Saigon tidak hanya memiliki satu distrik kuliner kaki lima — kota ini memiliki sekitar dua puluh kawasan, masing-masing beroperasi dengan jadwalnya sendiri dan berspesialisasi dalam beberapa hidangan khasnya. Kuncinya bukanlah menemukan kedai "terbaik", melainkan mengetahui kawasan mana yang harus dikunjungi dan pada jam berapa.
District 1 — Dekat Area Wisata tetapi Tetap Autentik
Sebagian besar pengunjung tiba di District 1 dan berasumsi bahwa makanannya sudah disesuaikan dengan selera turis. Beberapa memang begitu. Namun, blok-blok di sekitar Ben Thanh Market — terutama Phan Chu Trinh and Luong Nhu Hoc — dipadati oleh pekerja lokal saat makan siang, yang membuat harga tetap bersahabat dan kualitas tetap terjaga.
Untuk sarapan, gerobak "banh mi" di luar sudut timur laut Ben Thanh (buka mulai sekitar pukul 06.30) menjual versi babi dan pate yang lezat seharga 25.000–30.000 VND. Rasanya memang tidak seistimewa di Hoi An, tetapi dibuat segar dan rotinya sangat renyah. Antrean biasanya mulai mengular pada pukul 07.00.
Untuk makan siang, berjalanlah lima menit ke arah selatan menuju deretan kedai "com tam" di Vo Van Tan. Com tam — nasi patah (broken rice) dengan babi panggang, telur mata sapi, dan acar sayuran — adalah hidangan makan siang khas Saigon yang sesungguhnya. Anda akan membayar sekitar 45.000–60.000 VND tergantung pada pilihan pugasan (topping). Makanlah sebelum pukul 13.00; sebagian besar kedai sudah mulai tutup pada pukul 13.30.
District 1 mulai sepi untuk kuliner kaki lima setelah sekitar pukul 21.00. Jika Anda ingin mencari makan larut malam, pergilah ke kawasan lain.
District 3 — Kawasan Tempat Tinggal Warga Lokal yang Sebenarnya
Di District 3, Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン) terasa seperti kota yang benar-benar ditinggali oleh penduduknya, bukan sekadar pertunjukan untuk turis. Jalan-jalan di sekitar Vo Thi Sau dan Nguyen Thien Thuat sangat cocok untuk menikmati "bun bo hue" di pagi hari — rasanya lebih pedas dan kompleks daripada versi aslinya di Hue, disesuaikan di sini dengan kuah kaldu babi yang lebih kental. Carilah kedai dengan kursi plastik merah di Nguyen Thien Thuat, buka pukul 06.00–10.00, dengan harga sekitar 50.000 VND per mangkuk.
Malam hari di District 3 adalah waktunya "banh xeo" — crepe renyah berwarna kuning kunyit yang diisi dengan udang, babi, dan tauge. Sepanjang jalan Dinh Cong Trang sangat terkenal dengan hidangan ini. Tarik kursi rendah, pesan bir, dan makan langsung dengan tangan yang dibungkus daun mustard. Siapkan anggaran sekitar 80.000–120.000 VND per porsi crepe, atau lebih jika menambah isian ekstra. Kedai-kedai ini buka dari pukul 17.00–22.00.
District 4 — Menyeberang Jembatan Lima Menit yang Sangat Layak Dicoba
Tepat di seberang Jembatan Khanh Hoi dari District 1, District 4 menawarkan kepadatan kuliner kaki lima yang luar biasa dibanding ukurannya yang kecil. Nguyen Tat Thanh dan gang-gang di sekitarnya dipenuhi kedai makanan laut mulai sekitar pukul 17.00 ke atas — kerang bakar (so huyet), siput masak serai (oc len xao sa), dan keong macan dengan mentega dan minyak daun bawang. Hidangan lengkap untuk dua orang dengan "bia hoi (비아호이 / 鲜啤 / ビアホイ)" berkisar antara 200.000–350.000 VND.
Untuk hidangan yang lebih ringan, "bun rieu (분지에우 / 蟹肉米粉汤 / ブンリュウ)" — bihun pasta kepiting dengan tomat dan tahu — dapat ditemukan di Hoang Dieu pada pagi hari, pukul 06.00–09.00. Hidangan ini sering kali kurang mendapat perhatian dibanding pho, padahal rasanya tidak kalah memuaskan di pagi hari Saigon yang lembap.
