Museum Patung Cham di Da Nang — yang dikenal oleh warga lokal sebagai "Bao Tang Cham" — terletak di kawasan tenang di Jalan Bach Dang di sepanjang Sungai Han. Museum ini menyimpan sekitar 500 artefak dari kerajaan Champa, yang menguasai sebagian besar wilayah Vietnam tengah dari sekitar abad ke-2 hingga ke-15. Jika Anda memiliki sedikit saja ketertarikan pada sejarah, ini adalah atraksi dalam ruangan terbaik di Da Nang.
Apa itu dan mengapa ini penting
Para arkeolog Prancis mendirikan museum ini pada tahun 1915, menjadikannya salah satu yang tertua di Asia Tenggara. Bangunannya sendiri — perpaduan arsitektur kolonial Prancis dan inspirasi Cham — dirancang oleh Henri Parmentier, yang menghabiskan puluhan tahun mendokumentasikan reruntuhan Cham di seluruh Vietnam tengah.
Koleksinya mencakup sekitar seribu tahun seni Cham: altar batu pasir, patung-patung Hindu dan Buddha, pedimen rumit yang diambil dari situs kuil di My Son, Dong Duong, Tra Kieu, dan reruntuhan lainnya yang tersebar antara Da Nang (다낭 / 岘港 / ダナン) dan Hue. Anda akan menemukan figur Siwa, Wisnu, Ganesha, dan Dewi berdampingan dengan karya khas Cham seperti altar Tra Kieu — salah satu contoh ukiran Cham terbaik yang pernah ditemukan.
Bagi wisatawan yang nantinya akan mengunjungi My Son atau Po Nagar, melihat museum ini terlebih dahulu akan memberikan konteks yang nyata. Reruntuhan di situs-situs tersebut sebagian besar hanya berupa fondasi kosong; detail patung-patungnya berakhir di sini.
Waktu terbaik untuk berkunjung
Musim kemarau di Da Nang berlangsung dari bulan Maret hingga Agustus, dan pagi hari adalah waktu terbaik untuk ke museum — tempat ini buka pukul 07:00, dan Anda bisa menikmati galeri dengan leluasa sebelum pukul 09:00. Bangunan ini memiliki AC yang terbatas di beberapa sayap, sehingga jam-jam pagi yang lebih sejuk akan terasa lebih nyaman. Hindari kunjungan pada tengah hari dari bulan Mei hingga Juli ketika suhu sering mencapai 35°C dan galeri-galeri yang lebih tua terasa pengap.
Musim hujan (September hingga Januari) tidak memengaruhi museum itu sendiri, tetapi halaman taman — yang memiliki beberapa patung lebih besar — lebih bagus dinikmati saat cuaca cerah.
Cara menuju ke sana
Museum ini terletak di Jalan 2 Thang 9 (juga ditandai sebagai Bach Dang di beberapa peta), sekitar 1,5 km di selatan Katedral Da Nang dan pusat kota.
- Dari Bandara Internasional Da Nang: 4 km, sekitar 15 menit dengan taksi. Tarif mobil Grab sekitar 40.000–60.000 VND.
- Dari Hoi An: 30 km ke arah timur laut. Tarif mobil Grab sekitar 250.000–300.000 VND untuk sekali jalan, atau Anda bisa naik bus umum kuning (rute 1) seharga 30.000 VND — bus ini akan menurunkan Anda di Jalan Bach Dang, dua menit berjalan kaki dari pintu masuk.
- Dari Hue (후에 / 顺化 / フエ): 100 km ke arah selatan melalui jalan atau terowongan Hai Van Pass. Sebagian besar wisatawan datang dengan kereta api (2,5 jam, mulai dari 65.000 VND untuk kursi keras) yang tiba di stasiun Da Nang, berjarak 1 km dari museum.
Tiket masuk seharga 60.000 VND untuk orang dewasa. Tidak ada biaya tambahan untuk kamera.

Foto oleh ㅤ quang vinh ㅤ di Pexels
Apa yang bisa dilihat di dalam
Altar Tra Kieu
Alas batu pasir dari abad ke-7 ini adalah mahakarya museum, diukir dengan adegan-adegan dari Ramayana. Detail pengerjaannya — penari, musisi, makhluk mitologi — cukup tajam sehingga Anda masih bisa melihat jari-jari dan ekspresi wajah satu per satu setelah 1.400 tahun. Karya ini berada di Galeri Tra Kieu di lantai dasar.
Koleksi Dong Duong
Ruangan 3 menyimpan patung-patung Buddha dari kompleks biara Dong Duong, yang merupakan pusat spiritual Buddhisme Cham pada abad ke-9. Figur Tara perunggu di sini sangat memukau — ini adalah salah satu dari sedikit karya perunggu Cham yang bertahan.
Galeri My Son
Lingga batu pasir, altar yoni, dan patung Siwa dari My Son mendominasi bagian ini. Jika Anda merencanakan perjalanan ke My Son, luangkan waktu di sini terlebih dahulu. Anda akan mengenali detail gayanya saat melihat alas-alas kosong di reruntuhan tersebut.
Halaman Taman
Karya-karya yang lebih besar — ornamen atap makara ukuran penuh, patung singa penjaga, dan fragmen arsitektur — berjejer di halaman luar. Skalanya terasa lebih masuk akal di luar ruangan; Anda bisa merasakan bagaimana karya-karya ini berfungsi pada fasad kuil yang sebenarnya.
