Semangkuk "bun bo Hue" yang lezat menyajikan rasa yang kuat — serai, terasi udang, minyak cabai, dan kuah kaldu yang direbus selama berjam-jam. Minuman yang Anda pilih bisa menyeimbangkan semua rasa itu atau justru membuatnya kacau. Berikut panduan memilihnya dengan tepat.
Tra Da — Pilihan Utama yang Selalu Benar
Jika Anda makan di kedai khas Hue yang autentik, satu teko "tra da" (es teh) kemungkinan besar akan disajikan bahkan sebelum Anda duduk. Ada alasan di balik hal itu. Kandungan tanin dalam teh hijau Vietnam mampu menetralkan aroma kuat dari terasi udang fermentasi dan lemak yang mengapung di permukaan kuah. Rasanya agak pahit, dingin, dan gratis — atau sangat murah, sekitar 3.000–5.000 VND per gelas.
Jangan melewatkannya hanya karena tampilannya mirip air keran di dalam gelas plastik. Ini adalah minuman yang telah dipadukan oleh generasi masyarakat Vietnam dengan sup jenis ini. Minuman ini cocok karena tidak merusak rasa hidangan — melainkan menetralkan lidah Anda di sela-sela suapan tanpa menambah rasa manis atau soda yang bisa merusak cita rasa asli sup.
Bia Hoi — Cukup Membantu, tapi Kurang Ideal
"Bia hoi" (bir draf) dingin yang disandingkan dengan semangkuk bun bo Hue (분보후에 / 顺化牛肉粉 / ブンボーフエ) adalah pilihan yang masuk akal, terutama saat makan siang ketika cuaca sedang panas dan Anda sedang duduk di kursi plastik luar ruangan. Bir lager ringan berkarbonasi memang dapat menetralkan lemak, dan sensasi sodanya membantu setelah Anda menyantap minyak cabai.
Masalahnya ada pada rasa pedasnya. Bun bo Hue cenderung lebih pedas daripada pho — kuahnya membawa rasa pedas asli dari cabai kering, bukan sekadar aroma rempah. Alkohol mempercepat penyerapan kapsaisin, yang berarti bir dingin justru dapat membuat rasa pedas terasa lebih menyengat, bukannya mereda. Jika Anda memiliki toleransi pedas yang tinggi, bia hoi (비아호이 / 鲜啤 / ビアホイ) boleh-boleh saja. Namun, jika kuah sup sudah membuat Anda berkeringat, bir hanya akan membuat Anda semakin kepedasan.
Satu kaleng bir 333 atau Huda (merek lokal Hue (후에 / 顺化 / フエ) yang layak dicoba langsung di tempat asalnya) di minimarket dijual seharga 12.000–18.000 VND. Di kedai bia hoi, segelas bir harganya sekitar 7.000–10.000 VND.
Air Tebu — Menggoda, tapi Kurang Cocok
"Nuoc mia" (air tebu) ada di mana-mana di Vietnam, diperas segar di gerobak pinggir jalan dengan harga sekitar 10.000–15.000 VND. Minuman ini dingin, manis, dan sangat menyegarkan di siang hari yang panas. Namun, jika dipadukan dengan bun bo Hue, ini adalah pilihan yang salah.
Rasa manisnya bertabrakan dengan bahan dasar terasi udang. Air tebu sangat cocok dinikmati bersama banh mi atau com tam — hidangan yang memiliki profil rasa netral atau agak gurih. Namun, saat berhadapan dengan aroma kuat dan rasa pedas bun bo Hue, rasa manis tebu terasa terlalu kontras. Kedua rasa ini tidak saling melengkapi, melainkan terasa aneh di lidah.
Simpan nuoc mia untuk dinikmati setelah makan jika Anda ingin mendinginkan mulut. Sebagai pendamping makanan, sebaiknya lewatkan saja.

Foto oleh Theodore Nguyen di Pexels
Kopi Vietnam — Hanya Jika Waktunya Tepat
Meminum "kopi Vietnam (베트남 커피 / 越南咖啡 / ベトナムコーヒー)" — khususnya "ca phe sua da" dingin — saat menyantap semangkuk bun bo Hue terdengar kurang pas, tetapi sebenarnya ada tradisi kecil untuk meminum kopi sebelum atau sesudah makan, bukan saat sedang makan. Beberapa warga lokal Hue yang lebih tua biasanya menikmati segelas kecil es kopi di kafe pinggir jalan, lalu berjalan ke kedai sup untuk menyantap semangkuk bun bo Hue, menganggap keduanya sebagai aktivitas terpisah alih-alih memadukannya.
Jangan meminumnya di tengah-tengah makan. Rasa manis dari susu kental manis akan menutupi kompleksitas rasa kaldu dan membuat rasa cabai terasa lebih menyengat. Namun, menikmati ca phe sua da (연유커피 / 越南冰咖啡 / ベトナムアイスコーヒー) 20 menit setelah makan? Itu adalah cara yang sangat sempurna untuk menutup pagi hari di Hue.
Air Kelapa — Pilihan yang Sering Diremehkan
Air kelapa muda segar (nuoc dua, sekitar 20.000–30.000 VND untuk satu butir kelapa utuh) benar-benar salah satu pendamping terbaik untuk sup Vietnam yang pedas. Minuman ini bersifat isotonik, manis alami tanpa berlebihan, dan memiliki rasa segar khas kelapa yang tidak bertabrakan dengan kuah kaldu yang kaya akan serai.
Anda tidak selalu bisa menemukannya di kedai khusus bun bo Hue, tetapi jika ada penjual di dekatnya — dan di Hue, di Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン), atau di Hanoi, biasanya selalu ada — membelinya sebelum Anda duduk makan adalah langkah yang cerdas. Air kelapa meredakan rasa pedas lebih baik daripada bir dan memberikan pengalaman rasa yang lebih kaya dibanding air putih biasa.

Foto oleh Quang Nguyen Vinh di Pexels
Bagaimana dengan Air Putih?
Air putih dingin biasa tentu saja tidak masalah. Jika kuah sup membuat Anda berkeringat, air putih akan menghidrasi tubuh Anda kembali tanpa efek samping alkohol atau tabrakan rasa manis. Sebagian besar kedai akan memberikan teh hangat atau air putih suhu ruang secara gratis. Mintalah da (es batu) jika Anda ingin menyajikannya dingin.
Peringkat Singkat
- Tra da — pendamping terbaik secara keseluruhan, meningkatkan cita rasa makanan
- Air kelapa — sangat cocok jika disajikan dingin
- Air putih — netral, selalu menjadi pilihan yang benar
- Bia hoi / bir lager ringan — cukup baik jika toleransi pedas Anda tinggi
- Ca phe sua da — hanya untuk sebelum atau sesudah makan
- Nuoc mia — lewatkan saja
Catatan Akhir
Bun bo Hue adalah salah satu hidangan sup dengan rasa paling kuat dalam kuliner Vietnam — kuahnya dibuat dengan kedalaman rasa fermentasi dan sengatan rasa pedas cabai, bukan rasa yang lembut. Minuman yang Anda pilih harus mendukung rasa tersebut, bukan menyainginya. Tra da adalah jawaban yang sudah diketahui oleh sebagian besar warga lokal. Pilihan lainnya patut Anda pahami sebelum memesan.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.









