi di setiap kedai, jadi jika harganya terasa sangat mahal, tanyakan pada pedagang di sebelahnya atau pindah saja. Pasar malam terbaik adalah tempat warga lokal makan, bukan tempat yang direkomendasikan pemandu wisata; perhatikan di mana keramaian berkumpul dan makanlah di sana.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.









