Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.
We use minimal analytics + ads (no personal tracking). See our privacy policy.
Tradisi teh herbal Vietnam jauh lebih luas daripada sekadar teh teratai. Artichoke, krisan, dan daun voi masing-masing memiliki penggemar setia — inilah rasa dan tempat untuk menemukannya.

Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.
Artikel lain tentang kota ini.

Locals live on Zalo, tourists default to WhatsApp — here's why that gap matters and how to bridge it before your trip.

…

Hotels, homestays, hostels — strongest inventory in Vietnam.
Da Lat has quietly become Vietnam's most liveable remote-work base — cool air, cheap rent, and more cafes than you can reasonably test in a month.

Winter in the north is damp, grey, and surprisingly chilly. Forget the tropical gear and pack for layering to survive the humidity.
Artikel lain di wilayah ini.

The Wise debit card works well in Vietnam if you set it up right. Here's how to avoid fees, use the VND balance, and when it beats alternatives.

Thousands of foreigners teach English or freelance in Vietnam on tourist visas. Here is what Vietnamese law actually says, when it gets enforced, and how to do it properly.

The Wise debit card works well in Vietnam if you know the fee structure. Here's how to use it at ATMs and merchants without losing money on bad rates.
More articles from the same category.

Forget everything you know about standard noodle soup. In the Central Highlands city of Pleiku, the local obsession is 'pho kho', a two-bowl ritual that defines the region's breakfast culture.

Quy Nhon is often overlooked for its neighbors, but its rice-based specialties, particularly the local take on vermicelli, define the city's culinary identity.

Phu Yen is often overshadowed by its neighbors, but its rice-based specialties and deep-sea ingredients offer a distinct flavor profile worth the detour.

Discover the best spots to enjoy a steaming bowl of bun rieu in the cool mountain city of Pleiku, featuring local favorites, pricing, and what makes this highland version unique.

Skip the tourist packages and eat your way through My Tho. Here is a curated, morning-to-night food trail featuring the best local spots, from iconic noodle soups to hidden market sweets.

Skip the generic hotel buffet and head to the village markets for authentic Thai ethnic snacks. Here is what you need to find in Mai Chau.
Vietnam (베트남 / 越南 / ベトナム) sangat bergantung pada kafein — siapa pun yang pernah menghabiskan pagi dengan menonton ritual "ca phe sua da" pasti tahu hal itu. Namun di samping budaya kopi, ada tradisi teh herbal yang lebih tenang, diseduh untuk pencernaan, meredakan panas dalam, atau sekadar kebiasaan. Tiga jenis teh secara khusus muncul di rumah-rumah, kedai pasar, dan gerobak minuman pinggir jalan di seluruh negeri: "atiso" (teh artichoke), "hoa cuc" (teh krisan), dan "la voi" (teh daun voi). Semuanya bukanlah tren kesehatan impor. Teh-teh ini sudah ada selama beberapa generasi, dan begitu Anda tahu khasiatnya, Anda akan tahu teh mana yang tepat untuk dinikmati di saat yang tepat.
Teh artichoke berasal dari tanaman yang sama dengan sayurannya, tetapi di sini seluruh bagian tanaman digunakan — daun, batang, akar, dan bunga semuanya dikeringkan dan diseduh. Da Lat adalah pusat produksi atiso di Vietnam; dataran tinggi di sekitar kota ini cukup sejuk untuk menanam artichoke dalam skala besar, dan Anda akan melihatnya dijual segar maupun kering di seluruh pasar kota.
Rasanya bersahaja (earthy) dan sedikit pahit, dengan rasa manis ringan yang tertinggal di lidah. Rasanya tidak tajam. Orang yang merasa teh hijau terlalu terasa seperti rumput biasanya akan menyukai atiso.
Secara lokal, teh ini diminum terutama sebagai bantuan pencernaan dan dikaitkan dengan dukungan fungsi hati — terlepas dari apakah Anda mempercayainya atau tidak, itulah alasan Anda akan melihat botol teh atiso dingin di kantin rumah sakit Vietnam dan kerabat yang lebih tua bersikeras meminumnya setelah makan besar.
Tempat menemukannya: Di Da Lat (달랏 / 大叻 / ダラット), atiso kering curah dijual dalam kemasan 100g di Cho Da Lat (Pasar Da Lat) dengan harga sekitar 30.000–50.000 VND. Di luar Da Lat, carilah teh atiso kemasan merek Fito Pharma atau Ladophar di apotek dan supermarket Co.op Mart di seluruh negeri — biasanya 45.000–70.000 VND untuk sekotak isi 20 kantong. Versi curah menghasilkan seduhan yang lebih kuat dan kompleks; versi kantong sudah cukup untuk konsumsi sehari-hari.
Kapan meminumnya: Setelah makan, atau kapan pun Anda makan lebih banyak dari yang seharusnya. Teh ini bebas kafein, jadi aman diminum di malam hari. Disajikan dingin dengan es di musim panas, ini adalah salah satu alasan terbaik untuk berhenti di gerobak minuman.
Teh krisan telah menjadi bagian dari budaya teh Tiongkok dan Vietnam selama berabad-abad. "Hoa cuc" secara harfiah berarti bunga krisan, dan bunga kering inilah yang Anda seduh — bunga kecil berwarna kuning pucat yang mekar dalam air panas dan mengubah cairan menjadi warna emas lembut.
Rasanya lembut: floral tanpa terasa seperti parfum, sedikit manis, dengan hampir tidak ada rasa pahit. Ini adalah salah satu teh herbal yang paling mudah diterima bagi orang yang tidak terbiasa dengan kategori ini. Orang Vietnam meminumnya karena sifatnya yang mendinginkan dalam pengertian pengobatan tradisional — pada sore hari bersuhu 38 derajat di Saigon, segelas dingin hoa cuc tra benar-benar menyegarkan dengan sensasi yang berbeda dari sekadar minum air dingin.
Teh ini cocok dipadukan dengan sedikit gula batu ("duong phen"), yang merupakan cara penyajian khas di kedai teh tradisional.
Tempat menemukannya: Bunga hoa cuc kering curah dijual di pasar obat tradisional — di Hanoi, cobalah kedai-kedai di sepanjang Jalan Lan Ong di Old Quarter, di mana Anda bisa membelinya per berat mulai dari sekitar 40.000 VND per 100g. Di Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン), bagian barang kering grosir di dekat Pasar Binh Tay menjualnya. Versi kantong dari merek seperti Dilmah Vietnam atau Phuc Long tersedia luas di supermarket. Bunga curah menghasilkan seduhan yang jauh lebih aromatik.
Kapan meminumnya: Sore dan malam hari. Teh ini dikaitkan dengan menenangkan saraf dan mengurangi kelelahan mata — entah Anda mempercayainya atau tidak, ini adalah minuman santai yang benar-benar menyenangkan. Seduh dengan ringan jika Anda menyajikannya untuk tamu; seduh lebih kuat dan tambahkan irisan jeruk nipis segar jika Anda menginginkan sesuatu dengan karakter yang lebih kuat.

