Ao Ba Om adalah salah satu tempat yang mungkin tidak terlihat begitu fotogenik di kamera, tetapi kenangannya akan membekas lebih lama daripada kebanyakan pemandangan di kartu pos. Ini adalah kolam kuno berbentuk persegi yang dikelilingi oleh pepohonan tua raksasa di wilayah yang dulunya merupakan provinsi Tra Vinh — kini menjadi bagian dari provinsi Vinh Long yang telah digabung di Delta Mekong (메콩 델타 / 湄公河三角洲 / メコンデルタ). Jika Anda sedang melewati wilayah selatan dan mencari suasana yang lebih tenang daripada rute pasar terapung pada umumnya, tempat ini sangat layak untuk disinggahi.

Apa itu Ao Ba Om dan mengapa tempat ini penting

Ao Ba Om (secara harfiah berarti "Kolam Ba Om") adalah kolam persegi panjang berukuran besar, sekitar 300 meter kali 500 meter, yang diyakini telah digali dengan tangan oleh komunitas Khmer setempat berabad-abad yang lalu. Kisah asal-usul yang sering diceritakan penduduk setempat melibatkan perlombaan menggali antara pria dan wanita — pihak wanita menang dengan mengelabui para pria menggunakan bintang fajar palsu, dan kolam tersebut dinamai dari seorang wanita bernama Ba Om. Ini memang cerita rakyat, tetapi memberikan gambaran betapa eratnya tempat ini dengan budaya Khmer setempat.

Kolam ini terletak di dalam taman yang dinaungi oleh lebih dari 100 pohon tua, banyak di antaranya adalah pohon "sao" raksasa dengan akar yang menonjol di jalan setapak. Tepat di sebelah kolam terdapat Museum Budaya Khmer (Bao Tang Van Hoa Khmer), yang menyimpan koleksi artefak Khmer, pakaian tradisional, dan alat musik dari wilayah tersebut yang sederhana namun sangat berharga. Seluruh kompleks ini dianggap sebagai situs warisan nasional.

Mengapa wisatawan berkunjung

Sebagian besar pengunjung datang untuk menikmati suasananya, bukan sekadar melihat satu daya tarik tertentu. Kanopi pepohonan tua membuat area ini terasa jauh lebih sejuk daripada kota di sekitarnya, dan kolam itu sendiri memiliki ketenangan yang memancarkan aura kuno. Ini adalah tempat di mana keluarga setempat berpiknik di akhir pekan, para biksu dari pagoda Khmer di dekatnya berjalan-jalan di pagi hari, dan ritme kehidupan terasa lebih santai.

Bagi siapa pun yang tertarik dengan komunitas minoritas Khmer di Delta Mekong — dan terdapat populasi yang signifikan di sini — Ao Ba Om adalah titik awal yang tepat. Museum memberikan konteks sejarah, dan terdapat beberapa pagoda Khmer yang masih aktif dalam radius beberapa kilometer, termasuk Pagoda Ang, salah satu kuil Khmer terpenting di delta tersebut.

Selama festival Ok Om Bok (biasanya jatuh pada bulan Oktober atau November, mengikuti kalender lunar), kolam ini menjadi pusat perayaan dengan balap perahu, pelepasan lampion, dan musik tradisional Khmer. Jika waktu kunjungan Anda pas, ini adalah salah satu festival daerah paling autentik yang akan Anda temukan di Vietnam (베트남 / 越南 / ベトナム) selatan.

Waktu terbaik untuk berkunjung

Musim kemarau — Desember hingga April — adalah waktu yang paling nyaman. Delta Mekong mengalami hujan lebat dari Juni hingga November, dan meskipun kolam terlihat indah dengan pemandangan serba hijau, jalan setapak di taman bisa menjadi berlumpur dan kelembapannya sangat menyengat. Kunjungan di pagi hari (sebelum jam 8 pagi) adalah yang terbaik sepanjang tahun; pada siang hari, bahkan naungan pohon tidak akan bisa menyelamatkan Anda dari panasnya cuaca.

Jika Anda secara khusus ingin melihat festival Ok Om Bok, rencanakan kunjungan pada pertengahan hingga akhir Oktober. Periksa kalender lunar pada tahun tersebut, karena tanggalnya bisa berubah-ubah.

Cara menuju ke sana

Ao Ba Om terletak sekitar 5 km di selatan pusat kota lama Tra Vinh, yang kini menjadi sebuah distrik di dalam provinsi Vinh Long yang telah diperluas.

Dari Can Tho: Titik keberangkatan yang paling umum. Bus beroperasi dari terminal bus pusat Can Tho ke kota Tra Vinh, memakan waktu sekitar 2,5 jam dan biayanya sekitar 80.000–100.000 VND. Dari kota Tra Vinh, naik xe om (ojek) atau Grab ke Ao Ba Om biayanya sekitar 15.000–25.000 VND.

Dari Saigon: Bus langsung dari terminal bus Mien Tay ke Tra Vinh memakan waktu sekitar 3,5–4 jam, dengan biaya 120.000–160.000 VND tergantung pada operatornya. Phuong Trang (FUTA) melayani rute ini secara rutin.

Dengan sepeda motor: Jika Anda berkendara melintasi delta — dan sejujurnya, sepeda motor adalah cara terbaik untuk menjelajahi wilayah ini — Ao Ba Om berjarak sekitar 100 km dari Can Tho (껀터 / 芹苴 / カントー) melalui QL54 dan QL53. Jalanannya datar dan sebagian besar dalam kondisi baik, khas jalur berkendara di delta.

Pemandangan tenang sebuah pagoda yang terpantul di kanal air di Tra Vinh, hutan rimbun Vietnam.

