Pasar Han terletak di pusat kota Da Nang, sebuah gedung beton berlantai empat tempat para pedagang berjualan kain, makanan laut, dan semangkuk mi sejak tahun 1940-an. Sebagian besar wisatawan hanya berjalan-jalan di lantai dasar, membeli gantungan kunci atau magnet kulkas, lalu pergi. Itu adalah sebuah kesalahan besar — area kuliner di lantai atas dan sepanjang koridor dalam adalah salah satu tempat termurah dan terlengkap untuk mencicipi hidangan khas Vietnam tengah di kota ini.

Seperti Apa Suasana di Dalam Pasar

Gedung ini menempati blok di antara Jalan Tran Phu dan Bach Dang, sekitar 300 meter dari Sungai Han. Lantai dasar diisi oleh bahan makanan segar, barang kering, dan kios suvenir untuk wisatawan di dekat pintu masuk. Kios-kios makanan berkumpul di lantai mezanin dan sepanjang dinding bagian dalam sebelah utara di lantai dasar. Tempat duduknya berupa kursi plastik dengan meja yang digunakan bersama. Bersiaplah dengan suasana bising, kipas angin alih-alih AC, dan deretan pedagang yang telah menempati kios yang sama selama puluhan tahun. Harga makanan di sini sudah ditetapkan oleh pengelola pasar — semangkuk mi berkisar antara 35,000–55,000 VND tergantung apa yang Anda pesan.

Mi Quang

"Mi quang" adalah hidangan yang paling dibanggakan di Da Nang (다낭 / 岘港 / ダナン), dan Pasar Han adalah tempat terbaik untuk mencicipinya tanpa harus mencari kedai khusus. Minya berukuran lebar, berwarna kuning kunyit, dan disajikan dengan kuah yang sedikit saja — tidak sampai terendam seperti pho. Semangkuk porsi standar disajikan dengan udang, daging babi, setengah butir telur puyuh rebus, kacang tanah tumbuk, serta sepiring daun herba segar dan kerupuk beras ("banh da") untuk diremas di atasnya. Kerupuk ini sangat penting. Melewatkannya seperti makan banh mi tanpa isian.

Kios-kios di koridor utara menyajikan versi rasa yang paling konsisten — carilah kios yang memajang nampan mi kuning di meja persiapan mereka. Satu mangkuk sudah cukup untuk makan siang ringan; pesanlah dua porsi jika Anda baru saja lelah berjalan kaki.

Bun Cha Ca

"Bun cha ca" adalah kuliner asli Da Nang yang kurang mendapat perhatian di luar kota ini. Hidangan ini terdiri dari bihun beras tipis dalam kuah kaldu ikan yang bening dan agak manis, disajikan dengan bakso ikan goreng — "cha ca" — yang kenyal dan beraroma sedikit asap. Bakso ikannya terbuat dari ikan tenggiri atau ikan gabus, yang dihaluskan lalu digoreng pipih atau dicetak bulat memanjang. Beberapa penjual menambahkan darah babi beku dan daun adas sowa segar; sebagian lainnya tidak. Kedua versi ini sama-sama layak dicoba.

Hidangan ini biasanya disantap untuk sarapan. Para penjual di Pasar Han paling sibuk melayani pembeli sebelum jam 9 pagi. Jika Anda datang setelah jam 10 pagi, kuahnya mungkin sudah agak encer atau bakso ikannya sudah hampir habis. Semangkuk dihargai sekitar 40,000–45,000 VND. Kaldunya cukup ringan sehingga Anda bisa menghabiskan semangkuk penuh dan masih memiliki ruang di perut untuk mencoba kuliner lainnya.

Suasana pasar jalanan yang sibuk dengan sepeda pedagang yang sarat muatan barang di Vietnam.