Foto oleh Vyvan BÙI VY VÂN di Pexels
Ini adalah teh yang jarang masuk ke daftar mana pun yang ditujukan untuk pengunjung, dan itulah alasan mengapa teh ini layak ada di sini. Teh daun voi terbuat dari daun pohon voi (Cleistocalyx operculatus), tanaman asli Vietnam utara. Teh ini tidak terdengar eksotis atau seperti obat — ini hanyalah apa yang diminum banyak keluarga Vietnam utara seperti orang lain meminum teh hijau biasa.
Rasanya khas: sedikit sepat, dengan kualitas herbal yang lebih gurih daripada manis, dan rasa akhir yang bersih. Rasanya tidak seperti teh herbal lainnya. Orang Hanoi yang lebih tua secara khusus sangat menyukainya; Anda akan menemukannya disajikan di kedai tra da (es teh) sederhana di seluruh Hanoi (하노이 / 河内 / ハノイ) secara gratis atau seharga 5.000 VND segelas sebagai pendamping makan.
Penelitian telah menunjukkan sifat antimikroba dalam ekstrak daun voi, yang mungkin menjelaskan reputasinya yang sudah lama ada sebagai minuman pencernaan dan anti-kembung, tetapi jangan berharap penjualnya akan menjelaskan biokimianya. Mereka hanya tahu bahwa teh ini menenangkan perut.
Tempat menemukannya: La voi kering curah dijual di Pasar Dong Xuan di Hanoi dan di toko obat tradisional di seluruh wilayah utara dengan harga 20.000–35.000 VND per 100g. Versi kantong lebih sulit ditemukan di supermarket arus utama; pilihan terbaik Anda adalah apotek atau toko yang mengkhususkan diri pada barang kering dari utara. Di luar wilayah utara, teh ini sangat sulit ditemukan — belilah persediaan di Hanoi jika Anda ingin membawanya pulang.
Kapan meminumnya: Pagi atau siang hari. Ini adalah teh sehari-hari di utara — praktis, tidak rumit, sedikit pahit dengan cara yang paling enak. Seduh dengan air mendidih dan biarkan terendam selama empat hingga lima menit.

Foto oleh Thái Trường Giang di Pexels
Ketiga teh ini bebas kafein dan dapat diseduh di rumah dengan peralatan minimal — cukup air mendidih dan beberapa menit. Jika Anda membeli versi curah untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh, teh ini berbentuk pipih dan mudah dibawa dalam kantong zip-lock di dalam koper Anda. Aturan bea cukai bervariasi tergantung tujuan, jadi periksalah sebelum Anda terbang, tetapi bahan tanaman kering untuk konsumsi pribadi umumnya tidak bermasalah.