Radius berjalan kaki di District 4 sangat dekat — Anda dapat menjelajahi jalan-jalan makanan utama hanya dalam waktu sekitar 15 menit dengan berjalan kaki. Datanglah dengan perut kosong, dan datanglah setelah hari mulai gelap.

Foto oleh Pragyan Bezbaruah di Pexels
District 10 — Sudut Kanton
District 10 menyatu dengan Cholon (District 5) secara geografis dan budaya, dan makanannya mencerminkan komunitas Hoa (etnis Tionghoa) yang membentuk bagian kota ini. "Hu tieu (후띠우 / 粿条 / フーティウ)" — sup mi khas selatan dengan daging babi, udang, dan jeroan dalam kaldu bening yang agak manis — adalah hidangan yang wajib dicoba di sini. Kedai-kedai di Su Van Hanh dan Ba Thang Hai menyajikan versi yang sangat autentik: mangkuk keramik, kaldu tulang babi yang telah direbus sejak dini hari, seharga 50.000–65.000 VND per mangkuk.
Kedai-kedai ini buka mulai pukul 05.30 dan banyak yang sudah tutup sebelum tengah hari. Semakin siang Anda datang, semakin besar kemungkinan Anda mendapatkan kaldu yang rasanya sudah kurang pekat.
"Goi Cuon" di Pinggiran Pasar Tradisional
Selagi Anda berada di District 10, area sekitar pasar di Ly Thuong Kiet memiliki penjual yang menjajakan "goi cuon (고이꾸온 / 越南春卷 / ゴイクオン)" — lumpia basah kertas beras segar berisi udang, babi, dan herba — di atas nampan. Hidangan ini bukan makanan utama, tetapi sangat cocok untuk camilan menjelang siang seharga sekitar 15.000 VND per gulung, lengkap dengan saus cocolan kacang.
Phu Nhuan — Kawasan Sepulang Kerja
Phu Nhuan adalah kawasan pemukiman di sebelah barat laut District 3, dan geliat kulinernya mencapai puncak antara pukul 17.30 dan 20.30 saat para pekerja kantoran mampir dalam perjalanan pulang. Phan Xich Long adalah jalan utamanya — jalan ini kini dipenuhi kafe, tetapi jalan-jalan kecil di sekitarnya masih menyimpan makanan kaki lima yang sesungguhnya.
Carilah kedai "banh canh (반깐 / 粗米粉汤 / バインカイン)" — sup mi tebal dan kenyal dengan kepiting atau babi yang jarang dibahas dalam panduan wisata. Semangkuk banh canh dihargai 40.000–55.000 VND. Ada juga "cha gio" yang lezat di beberapa sudut jalan — lumpia goreng renyah yang, jika dimasak dengan benar, akan terdengar garing saat Anda menggigitnya.
Phu Nhuan berjarak sekitar 4 km dari area Ben Thanh. Pesanlah Grab (aplikasi transportasi daring) — tarifnya jarang melebihi 30.000–40.000 VND dari District 1.

Foto oleh Arnie Chou di Pexels
Beberapa Catatan tentang Waktu
Jam kuliner kaki lima di Saigon dimulai lebih awal dari yang diperkirakan orang. "Pho" dan hu tieu terbaik disajikan sebelum pukul 09.00. Com tam paling ramai saat makan siang. Makanan laut dan banh xeo (반세오 / 越南煎饼 / バインセオ) adalah hidangan untuk malam hari. Jika Anda tidur sampai pukul 09.00 dan mengharapkan pilihan menu yang lengkap, Anda akan melewatkan separuh hidangan pagi hari.
Selain itu: perhatikan faktor hujan. Selama musim hujan (Mei–Oktober), hujan lebat di sore hari membuat banyak kedai terbuka tutup lebih awal. Makanlah siang sebelum pukul 13.00 dan rencanakan makan malam setelah pukul 18.00, saat hujan biasanya sudah mereda.
Catatan Praktis
Uang tunai dalam pecahan kecil (lembaran 5.000 dan 10.000 VND) akan mempercepat transaksi kuliner kaki lima bagi semua orang. Google Maps sangat akurat untuk menemukan kedai — cari saja nama hidangan ditambah nama distriknya. Harga yang tercantum di sini adalah harga dari akhir tahun 2024; bersiaplah untuk sedikit kenaikan harga tetapi tidak akan terlalu drastis.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.