Ekstensi Lantai Atas
Ditambahkan pada tahun 2011, lantai atas memiliki tampilan multimedia dan beberapa koleksi yang lebih baru. Suasananya memang kurang terasa dibandingkan galeri aslinya, tetapi memiliki papan informasi berbahasa Inggris yang lebih baik dan garis waktu yang cukup jelas tentang kebangkitan dan keruntuhan Champa.
Siapkan waktu 60–90 menit untuk kunjungan menyeluruh. Keterangan berbahasa Inggris di galeri-galeri yang lebih tua sangat minim, jadi pertimbangkan untuk menyewa panduan audio (tersedia di meja depan seharga 20.000 VND) atau membaca tentang Champa sebelumnya.
Tempat makan di sekitar
Museum ini hanya berjarak berjalan kaki singkat dari beberapa tempat makan lokal. Berjalanlah dua blok ke arah timur menuju Jalan Bach Dang di sepanjang sungai untuk menikmati "mi quang" — hidangan mi kunyit khas Da Nang dengan daging babi, udang, rempah-rempah, dan sedikit kaldu yang kaya rasa. Mi Quang 1A di Jalan Hai Phong (1,2 km ke utara) adalah pilihan lokal yang bisa diandalkan, dengan harga per porsi sekitar 35.000–45.000 VND.
Untuk sesuatu yang lebih cepat, gerobak "banh mi (반미 / 越式法包 / バインミー)" berjejer di Jalan Nguyen Chi Thanh, lima menit berjalan kaki dari pintu masuk museum. Satu porsi roti lapis isi penuh harganya 15.000–25.000 VND.
Setelah itu, jika Anda ingin es kopi, carilah kafe kecil yang menawarkan "ca phe sua da (연유커피 / 越南冰咖啡 / ベトナムアイスコーヒー)" — di sepanjang Jalan Bach Dang dekat Dragon Bridge terdapat beberapa kafe dengan tempat duduk yang menghadap ke sungai.
Tempat menginap
Museum ini berada di pusat kota Da Nang, sehingga sebagian besar hotel sangat mudah dijangkau.
- Hemat: Penginapan (guesthouse) di sekitar Jalan Nguyen Chi Thanh dan Bach Dang mulai dari 250.000–400.000 VND per malam.
- Menengah: Hotel-hotel di sepanjang Sungai Han dengan kamar yang layak dipatok seharga 600.000–1.200.000 VND.
- Hotel pantai: Pantai My Khe berjarak 3 km ke arah timur. Kamar dengan pemandangan laut harganya mulai dari 1.500.000 VND ke atas.
Menginap di dekat sungai membuat Anda bisa berjalan kaki baik ke museum maupun ke deretan restoran di Da Nang.

Foto oleh Anh Huynh Tuan di Pexels
Tips praktis dari warga lokal
- Datang lebih awal. Museum buka pukul 07:00 dan tutup pukul 17:00. Pada jam pertama, tempat ini praktis masih sepi.
- Padukan dengan My Son. Sebagian besar tur harian ke My Son berangkat dari Da Nang sekitar pukul 08:00. Kunjungi museum sehari sebelumnya agar Anda lebih memahami reruntuhan tersebut.
- Bawa pakaian hangat tipis. Galeri lantai atas yang lebih baru memiliki AC yang dingin; sedangkan ruangan lantai dasar yang lebih tua tidak.
- Toko suvenirnya cukup bagus. Ukiran reproduksi kecil bergaya Cham dan buku-buku tentang sejarah Champa dijual di dekat pintu keluar — kualitasnya lebih baik daripada toko-toko turis di Bach Dang.
Kesalahan yang harus dihindari
- Melewatkannya demi pantai. Banyak wisatawan memperlakukan Da Nang hanya sebagai tempat persinggahan untuk pantai dan "banh xeo (반세오 / 越南煎饼 / バインセオ)". Kunjungan ke museum ini memakan waktu kurang dari dua jam dan benar-benar merupakan salah satu museum kecil terbaik di Asia Tenggara.
- Berkunjung setelah dari My Son. Patung-patung di sini berasal dari My Son dan situs reruntuhan lainnya. Melihatnya terlebih dahulu akan membuat reruntuhan tersebut jauh lebih menarik — bukan sebaliknya.
- Hanya mengandalkan papan informasi berbahasa Inggris. Label di galeri aslinya sangat minim. Panduan audio atau membaca sekilas sejarah Champa di Wikipedia sebelum pergi akan sangat membantu melengkapi informasi penting.
- Terburu-buru melewati halaman. Karya-karya di luar ruangan memang mudah terlewatkan, tetapi skala ukiran makara dan figur penjaga adalah cara terdekat bagi Anda untuk memahami bagaimana rupa kuil Cham yang sebenarnya saat masih utuh.
Catatan praktis
Museum ini tutup pada hari Senin. ATM terdekat berada di Jalan Bach Dang, 200 meter ke arah utara. Jika Anda akan menuju Hoi An (호이안 / 会安 / ホイアン) setelahnya, halte bus untuk rute 1 berada tepat di luar di Jalan Bach Dang — tidak perlu kembali ke terminal bus utama.
Terakhir diperbarui · May 29, 2026 · riset independen, tanpa sponsor.