Foto oleh Quý Nguyễn di Pexels

Banh Trang Cuon Thit Heo

"Banh trang cuon thit heo" secara harfiah diterjemahkan sebagai lumpia kertas beras dengan daging babi, tetapi versi Da Nang jauh lebih spesifik dari itu. Irisan tipis samcan babi rebus dan udang disajikan dengan lembaran kertas beras segar, sepiring daun herba (daun perilla, selada, mint, irisan pisang muda), dan semangkuk kecil "mam nem" — saus cocolan teri fermentasi yang dicampur dengan nanas dan kacang tanah tumbuk. Anda meracik sendiri setiap gulungan di meja makan.

Saus mam nem ini cukup memicu perbedaan selera. Aromanya sangat tajam dan menyengat, bahkan melebihi terasi biasa, sehingga beberapa turis langsung menyerah pada cocolan pertama. Namun, cobalah untuk menikmatinya. Saus inilah yang membuat hidangan ini begitu lezat — rasa gurih berlemak dari samcan babi membutuhkan rasa saus yang kuat untuk menyeimbangkannya. Penjual di Pasar Han mematok harga 60,000–80,000 VND untuk satu piring porsi sharing, cukup untuk camilan dua orang atau makanan berat untuk satu orang.

Kuliner Lain yang Layak Dicoba

Jika Anda tidak punya banyak waktu, penjual "banh xeo (반세오 / 越南煎饼 / バインセオ)" di dekat pintu masuk selatan menyajikan versi khas Vietnam tengah: ukurannya lebih kecil dari versi selatan, lebih renyah, diisi dengan udang dan tauge, serta disantap dengan dibungkus daun sawi hijau alih-alih selada. Satu porsi berisi dua atau tiga crepe dihargai 40,000 VND.

Untuk minuman, beberapa kios menjual "ca phe sua da (연유커피 / 越南冰咖啡 / ベトナムアイスコーヒー)" — kopi susu es khas Vietnam dengan susu kental manis — seharga 20,000 VND. Ini memang bukan kopi terbaik di Da Nang, tetapi disajikan dingin dan murah, serta kiosnya sudah buka sejak jam 6 pagi.

Jelajahi Pasar Han yang semarak di Da Nang, Vietnam, yang ramai dengan pembeli dan barang-barang lokal.

Foto oleh Kirandeep Singh Walia di Pexels

Cara Menjelajahi Pasar Tanpa Takut Kemahalan

Pasar Han memiliki reputasi yang beragam di kalangan wisatawan, sebagian besar karena area suvenir di dekat pintu masuk menerapkan sistem tawar-menawar, sedangkan area makanan tidak. Bedakan kedua area ini dalam pikiran Anda. Di kios makanan, harga biasanya sudah tertera atau Anda bisa bertanya langsung — menanyakan "bao nhieu" (berapa harganya) sebelum duduk adalah hal yang wajar. Tidak ada yang akan mematok harga terlalu mahal untuk semangkuk mi quang (미꽝 / 广南面 / ミークアン). Gesekan harga dengan turis biasanya hanya terjadi di area penjual kain dan suvenir, yang bisa Anda hindari sepenuhnya jika Anda masuk dari sisi Jalan Bach Dang dan langsung menuju ke area makanan.

Bawalah uang kertas pecahan kecil — pecahan 10,000 dan 20,000 VND notes — karena sebagian besar pedagang tidak memiliki banyak uang kembalian. Pasar buka sekitar jam 6 pagi dan sebagian besar kios makanan mulai tutup sekitar jam 1–2 siang. Jadi, datanglah di pagi hari.

Informasi Praktis

Pasar Han berlokasi di 119 Tran Phu, pusat kota Da Nang, buka setiap hari mulai sekitar jam 6 pagi hingga 6 sore (kios makanan tutup lebih awal). Tempat ini dapat dicapai dengan berjalan kaki dari sebagian besar hotel di sepanjang Sungai Han. Jika Anda ingin menggabungkannya dengan rencana perjalanan seharian di kota, pasar ini sangat cocok dikunjungi setelah jalan-jalan pagi di sepanjang Jalan Bach Dang sebelum udara mulai terasa panas.

— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.