Museum Sejarah Vietnam (베트남 / 越南 / ベトナム) di Saigon terletak tepat di tepi Kebun Raya (Botanical Gardens), hanya lima menit berjalan kaki dari pintu masuk kebun binatang kota di jalan Nguyen Binh Khiem. Tempat ini adalah salah satu destinasi yang benar-benar layak dinikmati secara santai — bukan karena ukurannya yang sangat besar, melainkan karena koleksinya mencakup sejarah ribuan tahun dan arsitektur bangunannya sendiri sangat menarik untuk dijelajahi.

Mengenal Museum Ini

Secara resmi bernama Bao Tang Lich Su Viet Nam TP.HCM, museum ini awalnya dibangun pada tahun 1929 sebagai Musée Blanchard de la Brosse selama masa kolonial Prancis. Sang arsitek, Auguste Delaval, memadukan desain struktural Prancis dengan garis atap khas Asia Timur — menara segi delapan, atap yang melengkung ke atas, dan detail ubin keramik. Hasilnya adalah sebuah bangunan unik yang tampak berbeda dari bangunan lain di District 1.

Koleksi permanennya disusun secara kronologis mulai dari zaman prasejarah Vietnam hingga dinasti Nguyen. Anda akan menemukan patung Cham, artefak Oc Eo dari Mekong Delta (메콩 델타 / 湄公河三角洲 / メコンデルタ), dan koleksi keramik lengkap yang mencakup beberapa abad perdagangan dengan Tiongkok, Jepang, dan Asia Tenggara. Ada juga mumi dari abad ke-19 yang diawetkan dalam peti kaca, yang biasanya menjadi hal paling diingat oleh para pengunjung.

Mengapa Wisatawan Mengunjunginya

Sebagian besar pengunjung Saigon biasanya langsung menuju War Remnants Museum atau Terowongan Cu Chi untuk belajar sejarah. Museum ini menawarkan sudut pandang yang sama sekali berbeda — Vietnam kuno dan abad pertengahan, budaya minoritas etnis, serta sejarah material wilayah selatan. Jika Anda ingin memahami konteks dari apa yang akan Anda lihat di tempat-tempat seperti Hoi An, Hue, atau Ninh Binh (닌빈 / 宁平 / ニンビン), menghabiskan satu jam di sini akan menjawab banyak rasa penasaran Anda. Galeri Cham saja sudah sangat membantu memberikan gambaran tentang menara Po Nagar jika Anda berencana pergi ke Nha Trang nanti.

Tempat ini juga sangat tenang untuk menghabiskan waktu di pagi hari. Taman di bagian luar sangat rindang dan sunyi, sebuah kemewahan tersendiri di tengah hiruk-pikuk Saigon (사이공 / 西贡 / サイゴン).

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Musim kemarau di Saigon (Desember hingga April) adalah waktu paling nyaman untuk berjalan-jalan di sekitar District 1, tetapi karena museum ini dilengkapi dengan AC, tempat ini cocok dikunjungi sepanjang tahun. Jika Anda berkunjung selama musim hujan (Mei hingga November), usahakan datang di pagi hari sebelum hujan lebat turun di sore hari — biasanya sekitar pukul 14.00 - 15.00.

Pagi hari di hari kerja adalah waktu yang paling tenang. Sore hari di akhir pekan biasanya ramai oleh keluarga lokal dan rombongan sekolah, yang sebenarnya tidak masalah, namun membuat galeri-galeri kecil terasa agak padat.

Tukang kebun berseragam berjalan menyusuri jalan setapak hijau yang rimbun di Kebun Binatang Saigon, membawa peralatan berkebun.

Foto oleh Tuan Vy di Pexels

Cara Menuju ke Sana

Museum ini beralamat di 2 Nguyen Binh Khiem, District 1 — tepat di pusat kota Saigon.

  • Dari Pasar Ben Thanh: Sekitar 2 km. Tarif Grab bike berkisar antara 15.000-20.000 VND; sedangkan Grab car sekitar 25.000-35.000 VND. Berjalan kaki membutuhkan waktu 20-25 menit menyusuri Le Duan Boulevard, rute yang cukup menyenangkan karena teduh oleh pepohonan tua.
  • Dari Bandara Tan Son Nhat: Sekitar 7-8 km tergantung kondisi lalu lintas. Tarif Grab car berkisar antara 80.000-130.000 VND, dengan waktu tempuh 25-45 menit tergantung apakah Anda melewati koridor Cach Mang Thang Tam pada jam sibuk.
  • Bus kota: Rute 03 dari stasiun bus Ben Thanh berhenti di dekat museum di jalan Nguyen Binh Khiem. Tarifnya 6.000 VND.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Dalam

Menyusuri galeri secara kronologis

Mulailah dari lantai dasar dan ikuti jalurnya. Genderang Dong Son dari Zaman Perunggu menjadi salah satu daya tarik utama — berukuran besar, rumit, dan terawat dengan sangat baik. Ruang Oc Eo menampilkan periode Funan di Mekong Delta, lengkap dengan perhiasan emas serta patung Hindu-Buddha yang jarang diduga akan ditemukan oleh pengunjung di wilayah selatan Vietnam.

Menikmati koleksi Cham

Galeri patung Cham di sini memang kecil namun dikurasi dengan sangat baik. Anda bisa melihat lingga Siwa dari batu pasir, ukiran Wisnu, dan fragmen dekoratif dari My Son serta kompleks candi lainnya. Ini adalah pengantar yang bagus sebelum Anda mengunjungi situs-situs Cham di Vietnam tengah.