Foto oleh Nguyen Truong Khang di Pexels

Hal yang bisa dilakukan

Berjalan mengelilingi kolam

Berjalan kaki mengelilingi seluruh kolam memakan waktu sekitar 30–40 menit dengan langkah santai. Akar-akar pohon menciptakan semacam taman patung alami, dan terdapat bangku-bangku yang tersebar di sekitarnya. Jangan lupa bawa air minum.

Mengunjungi Museum Budaya Khmer

Buka setiap hari, dengan biaya masuk yang murah (sekitar 10.000 VND). Koleksinya tidak terlalu besar, tetapi pameran tentang tenun Khmer, variasi "ao dai" tradisional yang khas bagi komunitas Khmer, dan benda-benda ritual disajikan dengan sangat baik. Luangkan waktu sekitar 30–45 menit.

Menjelajahi Pagoda Ang

Berjarak sekitar 1 km dari Ao Ba Om, Pagoda Ang (Chua Ang) adalah salah satu pagoda Khmer tertua dan paling menarik secara arsitektur di delta ini. Gerbangnya yang penuh hiasan dan bagian dalamnya yang dicat sangat layak untuk dilihat. Berpakaianlah yang sopan — pastikan bahu dan lutut tertutup.

Menikmati matahari terbenam di kolam

Tepi barat kolam mendapatkan cahaya yang bagus pada sore hari. Airnya memantulkan deretan pepohonan, dan taman mulai sepi setelah jam 5 sore. Bawalah tikar jika Anda ingin duduk bersantai.

Mencicipi sup mi Khmer

Di sekitar area Tra Vinh, carilah "bun nuoc leo" — sup mi ala Khmer dengan kaldu berbahan dasar ikan yang kaya rasa, pasta ikan fermentasi, dan rempah-rempah segar. Rasanya berbeda dari sup mi Vietnam mana pun yang pernah Anda coba. Kedai-kedai kaki lima di dekat pasar lama Tra Vinh menyajikannya dengan harga 25.000–35.000 VND.

Tempat makan di sekitar

Selain bun nuoc leo, carilah "banh tet" — kue beras ketan berbentuk silinder yang umum di wilayah selatan, terutama di sekitar musim Tet tetapi tersedia sepanjang tahun di pasar-pasar Tra Vinh. Untuk makan di tempat, warung kecil com binh dan (nasi campur) berjejer di sepanjang jalan antara kota Tra Vinh dan Ao Ba Om. Sepiring penuh dengan dua atau tiga lauk harganya 30.000–45.000 VND. Kopi Vietnam dari kedai pinggir jalan mana pun harganya 12.000–18.000 VND dan dijamin kental.

Tempat menginap

Kota Tra Vinh memiliki wisma dasar (nha nghi) mulai dari 150.000–250.000 VND per malam — cukup bersih, ber-AC, tanpa fasilitas mewah. Hotel kelas menengah seperti Thanh Tra Hotel atau Cuu Long Hotel menawarkan kamar di kisaran 400.000–600.000 VND termasuk sarapan. Tidak ada akomodasi tingkat mewah di sini, yang justru menjadi bagian dari daya tariknya. Sebagian besar wisatawan menjadikan Tra Vinh sebagai tempat persinggahan satu malam antara Can Tho dan pesisir.

Wanita Vietnam yang anggun mengenakan ao dai dengan non la di tepi kolam yang tenang, dikelilingi tanaman hijau subur dan perahu tradisional.

Foto oleh Huỳnh Hoàng Hiền di Pexels

Tips praktis dari penduduk setempat

  • Bawa obat nyamuk. Rimbunnya pepohonan dan air kolam membuat nyamuk cukup agresif, terutama saat fajar dan senja.
  • Museum tutup saat jam makan siang (sekitar pukul 11:30–13:30). Rencanakan kunjungan Anda dengan baik.
  • Pakai sepatu, bukan sandal. Akar pohon membuat jalan setapak tidak rata, dan setelah hujan akan menjadi licin.
  • Kombinasikan dengan tur pagoda. Terdapat lebih dari 140 pagoda Khmer di bekas provinsi Tra Vinh. Sewa sepeda motor dan kunjungi tiga atau empat pagoda dalam setengah hari — masing-masing memiliki karakternya sendiri.

Kesalahan umum yang harus dihindari

  • Terburu-buru. Ao Ba Om bukanlah "tempat wisata" yang bisa Anda selesaikan dalam 20 menit. Inti dari tempat ini adalah ketenangannya. Luangkan waktu setidaknya dua jam, idealnya setengah hari.
  • Melewatkan museum. Tempatnya memang kecil dan mudah diabaikan, tetapi museum ini memberikan konteks pada semua hal yang Anda lihat di komunitas Khmer sekitarnya.
  • Hanya berkunjung di siang hari. Taman ini terasa sangat panas antara jam 11 siang dan 3 sore. Datanglah lebih awal atau di sore hari.
  • Mengharapkan infrastruktur wisata. Tidak ada menu berbahasa Inggris, tidak ada pemandu wisata yang menunggu di gerbang, tidak ada toko suvenir. Justru itulah daya tariknya.

Catatan praktis

Masuk ke Ao Ba Om tidak dipungut biaya; hanya museum yang mengenakan sedikit biaya masuk. Taman ini buka dari pagi buta hingga malam hari. Jika Anda sedang menyusun rencana perjalanan Delta Mekong di luar rute pasar terapung Can Tho yang biasa, menginap semalam di Tra Vinh dengan mengunjungi Ao Ba Om dan pagoda-pagoda di sekitarnya akan memberikan Anda sisi lain dari delta yang sering kali terlewatkan oleh kebanyakan wisatawan.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.