Saigon punya reputasi sebagai kota termahal di Vietnam, namun reputasi itu terbentuk karena banyaknya bar di atap gedung dan restoran yang menyasar turis. Jika Anda turun ke level jalanan, Anda bisa menyantap tiga kali makan lengkap dan mengenyangkan setiap hari dengan total di bawah 150.000 VND — bahkan seringkali lebih murah.
Sarapan: Di Bawah 20.000–30.000 VND
Sarapan paling murah dan memuaskan di Saigon adalah "banh mi". Baguette yang diisi dengan benar — pate, daging olahan, acar lobak, cabai, dan daun ketumbar — harganya 15.000 hingga 25.000 VND dari gerobak atau kedai kecil dengan kompor gas dan etalase kaca. Hindari tempat mana pun yang memiliki papan nama berbahasa Inggris di depannya; harganya bisa mencapai 40.000–60.000 VND untuk roti lapis yang pada dasarnya sama. Carilah gerobak di dekat gerbang sekolah atau pintu masuk pasar antara pukul 06.00 hingga 08.00 pagi.
Jika Anda menginginkan sesuatu yang hangat, "banh cuon" — gulungan tepung beras kukus yang diisi dengan daging babi cincang dan jamur kuping, disajikan dengan semangkuk nuoc cham dan beberapa potong cha lua (sosis babi) — harganya 20.000–30.000 VND di kedai makan. Distrik 3 dan Distrik 10 memiliki banyak tempat banh cuon jadul yang buka sebelum pukul 07.00 pagi dan tutup saat dagangannya habis, biasanya sekitar pukul 09.30.
"Xoi" (nasi ketan) adalah pilihan lainnya: sekotak nasi ketan dengan topping pasta kacang hijau, bawang goreng, dan pilihan protein Anda — ayam suwir, telur goreng, atau lap xuong (sosis Tiongkok) — seharga 15.000–25.000 VND. Penjual Xoi biasanya berjualan dari panci besar di atas sepeda motor atau di tempat tetap dekat pagoda dan pasar.
Makan Siang: Kisaran Harga 30.000–50.000 VND
Di sinilah kancah kuliner murah Saigon benar-benar bersinar. "Com tam" — nasi pecah — adalah menu makan siang standar kota ini dan bisa dibilang makanan paling memuaskan dengan harga terjangkau. Sepiring penuh dengan suon nuong (iga babi panggang), bi (kulit babi suwir), telur kukus, dan semangkuk kecil kaldu dihargai 35.000–45.000 VND di kedai com tam lokal. Tambah nasi biasanya gratis atau seharga 5.000 VND. Jalan Pham Van Hai di Distrik Tan Binh dipenuhi dengan kedai com tam sederhana yang dipadati warga lokal dari pukul 11.00 hingga 13.00 siang.
"Bun thang" lebih sulit ditemukan di Saigon dibandingkan di Hanoi, tetapi beberapa tempat bergaya utara menyajikannya di sini dengan harga sekitar 35.000–40.000 VND. Jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih khas selatan, carilah "hu tieu" — kaldu tulang babi yang bening dan sedikit manis dengan mi beras, daging babi giling, dan udang. Semangkuk di kedai kursi plastik di pinggir jalan harganya 25.000–40.000 VND dan disajikan dengan sepiring tauge segar serta dedaunan herbal untuk ditambahkan sendiri.
"Banh xeo" — panekuk gurih yang diisi dengan daging babi, udang, dan tauge — adalah pilihan makan siang lain yang harganya di bawah 50.000 VND jika Anda memesan di kedai pasar alih-alih di restoran. Pasar Binh Tay di Cho Lon (Distrik 6) memiliki beberapa kedai yang menjual panekuk satuan seharga 20.000–30.000 VND per buah.

Foto oleh Jordan Coleman di Pexels
Makan Malam: Makan Enak dengan Anggaran Terbatas
Makan malam di bawah 50.000 VND membutuhkan sedikit usaha ekstra, tetapi sangat mungkin dilakukan. "Bun bo Hue" — sup mi daging sapi yang pedas dan kaya rasa serai dari Vietnam tengah — memiliki banyak penggemar di Saigon, dan banyak kedai menyajikan porsi besar seharga 35.000–45.000 VND. Kaldunya lebih pekat dan kompleks daripada pho, dan porsinya cenderung lebih besar. Carilah di Distrik 3, 10, dan Binh Thanh.
"Goi cuon" — lumpia segar dengan daging babi, udang, herbal, dan kertas beras — harganya sekitar 5.000–8.000 VND per gulung di kedai pasar. Pesan empat atau lima buah dengan semangkuk saus kacang, dan Anda mendapatkan makan malam yang ringan namun mengenyangkan dengan harga jauh di bawah 50.000 VND. Lumpia ini dibuat saat dipesan, jadi Anda bisa melihat seluruh prosesnya.
Untuk sesuatu yang lebih mengenyangkan, "bun rieu" — kaldu tomat dan pasta kepiting dengan tahu, daging babi, dan bihun — muncul di kedai pinggir jalan saat malam hari dengan harga 30.000–40.000 VND per mangkuk. Rasanya tajam dan asam, sangat cocok dengan cuaca panas Saigon, dan porsinya jarang sekali sedikit.

Foto oleh Serg Alesenko di Pexels
Beberapa Aturan yang Membantu
- Makanlah di tempat yang ramai dikunjungi warga lokal. Antrean helm motor di depan sebuah kedai adalah tanda kualitas yang lebih baik daripada aplikasi ulasan mana pun.
- Hindari zona turis. Jalan Bui Vien dan area sekitar Pasar Ben Thanh mengenakan harga dua hingga tiga kali lipat untuk makanan yang sama.
- Jam makan siang sangat penting. Jendela pukul 11.00–13.00 adalah saat kedai lokal paling segar dan aktif. Kedai makan malam sering buka sekitar pukul 17.00–18.00 dan cepat habis.
- Uang tunai sangat penting. Sebagian besar tempat makan pinggir jalan tidak menerima kartu. Selalu siapkan uang pecahan 50.000 dan 20.000 VND.
Catatan Praktis
Harga yang tercantum di sini mencerminkan realitas harga jalanan tahun 2024–2025 di distrik pusat Saigon; perkirakan sedikit variasi tergantung lingkungan dan apakah tempat tersebut memiliki AC (tambahkan sekitar 10.000–15.000 VND jika ada). Batas 50.000 VND memang ketat namun jujur — kota ini masih menghargai mereka yang mau makan di kursi plastik.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.







