Penduduk Hue menyantap sarapan dengan keseriusan yang luar biasa. Pada pukul 6 pagi, jalan-jalan kecil dan pasar tertutup di kota ini sudah sangat sibuk, dan pada pukul 9 pagi, separuh kedai sudah tutup. Jika Anda melewatkan waktu ini karena tidur, Anda telah melewatkan hal terbaik yang ditawarkan kota ini.
Sup yang Wajib Anda Coba Pertama Kali
Sup sarapan paling terkenal di Hue adalah "bun bo Hue" — sup mi daging sapi dan babi yang dibuat dengan kaldu kaya serai dan dasar pasta udang fermentasi yang tajam. Rasanya lebih pedas dan kompleks daripada pho, dan warga lokal akan memberi tahu Anda bahwa rasanya di sini berbeda dengan di tempat lain di negara ini. Mereka tidak salah.
Mi berasnya tebal, kaldunya berwarna merah-oranye gelap, dan semangkuk yang lezat akan berisi irisan sengkel sapi, potongan kaki babi, dan beberapa iris "cha", yaitu sosis babi khas Vietnam yang padat. Sepiring penuh pelengkap mentah — irisan bunga pisang, tauge, daun ketumbar duri, dan potongan jeruk nipis — akan disajikan bersama sup tersebut. Anda bisa mencampurkannya sesuai selera.
Untuk semangkuk sup yang terjamin kelezatannya, pergilah ke Ba Do di Jalan Nguyen Du, yang buka mulai sekitar pukul 5:30 pagi. Siapkan dana sekitar 35.000–50.000 VND. Banh Cong di Distrik Vi Da adalah tempat lain yang sudah lama berdiri dengan pelanggan setia dari lingkungan sekitar. Keduanya akan penuh pada pukul 7 pagi, jadi datanglah lebih awal atau bersiaplah menunggu di kursi plastik.
Nasi Ketan, Cara Khas Hue
"Xoi" — nasi ketan — adalah menu sarapan kedua yang populer di kota ini. Versi Hue sering kali disajikan dengan topping gurih: bawang goreng, pasta kacang hijau, irisan daging babi atau "ruoc" (abon babi), dan sedikit siraman minyak daun bawang. Makanan ini dijual dari keranjang oleh para wanita yang berjualan di sepanjang jalan Tran Cao Van dan Hung Vuong, biasanya mulai pukul 5:30 pagi sampai dagangannya habis.
Satu porsi — dibungkus daun pisang atau dimasukkan ke dalam wadah styrofoam jika Anda kurang beruntung — harganya 15.000–25.000 VND. Porsinya mengenyangkan, hanya butuh dua menit untuk menghabiskannya sambil berdiri, dan inilah yang disantap oleh separuh pengendara motor yang mencari sarapan di pinggir jalan.
Beberapa penjual juga menjual "banh chung" per potong di pagi hari, meskipun ini lebih umum ditemukan saat perayaan Tet. Untuk nasi ketan secara khusus, area di dekat Dong Ba Market adalah tempat berburu yang bisa diandalkan.

Foto oleh Theodore Nguyen di Pexels
Pilihan yang Lebih Ringan
Tidak semua sarapan di Hue melibatkan kaldu atau nasi. "Banh uot" — lembaran mi beras kukus tipis yang disajikan dengan udang kering, bawang goreng, dan mangkuk kecil saus ikan — adalah pilihan yang lebih ringan dan populer. Tampilannya mirip dengan "banh cuon" tetapi tidak digulung; lembaran mi disajikan datar dan Anda memakannya dengan sumpit, dicelupkan ke dalam saus.
Carilah gerobak banh uot di sepanjang Jalan Le Loi dan di sekitar lingkungan Vy Da mulai pukul 6 pagi. Banyak penjual yang menyajikannya bersama "banh beo", kue beras kukus kecil yang disajikan di piring keramik dengan taburan udang dan minyak daun bawang. Memesan campuran dua atau tiga jenis makanan adalah hal yang wajar — sarapan di sini lebih seperti menikmati serangkaian piring kecil daripada hanya satu mangkuk besar.
Untuk sesuatu yang lebih mirip camilan, "banh mi" bisa ditemukan di beberapa gerobak di sekitar kota, tetapi banh mi gaya Hue jarang menjadi primadona di sini. Warga lokal yang menyantap banh mi untuk sarapan biasanya membelinya sambil lalu, bukan untuk dinikmati dengan santai.
Di Mana Kopi Berperan
Hue memiliki budaya kopi yang nyata, lebih tenang daripada Hanoi atau Saigon namun dilakukan dengan penuh penghayatan. Generasi tua di kota ini cenderung meminum "ca phe sua da" — kopi es dengan susu kental manis — atau kopi hitam tetes biasa, sambil duduk di kursi plastik rendah di depan ruko.
Area di sekitar Jalan Nguyen Dinh Chieu memiliki sekumpulan kedai "ca phe" jadul yang buka sebelum pukul 6 pagi dan dipenuhi oleh para pensiunan yang membaca koran serta pengemudi motor yang sedang beristirahat. Segelas kopi harganya 15.000–20.000 VND. Tidak ada yang terburu-buru di sini.
Jika Anda menginginkan sesuatu yang sedikit lebih tertata tanpa harus ke kafe turis, Cong Ca Phe di Hung Vuong memiliki jam buka yang konsisten dan harga yang wajar, meskipun pengunjungnya cenderung lebih muda. Intinya adalah duduk, minum perlahan, dan menyaksikan kota ini mulai beraktivitas di bawah cahaya pagi.

Foto oleh Yuko Photography di Pexels
Rute Praktis
Jika Anda ingin makan seperti warga lokal, berikut adalah urutan yang bisa diikuti: Mulailah di kedai bun bo Hue sebelum pukul 7 pagi — Ba Do di Nguyen Du atau kedai lingkungan mana pun yang paling dekat dengan tempat Anda menginap. Lanjutkan dengan berjalan kaki sebentar untuk mencari gerobak banh uot dan pesan satu atau dua piring. Kemudian, temukan kedai kopi pinggir jalan dan duduklah dengan segelas ca phe sua da sampai Anda siap untuk melanjutkan perjalanan.
Total biaya untuk rangkaian sarapan ini: 70.000–100.000 VND. Total waktu: sekitar satu setengah jam jika Anda makan dengan kecepatan normal. Kota ini terasa berbeda pada jam ini — lebih sejuk, tidak terlalu ramai, dan tidak terlalu berorientasi pada keinginan turis.
Catatan Praktis
Sebagian besar kedai sarapan terbaik di Hue beroperasi pukul 5:30–9 pagi dan tutup saat makanan habis, bukan berdasarkan jam. Hampir semuanya hanya menerima uang tunai. Jika sebuah kedai terlihat tutup, periksa apakah penjualnya hanya sedang mengambil stok dari dapur belakang — banyak yang mengisi ulang persediaan di tengah pagi.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.