Menonton pertunjukan boneka air

Museum ini menyelenggarakan pertunjukan singkat "boneka air" di teater kecil di area luar. Pertunjukan berlangsung beberapa kali sehari (silakan cek jadwal yang tertera di loket tiket). Tiketnya seharga 100.000 VND, terpisah dari tiket masuk museum. Pertunjukan berlangsung sekitar 30 menit dan menyajikan versi singkat dari seni tradisional yang berakar dari Delta Sungai Merah di Vietnam utara.

Mengunjungi ruang keramik dan tekstil

Galeri keramik menampilkan sejarah tembikar Vietnam mulai dari seladon dinasti Ly hingga keramik ekspor biru-putih di masa berikutnya. Pajangan tekstil minoritas etnis di lantai atas sangat layak untuk dikunjungi — tenunan detail dari komunitas Hmong, Ede, dan Jarai. Jenis kerajinan tangan ini sering kali dijual di Sapa atau Dataran Tinggi Tengah (Central Highlands) (중부 고원 / 中部高原 / 中部高原), namun jarang sekali dijelaskan latar belakangnya.

Menjelajahi area sekitar museum

Museum ini berbagi area dengan Kebun Binatang dan Kebun Raya Saigon (tiket masuk terpisah). Bahkan tanpa masuk ke kebun binatang, pepohonan dan jalan setapak di sekitar pintu masuk museum merupakan salah satu ruang terbuka hijau tertua yang ditanam di kota ini.

Tempat Makan Terdekat

"Com tam (껌땀 / 碎米饭 / コムタム)" — nasi patah dengan babi panggang — adalah menu makan siang khas Saigon, dan Com Tam Ba Ghien di Dang Van Ngu (sekitar 1,5 km dari museum) menyajikan salah satu porsi terbaik di kota ini. Satu porsi lengkap dengan potongan daging babi (pork chop), telur dadar kukus (egg cake), dan saus ikan dihargai sekitar 45.000-55.000 VND.

Untuk pilihan yang lebih dekat, jalan-jalan di sekitar Kebun Raya memiliki kedai kaki lima yang menjual "hu tieu (후띠우 / 粿条 / フーティウ)" — sup mi babi khas selatan yang disajikan paling lezat di Saigon dibanding tempat lain. Harganya berkisar antara 35.000-50.000 VND per mangkuk.

Jika Anda ingin minum kopi setelahnya, berjalanlah ke arah jalan Hai Ba Trung di mana beberapa kafe lokal menyajikan "ca phe sua da (연유커피 / 越南冰咖啡 / ベトナムアイスコーヒー)" autentik seharga 25.000-35.000 VND.

Tampak depan Monumen Peringatan Perang Vietnam di Hue, menampilkan bendera merah yang menonjol dan patung peringatan.

Foto oleh Valeria Drozdova di Pexels

Rekomendasi Tempat Menginap

District 1 memiliki pilihan hotel paling padat:

  • Budget: Guesthouse dan hostel di sekitar Pham Ngu Lao (kawasan backpacker), sekitar 200.000-400.000 VND/malam untuk kamar privat.
  • Kelas Menengah: Hotel di sepanjang jalan Hai Ba Trung atau Nguyen Thi Minh Khai, sekitar 800.000-1.500.000 VND/malam. Bersih, di pusat kota, dan biasanya sudah termasuk sarapan.
  • Kelas Atas: Beberapa hotel internasional di sepanjang jalan Le Duan atau Dong Khoi, dengan tarif mulai dari 2.000.000+ VND/malam.

Menginap dalam jarak berjalan kaki dari museum berarti Anda juga dekat dengan area Katedral Notre-Dame, Kantor Pos Pusat (Central Post Office), dan jalan-jalan utama yang dipenuhi restoran di District 1.

Tips Praktis

  • Tiket masuk: 30.000 VND untuk dewasa. Kamera diperbolehkan, namun dilarang menggunakan lampu kilat (flash) di ruang patung.
  • Jam buka: Pukul 08.00-11.30 dan 13.30-17.00, tutup setiap hari Senin. Ya, ada jeda istirahat makan siang — jadi jangan datang tepat di tengah hari.
  • Waktu yang dibutuhkan: 60-90 menit sudah cukup untuk melihat seluruh koleksi dengan santai.
  • Keterangan informasi: Sebagian besar pajangan memiliki deskripsi dalam bahasa Inggris, meskipun beberapa di antaranya sangat minim. Bagian Cham dan Oc Eo memiliki papan informasi berbahasa Inggris terbaik.
  • Kombinasikan kunjungan: Padukan dengan jalan-jalan pagi di Kebun Raya, lalu makan siang di area Hai Ba Trung / Vo Thi Sau. Anda juga bisa berjalan kaki ke Pagoda Jade Emperor yang berada di dekatnya (sekitar 1 km ke arah utara) untuk melengkapi wisata budaya di pagi hari.

Kesalahan yang Harus Dihindari

  • Melewatkannya demi War Remnants Museum. Kedua museum ini membahas periode sejarah yang sama sekali berbeda. Jika Anda memiliki waktu dua pagi di Saigon, kunjungi keduanya.
  • Datang saat jam istirahat makan siang. Jeda istirahat pukul 11.30-13.30 sering kali mengejutkan pengunjung. Rencanakan kunjungan Anda di pagi atau sore hari.
  • Terburu-buru. Bangunan ini cukup ringkas sehingga orang sering kali mencoba menjelajahinya hanya dalam waktu 30 menit. Genderang Dong Son dan karya seni Cham layak mendapatkan perhatian lebih dari sekadar pandangan sekilas.
  • Mengabaikan lantai atas. Banyak pengunjung hanya berada di lantai dasar dan melewatkan pajangan minoritas etnis serta artefak dinasti-dinasti akhir di lantai atas.
— SELESAI —

Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.