Saigon sangatlah luas. Tempat Anda menginap sangat menentukan — bukan hanya soal harga, tetapi juga bagaimana Anda akan menghabiskan hari-hari Anda. Tiga zona utama bagi pengunjung adalah Distrik 1 (padat turis, mahal), Distrik 3 (kawasan pemukiman, lebih murah, jarang menggunakan bahasa Inggris), dan Distrik 7 (bangunan baru, kawasan ekspatriat, tenang). Masing-masing memiliki daya tariknya tersendiri.
Distrik 1: Pusat turis, energi backpacker
Distrik 1 adalah tempat sebagian besar pengunjung yang baru pertama kali datang menginap, dan alasannya sudah jelas. "Ben Thanh Market" ada di sini — pasar tertutup era kolonial yang secara teknis merupakan tengara kota, tetapi jujur saja saat ini lebih terasa seperti jebakan suvenir. Jalan "Pham Ngu Lao" adalah pusatnya para backpacker: bising, sibuk, dengan guesthouse berhias lampu neon dan bar tempat Anda akan langsung bertemu wisatawan lain. Jika Anda ingin bersosialisasi atau tidak ingin repot memikirkan logistik, tempat ini sangat cocok.
Konsekuensinya adalah kebisingan dan harga. Kamar dasar dengan kipas angin di guesthouse Pham Ngu Lao berkisar antara 150.000–250.000 VND (~$6–10 USD). Tambahan AC dikenakan biaya 100.000 VND lagi. Hotel kelas menengah (bintang dua, sarapan lumayan, seprai bersih) berada di kisaran 400.000–800.000 VND (~$16–32). Fasilitas yang lebih bagus — bintang tiga yang layak, kolam renang, pusat kebugaran — melonjak hingga 1,2–3 juta VND (~$50–120). Kelas atas yang sesungguhnya (sekelas Caravelle, Park Hyatt) berkisar antara 2–5 juta VND ke atas (~$80–200+).
Mengapa menginap di sini? Jika Anda ingin makan jajanan kaki lima di Jalan Nguyen Hue, mengunjungi War Remnants Museum, atau sekadar ingin berjalan kaki ke mana-mana tanpa aplikasi peta, Distrik 1 sangatlah efisien. Kekurangannya adalah Anda akan mendengar suara sepeda motor dan turis Australia yang mabuk hingga pukul 2 pagi, dan Anda akan membayar harga khusus turis untuk segala hal.
Distrik 3: Pemukiman, lebih tenang, lebih murah
Distrik 3 adalah tempat tinggal penduduk asli Saigon. Terdapat lebih sedikit menu berbahasa Inggris, lebih sedikit calo, dan jauh lebih sedikit turis lainnya. Sebuah guesthouse atau hotel kecil di sini — dengan kualitas yang sama seperti di Pham Ngu Lao — harganya 120.000–200.000 VND (~$5–8). Kelas menengah turun menjadi 300.000–600.000 VND (~$12–24). Anda tidak perlu membayar "pajak turis Distrik 1".
Lingkungan ini terasa lebih hidup layaknya pemukiman warga. Ada tempat sarapan "com tam" yang otentik (tempat makan nasi pecah tempat penduduk lokal makan sebelum bekerja), kedai [pho](/posts/pho-vietnam (베트남 / 越南 / ベトナム)-noodle-soup-guide) jadul, dan kafe di mana tidak ada yang berbicara bahasa Inggris tetapi kopinya luar biasa enak. Jalanannya lebih sempit, tidak sekacau area Ben Thanh. Anda akan membutuhkan Google Maps atau keterampilan navigasi yang lumayan, dan beberapa pedagang tidak akan memiliki harga dalam bahasa Inggris — tetapi di situlah Anda juga akan menemukan harga asli, bukan harga yang dinaikkan untuk turis.
Last updated · May 19, 2026 · independently researched, never sponsored.










